<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 25,4%, Bank Mandiri Catat Laba Rp15,07 Triliun</title><description>PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal  III-2017. Bank pelat merah ini mengantongi laba bersih Rp15,07 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun"/><item><title>Naik 25,4%, Bank Mandiri Catat Laba Rp15,07 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2017 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun-Vo32Qvkqbe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laporan Kinerja Bank Mandiri Kuartal III-2017 (Foto: Ulfa Arieza/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/24/278/1801484/naik-25-4-bank-mandiri-catat-laba-rp15-07-triliun-Vo32Qvkqbe.jpg</image><title>Laporan Kinerja Bank Mandiri Kuartal III-2017 (Foto: Ulfa Arieza/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kinerja positif pada kuartal III-2017. Bank pelat merah ini mengantongi laba bersih Rp15,07 triliun, di kuartal III-2017 atau naik 25,4% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp12,01 triliun.
Kinerja Bank Mandiri ditopang angka penyaluran  kredit secara tahunan sebesar 9,8% pada kuartal III-2017 menjadi Rp686,2 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp625,1 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Penerapan Non-Tunai, Mandiri Catat Transaksi E-Money Capai Rp3,5 Triliun 
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kinerja Bank Mandiri terus membaik tiap kuartalnya.
&quot;Alhamdulillah, sudah kembali kepada track normalnya,&quot; ujarnya di Plaza Mandiri, Selasa (24/10/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Lagi, Ombudsman Terima Laporan soal Tarif&amp;nbsp;Top Up&amp;nbsp;Uang Elektronik
Orang yang akrab disapa Tiko ini juga mengatakan pertumbuhan laba ditopang oleh pertumbuhan aset sebesar 10,6% menjadi Rp1.078,7 triliun dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp975,2 triliun.
Sementara itu rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) juga turut mengalami perbaikan menjadi 3,75% secara gross dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 3,81%.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Uang Elektronik, Ombudsman Akan Panggil Gubernur BI Pekan Depan
Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 10,3% menjadi Rp761,5 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp690,5 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kinerja positif pada kuartal III-2017. Bank pelat merah ini mengantongi laba bersih Rp15,07 triliun, di kuartal III-2017 atau naik 25,4% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp12,01 triliun.
Kinerja Bank Mandiri ditopang angka penyaluran  kredit secara tahunan sebesar 9,8% pada kuartal III-2017 menjadi Rp686,2 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp625,1 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Penerapan Non-Tunai, Mandiri Catat Transaksi E-Money Capai Rp3,5 Triliun 
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kinerja Bank Mandiri terus membaik tiap kuartalnya.
&quot;Alhamdulillah, sudah kembali kepada track normalnya,&quot; ujarnya di Plaza Mandiri, Selasa (24/10/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Lagi, Ombudsman Terima Laporan soal Tarif&amp;nbsp;Top Up&amp;nbsp;Uang Elektronik
Orang yang akrab disapa Tiko ini juga mengatakan pertumbuhan laba ditopang oleh pertumbuhan aset sebesar 10,6% menjadi Rp1.078,7 triliun dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp975,2 triliun.
Sementara itu rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) juga turut mengalami perbaikan menjadi 3,75% secara gross dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 3,81%.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Uang Elektronik, Ombudsman Akan Panggil Gubernur BI Pekan Depan
Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 10,3% menjadi Rp761,5 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp690,5 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
