<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkat Kepuasan Masyarakat Baru 60%, Angka Kemiskinan Disarankan Jadi Fokus</title><description>Tingkat Kepuasan masyarakat terhadap tiga tahun kepemimpinan Presiden  Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla baru mencapai 60%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus"/><item><title>Tingkat Kepuasan Masyarakat Baru 60%, Angka Kemiskinan Disarankan Jadi Fokus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus</guid><pubDate>Rabu 18 Oktober 2017 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus-w9BPKV34dV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri Hartomo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/18/320/1797735/tingkat-kepuasan-masyarakat-baru-60-angka-kemiskinan-disarankan-jadi-fokus-w9BPKV34dV.jpg</image><title>Foto: Giri Hartomo/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla segera memasuki tahun ketiga. Namun tingkat Kepuasan masyarakat terhadap tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla baru mencapai 60%.

Artinya, kebanyakan masyarakat belum puas terhadap kinerja kedua pemimpin tersebut dalam bidang ekonomi. Ada sekitar 40% masyarakat yang tidak puas dalam bidang ekonomi.

Direktur Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK pemerintah perlu segera melakukan evaluasi dengan tidak melulu berfokus kepada infrastruktur. Sudah saatnya, pemerintah mulai berfokus kepada pengentasan kemiskinan yang ada.
Baca juga: 3 Tahun Jokowi-JK, Tingkat Kepuasan Masyarakat Capai 60%
&quot;Angka kemiskinan masih stagnan di level 11% dari total penduduk atau sekitar 27,8 juta. Namun justru proyek infrastruktur justru banyak dinikmati oleh kalangan menengah ke atas bahkan asing,&quot;

Menurut Enny, hal tersebut terjadi karena belum optimalnya program mengentaskan kemiskinan tersebut bisa berjalan. Padahal jumlah anggaran yang digelontorkan untuk mengentaskan kemiskinan juga sudah tergolong besar yakni Rp 100 triliun.

&quot;Mengenai program pengentasan kemiskinan yang masih saja tidak berubah secara signifikan. Padahal anggaran yang digelontorkan melalui APBN lebih dari Rp100 triliun,&quot; jelasnya

Menurut Enny, belum optimalnya program pengentasan kemiskinan karena dinilai ada kebijakan yang salah dan tidak konsisten. Salah satu contohnya adalah akses masyarakat golongan bawah yang masih terbatas.
Baca juga: 3 Tahun Presiden Jokowi, Proyek Wisata Mangkrak 30 Tahun Berhasil Dijalankan
&quot;Akses masyarakat golongan bawah masih terbatas bahkan tidak tersentuh,&quot; ucapnya.

Untuk itu dia meminta pemerintah segera merealisasikan janji kampanyenya untuk pengentasan kemiskinan . Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan kementerian dan lembaga teknis yang menerima APBN untuk program ini menjalankannya dengan maksimal</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla segera memasuki tahun ketiga. Namun tingkat Kepuasan masyarakat terhadap tiga tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla baru mencapai 60%.

Artinya, kebanyakan masyarakat belum puas terhadap kinerja kedua pemimpin tersebut dalam bidang ekonomi. Ada sekitar 40% masyarakat yang tidak puas dalam bidang ekonomi.

Direktur Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK pemerintah perlu segera melakukan evaluasi dengan tidak melulu berfokus kepada infrastruktur. Sudah saatnya, pemerintah mulai berfokus kepada pengentasan kemiskinan yang ada.
Baca juga: 3 Tahun Jokowi-JK, Tingkat Kepuasan Masyarakat Capai 60%
&quot;Angka kemiskinan masih stagnan di level 11% dari total penduduk atau sekitar 27,8 juta. Namun justru proyek infrastruktur justru banyak dinikmati oleh kalangan menengah ke atas bahkan asing,&quot;

Menurut Enny, hal tersebut terjadi karena belum optimalnya program mengentaskan kemiskinan tersebut bisa berjalan. Padahal jumlah anggaran yang digelontorkan untuk mengentaskan kemiskinan juga sudah tergolong besar yakni Rp 100 triliun.

&quot;Mengenai program pengentasan kemiskinan yang masih saja tidak berubah secara signifikan. Padahal anggaran yang digelontorkan melalui APBN lebih dari Rp100 triliun,&quot; jelasnya

Menurut Enny, belum optimalnya program pengentasan kemiskinan karena dinilai ada kebijakan yang salah dan tidak konsisten. Salah satu contohnya adalah akses masyarakat golongan bawah yang masih terbatas.
Baca juga: 3 Tahun Presiden Jokowi, Proyek Wisata Mangkrak 30 Tahun Berhasil Dijalankan
&quot;Akses masyarakat golongan bawah masih terbatas bahkan tidak tersentuh,&quot; ucapnya.

Untuk itu dia meminta pemerintah segera merealisasikan janji kampanyenya untuk pengentasan kemiskinan . Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan kementerian dan lembaga teknis yang menerima APBN untuk program ini menjalankannya dengan maksimal</content:encoded></item></channel></rss>
