<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuh Limbah, Menko Luhut Angkat Isu Sungai Citarum di Markas IMF</title><description>Luhut pun mengaku telah membahas ihwal limbah Sungai Citarum dalam  Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (IMF-WB) di Washington DC.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf"/><item><title>Penuh Limbah, Menko Luhut Angkat Isu Sungai Citarum di Markas IMF</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2017 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf-Xj31j6YKJG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ulfa/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/17/320/1797006/penuh-limbah-menko-luhut-angkat-isu-sungai-citarum-di-markas-imf-Xj31j6YKJG.jpg</image><title>Foto: Ulfa/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kondisi Sungai Citarum yang makin tercemar oleh limbah mendapatkan perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan.&amp;nbsp;
Luhut pun mengaku telah membahas ihwal limbah Sungai Citarum dalam Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (IMF-WB) di Washington DC. Upayanya tersebut, disambut baik oleh seluruh anggota forum tahunan IMF-WB.&amp;nbsp;
Baca juga: Sri Mulyani di Washington: Cyber Crime Jadi Pembahasan Serius!
Luhut mengatakan, perihal limbah Sungai Citarum bakal menjadi bahasan dalam pertemuan tahunan IMF WB di Bali tahun depan.&amp;nbsp;
&quot;Mereka mau melakukan asistensi. Nanti saat annual meeting IMF-World Bank, kita manfaatkan untuk penyelesaian marine debris. Untuk kepentingan nasional,&quot; ujarnya di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (17/10/2017).&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, limbah yang ada di Sungai Citarum disumbang oleh 300 perusahaan yang ada di sekitar sungai. Kondisi ini yang menyebabkan Sungai Citarum menjadi sungai terkotor di dunia.&amp;nbsp;
Baca Juga: IMF Proyeksi Ekonomi Dunia 2018 Tumbuh 3,7%, Sri Mulyani: Waspada Risiko Global!
Hal itu, menurutnya harus segera diatasi lantaran berdampak negatif bagi masyarakat.
&quot;Sungai ini melintasi 25 juta penduduk Jawa Barat dan DKI Jakarta, padi yang dialiri dari sungai ini juga berbahaya. Kalau terkontaminasi, dimakan bisa jadi masalah,&quot; kata Luhut.&amp;nbsp;
Penanggulangannya nanti, lanjut Luhut, akan diatasi melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Luhut mengharapkan Pemerintah Daerah Jawa Barat turun tangan dalam hal ini.
&quot;Nanti dibuat IPAL baru yang lebih banyak. Penanganan dari Gubernur Jabar dengan kami akan terintegrasi,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi Sungai Citarum yang makin tercemar oleh limbah mendapatkan perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan.&amp;nbsp;
Luhut pun mengaku telah membahas ihwal limbah Sungai Citarum dalam Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (IMF-WB) di Washington DC. Upayanya tersebut, disambut baik oleh seluruh anggota forum tahunan IMF-WB.&amp;nbsp;
Baca juga: Sri Mulyani di Washington: Cyber Crime Jadi Pembahasan Serius!
Luhut mengatakan, perihal limbah Sungai Citarum bakal menjadi bahasan dalam pertemuan tahunan IMF WB di Bali tahun depan.&amp;nbsp;
&quot;Mereka mau melakukan asistensi. Nanti saat annual meeting IMF-World Bank, kita manfaatkan untuk penyelesaian marine debris. Untuk kepentingan nasional,&quot; ujarnya di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (17/10/2017).&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, limbah yang ada di Sungai Citarum disumbang oleh 300 perusahaan yang ada di sekitar sungai. Kondisi ini yang menyebabkan Sungai Citarum menjadi sungai terkotor di dunia.&amp;nbsp;
Baca Juga: IMF Proyeksi Ekonomi Dunia 2018 Tumbuh 3,7%, Sri Mulyani: Waspada Risiko Global!
Hal itu, menurutnya harus segera diatasi lantaran berdampak negatif bagi masyarakat.
&quot;Sungai ini melintasi 25 juta penduduk Jawa Barat dan DKI Jakarta, padi yang dialiri dari sungai ini juga berbahaya. Kalau terkontaminasi, dimakan bisa jadi masalah,&quot; kata Luhut.&amp;nbsp;
Penanggulangannya nanti, lanjut Luhut, akan diatasi melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Luhut mengharapkan Pemerintah Daerah Jawa Barat turun tangan dalam hal ini.
&quot;Nanti dibuat IPAL baru yang lebih banyak. Penanganan dari Gubernur Jabar dengan kami akan terintegrasi,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
