<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Caplok Saham SMR Utama, Trada Maritime Butuh Dana Rp3,13 Triliun</title><description>PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dengan PT Lautan Rizki Abadi (LRA) telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun"/><item><title> Caplok Saham SMR Utama, Trada Maritime Butuh Dana Rp3,13 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2017 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun-dmvxIkU27q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/10/278/1792378/caplok-saham-smr-utama-trada-maritime-butuh-dana-rp3-13-triliun-dmvxIkU27q.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dengan PT Lautan Rizki Abadi (LRA) telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham. Perjanjian ini, membuat perseroan memiliki saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang dimiliki oleh LRA pada tanggal 8 September 2017.

Melansir keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/10/2017), perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 6,26 miliar lembar saham atau setara dengan 50,10% saham PT SMR Utama Tbk (SMRU). Guna mengambil SMRU, perseroan akan menggelontorkan dana sebesar Rp3,13 triliun.

Oleh karena itu, perseroan pun meminjam dana kepada UOB Kay Hian Private Limited (UOB) lewat indicative term sheet, dimana Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sebesar USD235 juta dengan tingkat bunga sebesar 3,75% per tahun yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 10 tahun.

Baca Juga: Wah, Trada Maritime Borong 50,1% Saham SMR Utama!

Selain itu, perseroan juga mengambil saham PT Black Diamond Energi (BDE) sebesar 999.999 lembar saham atau setara dengan 99,99% dengan nilai akuisisi sebesar Rp99,99 miliar. Untuk itu, Perseroan berencana untuk melakukan penyetoran modal saham baru yang diterbitkan oleh BDE sebanyak 3,75 juta lembar dengan nilai nominal sebesar Rp100 ribu per lembar saham atau setara dengan Rp375 miliar.

Sekadar informasi, Kedua pihak telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham (PPJB) pada 8 September 2017 lalu. Namun, TRAM tidak menyebutkan berapa dana yang dibutuhkan untuk membeli saham SMRU tersebut. Sekadar informasi, Trada Maritime mendapatkan suntikan dana dari beberapa bank asing untuk memperbiki kinerja keuangan mereka. Pertama, International Finance Corporation (IFC) dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU) untuk pelunasan utang sekitar USD34,9 juta.

Kedua, kesepakatan dengan Bank Mandiri Singapura terkait utang sebesar USD10 juta. Penyelesaian dengan melakukan perpanjangan atas fasilitas kredit, penjualan aset kapal MV Samudera Bangsa dan cash settlement dan Ketiga, ICBC untuk penyelesaian utang senilai USD8,26 juta. Keempat, klaim asuransi FSO Lentera Bangsa yang sedang menghadapi arbitrase dari Svitzer Salvage B.V dengan total klaim sebesar USD17 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dengan PT Lautan Rizki Abadi (LRA) telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham. Perjanjian ini, membuat perseroan memiliki saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang dimiliki oleh LRA pada tanggal 8 September 2017.

Melansir keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/10/2017), perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 6,26 miliar lembar saham atau setara dengan 50,10% saham PT SMR Utama Tbk (SMRU). Guna mengambil SMRU, perseroan akan menggelontorkan dana sebesar Rp3,13 triliun.

Oleh karena itu, perseroan pun meminjam dana kepada UOB Kay Hian Private Limited (UOB) lewat indicative term sheet, dimana Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sebesar USD235 juta dengan tingkat bunga sebesar 3,75% per tahun yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 10 tahun.

Baca Juga: Wah, Trada Maritime Borong 50,1% Saham SMR Utama!

Selain itu, perseroan juga mengambil saham PT Black Diamond Energi (BDE) sebesar 999.999 lembar saham atau setara dengan 99,99% dengan nilai akuisisi sebesar Rp99,99 miliar. Untuk itu, Perseroan berencana untuk melakukan penyetoran modal saham baru yang diterbitkan oleh BDE sebanyak 3,75 juta lembar dengan nilai nominal sebesar Rp100 ribu per lembar saham atau setara dengan Rp375 miliar.

Sekadar informasi, Kedua pihak telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham (PPJB) pada 8 September 2017 lalu. Namun, TRAM tidak menyebutkan berapa dana yang dibutuhkan untuk membeli saham SMRU tersebut. Sekadar informasi, Trada Maritime mendapatkan suntikan dana dari beberapa bank asing untuk memperbiki kinerja keuangan mereka. Pertama, International Finance Corporation (IFC) dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU) untuk pelunasan utang sekitar USD34,9 juta.

Kedua, kesepakatan dengan Bank Mandiri Singapura terkait utang sebesar USD10 juta. Penyelesaian dengan melakukan perpanjangan atas fasilitas kredit, penjualan aset kapal MV Samudera Bangsa dan cash settlement dan Ketiga, ICBC untuk penyelesaian utang senilai USD8,26 juta. Keempat, klaim asuransi FSO Lentera Bangsa yang sedang menghadapi arbitrase dari Svitzer Salvage B.V dengan total klaim sebesar USD17 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
