<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Boeing 747-400 Pensiun, Garuda Siapkan Pesawat Baru Berbadan Lebar</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) secara resmi telah pensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakhirnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar"/><item><title>Boeing 747-400 Pensiun, Garuda Siapkan Pesawat Baru Berbadan Lebar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2017 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar-nqaNMjBnw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Boeing 747-400</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/09/320/1791828/boeing-747-400-pensiun-garuda-siapkan-pesawat-baru-berbadan-lebar-nqaNMjBnw3.jpg</image><title>Foto: Boeing 747-400</title></images><description>CENGKARENG - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) secara resmi telah pensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakhirnya.

Penerbangan terakhir pesawat tersebut juga menandai masa pensiun seluruh Boeing 747-400 yang telah beroperasi sejak 1994 hingga 2017 yakni sebanyak 3 armada B747-400 dengan nomor registrasi PK-GSI, PK-GSG, dan PK-GSH.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pesawat yang menggantikan seri Boeing 747-400 ini. Saat ini pesawat pengganti tersebut juga telah dioperasikan.

&quot;Saat ini kami mengoperasikan pesawat berbadan lebar B777-300ER dan A330-300/200,&quot; ungkap Pahala di Kantor GMF Cengkareng, Senin (9/10/2017).
Baca Juga: 
Pensiun, Garuda Indonesia Beri Penghormatan untuk Boeing 747-400
Garuda Indonesia Rugi Paling Besar Rp3,7 Triliun Gara-Gara Ikut Tax Amnesty
Menurutnya, pesawat baru ini lebih hemat bahan bakar, hemat biaya dan lebih handal serta lebih nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa pesawat tersebut.

&quot;Pesawat ini akan lebih handal memberikan pelayanan yang nyaman bagi pengguna jasa kami,&quot; jelasnya.

Selain itu, Pahala mengungkapkan bahwa berakhirnya masa kerja armada B747-400 tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi armada perusahaan. Karena Garuda terus menjaga kualitas layanan dan kenyamanan penumpang melalui pengoperasian pesawat berusia rata-rata 5 tahun.
</description><content:encoded>CENGKARENG - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) secara resmi telah pensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakhirnya.

Penerbangan terakhir pesawat tersebut juga menandai masa pensiun seluruh Boeing 747-400 yang telah beroperasi sejak 1994 hingga 2017 yakni sebanyak 3 armada B747-400 dengan nomor registrasi PK-GSI, PK-GSG, dan PK-GSH.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pesawat yang menggantikan seri Boeing 747-400 ini. Saat ini pesawat pengganti tersebut juga telah dioperasikan.

&quot;Saat ini kami mengoperasikan pesawat berbadan lebar B777-300ER dan A330-300/200,&quot; ungkap Pahala di Kantor GMF Cengkareng, Senin (9/10/2017).
Baca Juga: 
Pensiun, Garuda Indonesia Beri Penghormatan untuk Boeing 747-400
Garuda Indonesia Rugi Paling Besar Rp3,7 Triliun Gara-Gara Ikut Tax Amnesty
Menurutnya, pesawat baru ini lebih hemat bahan bakar, hemat biaya dan lebih handal serta lebih nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa pesawat tersebut.

&quot;Pesawat ini akan lebih handal memberikan pelayanan yang nyaman bagi pengguna jasa kami,&quot; jelasnya.

Selain itu, Pahala mengungkapkan bahwa berakhirnya masa kerja armada B747-400 tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi armada perusahaan. Karena Garuda terus menjaga kualitas layanan dan kenyamanan penumpang melalui pengoperasian pesawat berusia rata-rata 5 tahun.
</content:encoded></item></channel></rss>
