<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Pelabuhan Transhipment Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar</title><description>Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan Tanjung Priok bisa menjadi Pelabuhan transhipment kelas Internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar"/><item><title>Jadi Pelabuhan Transhipment Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2017 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar-TYvDFKBIf5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri Hartomo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/10/320/1792841/jadi-pelabuhan-transhipment-kelas-internasional-tanjung-priok-bakal-disinggahi-kapal-besar-TYvDFKBIf5.jpg</image><title>Foto: Giri Hartomo/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan Tanjung Priok bisa menjadi Pelabuhan transhipment kelas Internasional. Artinya pelabuhan Tanjung Priok diharapkan bisa disandari kapal-kapal dengan kapasitas besar.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Elvyn G Masassya mengatakan untuk membuat Tanjung Priok menjadi Pelabuhan Transhipment kelas Internasional dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh karenanya dirinya membaginya menjadi tiga fase.

&quot;Lantas apa rencana IPC ? Ini (jadi pelabuhan transhipment internasional) tentu tidak ujug-ujug. Kita bagi menjadi tiga fase,&quot; ujarnya dalam acara Indonesia CEO Talk 'Dampak Integrasi Pelabuhan dan Logistik Terhadap Perekonomian Indonesia 'Guyub di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (10/10/2017)
Baca juga: Tingkatkan Pelayanan di Pelabuhan, Menhub: Kita Coba Seminggu Full Tanjung Priok Dibuka
Untuk fase pertama lanjut Elvyn, pihaknya terlebih dahulu menargetkan kapal-kapal besar bisa bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Yang mana fase ini sudah dimulai sejak tahun 2016 hingga tahun 2017.

&quot;Fase pertama tahun ini sejak tahun kemarin , mudah-mudahan sudah bisa menerima kapal besar untuk yang membawa kargo impor dari Eropa dan Asia timur dan kemudian mengirimkannya kepada Eropa dan Asia timur,&quot; jelasnya.

Kemudian fase pertama tepatnya pada tahun 2017 hingga 2018, diharapkan mulai banyak kapal besar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Khususnya kapal-kapal yang akan mengimport ke negara Australia dan Amerika Serikat.
Baca juga: Kembangkan 30 Bandara dan Pelabuhan, Kemenhub Targetkan Efisiensi Rp1 Triliun
&quot;Dan kita akan mulai di tahun 2017-2018 ini  untuk bisa masuk Australia bahkan USA,&quot; jelasnya.

Barulah kemudian pada tahun 2018 dan 2019, dirinya menargetkan kapal-kapal impor asal Indonesia bisa mengimport barang keseluruhan negara yang ada di dunia.

&quot;2018-2019 mudah-mudahan kita bisa masuk ke berbagai belahan dunia dengan source kargo yang berasal dari seluruh Indonesia,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan Tanjung Priok bisa menjadi Pelabuhan transhipment kelas Internasional. Artinya pelabuhan Tanjung Priok diharapkan bisa disandari kapal-kapal dengan kapasitas besar.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Elvyn G Masassya mengatakan untuk membuat Tanjung Priok menjadi Pelabuhan Transhipment kelas Internasional dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh karenanya dirinya membaginya menjadi tiga fase.

&quot;Lantas apa rencana IPC ? Ini (jadi pelabuhan transhipment internasional) tentu tidak ujug-ujug. Kita bagi menjadi tiga fase,&quot; ujarnya dalam acara Indonesia CEO Talk 'Dampak Integrasi Pelabuhan dan Logistik Terhadap Perekonomian Indonesia 'Guyub di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (10/10/2017)
Baca juga: Tingkatkan Pelayanan di Pelabuhan, Menhub: Kita Coba Seminggu Full Tanjung Priok Dibuka
Untuk fase pertama lanjut Elvyn, pihaknya terlebih dahulu menargetkan kapal-kapal besar bisa bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Yang mana fase ini sudah dimulai sejak tahun 2016 hingga tahun 2017.

&quot;Fase pertama tahun ini sejak tahun kemarin , mudah-mudahan sudah bisa menerima kapal besar untuk yang membawa kargo impor dari Eropa dan Asia timur dan kemudian mengirimkannya kepada Eropa dan Asia timur,&quot; jelasnya.

Kemudian fase pertama tepatnya pada tahun 2017 hingga 2018, diharapkan mulai banyak kapal besar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Khususnya kapal-kapal yang akan mengimport ke negara Australia dan Amerika Serikat.
Baca juga: Kembangkan 30 Bandara dan Pelabuhan, Kemenhub Targetkan Efisiensi Rp1 Triliun
&quot;Dan kita akan mulai di tahun 2017-2018 ini  untuk bisa masuk Australia bahkan USA,&quot; jelasnya.

Barulah kemudian pada tahun 2018 dan 2019, dirinya menargetkan kapal-kapal impor asal Indonesia bisa mengimport barang keseluruhan negara yang ada di dunia.

&quot;2018-2019 mudah-mudahan kita bisa masuk ke berbagai belahan dunia dengan source kargo yang berasal dari seluruh Indonesia,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
