<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Hunian Dekat Stasiun Diperluas, Menteri Rini: 22 Meter Persegi Itu Sempit</title><description>Rini meminta diperluas lantaran dia menyadari bahwa luasan 22 m2 terlalu sempit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit"/><item><title>Minta Hunian Dekat Stasiun Diperluas, Menteri Rini: 22 Meter Persegi Itu Sempit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2017 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit-yi7AwhPhUd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Trio/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/10/470/1792665/minta-hunian-dekat-stasiun-diperluas-menteri-rini-22-meter-persegi-itu-sempit-yi7AwhPhUd.jpg</image><title>Foto: Trio/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah jajaran kabinet kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking hunian Transit Oriented Development (TOD) di lahan Stasiun KRL Juanda, Jakarta milik PT KAI (Persero) yang dibangun oleh PT PP (Persero) Tbk.
Adapun jajaran kabinet kerja yang hadir meresmikan hunian vertikal TOD Stasiun Juanda antaranya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya, didampingi Direktur Utama PP Tumiyana dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.
Luas per unitnya sendiri untuk hunian TOD di Stasiun Juanda ini adalah 32 meter persegi (m2), yang mana menurut Menteri Rini konsep awalnya adalah seluas 22 m2. Rini meminta diperluas lantaran dia menyadari bahwa luasan 22 m2 terlalu sempit.
Baca Juga: Pesan Menteri PUPR: BUMN Jangan Cuma Bangun Hunian Dekat Stasiun di Kawasan Perkotaan
&quot;Kemarin memang yang di Tanjung Barat itu kecil 22 (m2). Memang dari situ terus terang saya kan liat ke Singapura juga ternyata 22 itu kecil. Jadi kami menekankan betul ini bisa dikerjakan sinergi BUMN akhirnya bisa 32 meter per segi,&quot; paparnya di Stasiun Juanda, Selasa (10/10/2017).
Rini menyatakan meskipun luasannya ditingkatkan untuk unit hunian TOD buat MBR, namun dia menginginkan agar harganya tetap mampu dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk hunian TOD di Stasiun Juanda ini dihargai Rp7 juta per m2.
Baca Juga: Mau Beli Rusun Dekat Stasiun Senen? Anda Harus Rogoh Rp224 Juta
&quot;Tapi biasanya itu sebetulnya kalau dari harga itu bisa sampai Rp9 juta dari PUPR. Kita pada dasarnya kualitasnya Rp9 juta tapi harganya Rp7 juta, itu penekanan saya. Jadi makanya saya, MBR targetkan harga MBR Rp7 juta dan besar 32 meter persegi,&quot; jelasnya.
&quot;Perbandingannya kami kalau 22 m2 itu kurang nyaman untuk sekeluarga kalau 32 m2 itu bisa ada 2 kamar. 1 kamar bapak ibunya, 1 kamar anak-anaknya. Ini yang dorong terus di tiap ada pembangunan TOD harus ada MBR-nya,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah jajaran kabinet kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking hunian Transit Oriented Development (TOD) di lahan Stasiun KRL Juanda, Jakarta milik PT KAI (Persero) yang dibangun oleh PT PP (Persero) Tbk.
Adapun jajaran kabinet kerja yang hadir meresmikan hunian vertikal TOD Stasiun Juanda antaranya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya, didampingi Direktur Utama PP Tumiyana dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.
Luas per unitnya sendiri untuk hunian TOD di Stasiun Juanda ini adalah 32 meter persegi (m2), yang mana menurut Menteri Rini konsep awalnya adalah seluas 22 m2. Rini meminta diperluas lantaran dia menyadari bahwa luasan 22 m2 terlalu sempit.
Baca Juga: Pesan Menteri PUPR: BUMN Jangan Cuma Bangun Hunian Dekat Stasiun di Kawasan Perkotaan
&quot;Kemarin memang yang di Tanjung Barat itu kecil 22 (m2). Memang dari situ terus terang saya kan liat ke Singapura juga ternyata 22 itu kecil. Jadi kami menekankan betul ini bisa dikerjakan sinergi BUMN akhirnya bisa 32 meter per segi,&quot; paparnya di Stasiun Juanda, Selasa (10/10/2017).
Rini menyatakan meskipun luasannya ditingkatkan untuk unit hunian TOD buat MBR, namun dia menginginkan agar harganya tetap mampu dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk hunian TOD di Stasiun Juanda ini dihargai Rp7 juta per m2.
Baca Juga: Mau Beli Rusun Dekat Stasiun Senen? Anda Harus Rogoh Rp224 Juta
&quot;Tapi biasanya itu sebetulnya kalau dari harga itu bisa sampai Rp9 juta dari PUPR. Kita pada dasarnya kualitasnya Rp9 juta tapi harganya Rp7 juta, itu penekanan saya. Jadi makanya saya, MBR targetkan harga MBR Rp7 juta dan besar 32 meter persegi,&quot; jelasnya.
&quot;Perbandingannya kami kalau 22 m2 itu kurang nyaman untuk sekeluarga kalau 32 m2 itu bisa ada 2 kamar. 1 kamar bapak ibunya, 1 kamar anak-anaknya. Ini yang dorong terus di tiap ada pembangunan TOD harus ada MBR-nya,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
