<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi di Meja Sri Mulyani, Menteri Rini: Proses Divestasi Saham Freeport Ditargetkan Selesai Kuartal I-2019</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan,  pembahasan Freeport saat ini sudah berada di Kementerian Keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019"/><item><title>Lagi di Meja Sri Mulyani, Menteri Rini: Proses Divestasi Saham Freeport Ditargetkan Selesai Kuartal I-2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2017 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019-gTTrKa6DdN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/11/320/1793515/lagi-di-meja-sri-mulyani-menteri-rini-proses-divestasi-saham-freeport-ditargetkan-selesai-kuartal-i-2019-gTTrKa6DdN.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengarahkan supaya hasil perundingan PT Freeport Indonesia dengan pemerintah harus mencapai kesepakatan bersama. Hal ini berlaku pada perhitungan nilai divestasi 51% saham, di mana antara kedua belah pihak harus saling menerima.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, pembahasan Freeport saat ini sudah berada di Kementerian Keuangan yakni pembahasan mengenai perpajakannya.

&quot;Sekarang ini lagi kepastian investasi, itu sekarang di Kementerian Keuangan mengenai perpajakannya yang di pusat maupun pungutan-pungutan yang ada di daerah,&quot; ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
Baca Juga:Catat! Papua Minta Pengurusan Saham Freeport 1 Pintu
Menurutnya, ada empat pembahasan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Freeport Indonesia. Pembahasan tersebut yakni smelter, divestasi saham 51%, investasi dan penerimaan negara.

Lanjut Rini, Freeport memang telah menyepakati untuk memberikan 51% sahamnya kepada Pemerintah, hanya saja belum diketahui siapa yang akan mengelola. Namun Rini sebelumnya meminta agar saham tersebut di kelola oleh holding BUMN Pertambangan.

&quot;Memang proses divestasinya sendiri kami menekankan proses divestasi ini harus selesai kuartal pertama 2019 dan cara perhitungan nilai dan tambahan shareholders agreement-nya harus bagaimanana,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Harga Jual Saham Freeport Ditaksir Rp54 Triliun, Menteri BUMN: Saya Belum Ngomong dengan Menteri Jonan
Menteri Rini mengatakan, negosiasi terus dilakukan bersama Freeport sehingga nantinya menemukan kesepakatan bagaimana cara menghitung saham yang telah ada di tangan pemerintah tersebut.

&quot;Kita sedang mengevaluasi bagaimana kita mengkalkulasi nilai dari Freeport itu sendiri. Udah yah pokoknya masih dalam tahap negosiasi,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengarahkan supaya hasil perundingan PT Freeport Indonesia dengan pemerintah harus mencapai kesepakatan bersama. Hal ini berlaku pada perhitungan nilai divestasi 51% saham, di mana antara kedua belah pihak harus saling menerima.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, pembahasan Freeport saat ini sudah berada di Kementerian Keuangan yakni pembahasan mengenai perpajakannya.

&quot;Sekarang ini lagi kepastian investasi, itu sekarang di Kementerian Keuangan mengenai perpajakannya yang di pusat maupun pungutan-pungutan yang ada di daerah,&quot; ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
Baca Juga:Catat! Papua Minta Pengurusan Saham Freeport 1 Pintu
Menurutnya, ada empat pembahasan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Freeport Indonesia. Pembahasan tersebut yakni smelter, divestasi saham 51%, investasi dan penerimaan negara.

Lanjut Rini, Freeport memang telah menyepakati untuk memberikan 51% sahamnya kepada Pemerintah, hanya saja belum diketahui siapa yang akan mengelola. Namun Rini sebelumnya meminta agar saham tersebut di kelola oleh holding BUMN Pertambangan.

&quot;Memang proses divestasinya sendiri kami menekankan proses divestasi ini harus selesai kuartal pertama 2019 dan cara perhitungan nilai dan tambahan shareholders agreement-nya harus bagaimanana,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Harga Jual Saham Freeport Ditaksir Rp54 Triliun, Menteri BUMN: Saya Belum Ngomong dengan Menteri Jonan
Menteri Rini mengatakan, negosiasi terus dilakukan bersama Freeport sehingga nantinya menemukan kesepakatan bagaimana cara menghitung saham yang telah ada di tangan pemerintah tersebut.

&quot;Kita sedang mengevaluasi bagaimana kita mengkalkulasi nilai dari Freeport itu sendiri. Udah yah pokoknya masih dalam tahap negosiasi,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
