<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah! Ketemu Menko Luhut, Airbus Bakal Bangun Bengkel Pesawat Militer di Indonesia</title><description>Pembuatan bengkel Airbus bekerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia. Oleh karena itu, nantinya bisa diperuntukkan meningkatkan produksi pesawat PT DI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia"/><item><title>Wah! Ketemu Menko Luhut, Airbus Bakal Bangun Bengkel Pesawat Militer di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2017 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia-Zkhb6tfMSe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Feby Novalius/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/24/320/1801648/wah-ketemu-menko-luhut-airbus-bakal-bangun-bengkel-pesawat-militer-di-indonesia-Zkhb6tfMSe.jpg</image><title>Foto: Feby Novalius/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan dengan President Asia Pacific Airbus. Dari hasil pertemuan tersebut, Airbus berniat membuat bengkel pesawat terbang di dalam negeri.
Baca juga: Tampung Pesawat Airbus A380, Bandara Kertajati Perpanjang Runway
&quot;Airbus tadi kita bicara kerja sama untuk di bidang-bidang pesawat terbang. Mereka pengen punya anu (bengkel) di sini,&quot; tutur Luhut di kantornya, Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Pembuatan bengkel Airbus tersebut, lanjut Luhut, akan dikerjasamakan dengan PT Dirgantara Indonesia. Oleh karena itu, bengkel pesawat nantinya bisa diperuntukkan meningkatkan produksi pesawat PT Dirgantara Indonesia.
Baca juga: GMF Siap Rawat Airbus 330
&quot;Dengan DI (Dirgantara Indonesia)  untuk CN295, CN235 kemudian seperti-seperti itu untuk militer. Mereka mempertimbangkan sekali untuk ada kerja sama dengan Dirgantara Indonesia,&quot; tuturnya.

Sebenarnya bengkel pesawat Airbus dan Dirgantara Indonesia ini diperuntukkan untuk pesawat terbang militer. Namun, perbaikan pesawat juga dilakukan untuk yang komersil.

&quot;Mereka juga mempertimbangkan,  karena kita kan belinya banyak (Airbus). Saya gak tau berapa ratus (jumlahnya) berapa tahun ke depan,&quot;tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan dengan President Asia Pacific Airbus. Dari hasil pertemuan tersebut, Airbus berniat membuat bengkel pesawat terbang di dalam negeri.
Baca juga: Tampung Pesawat Airbus A380, Bandara Kertajati Perpanjang Runway
&quot;Airbus tadi kita bicara kerja sama untuk di bidang-bidang pesawat terbang. Mereka pengen punya anu (bengkel) di sini,&quot; tutur Luhut di kantornya, Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Pembuatan bengkel Airbus tersebut, lanjut Luhut, akan dikerjasamakan dengan PT Dirgantara Indonesia. Oleh karena itu, bengkel pesawat nantinya bisa diperuntukkan meningkatkan produksi pesawat PT Dirgantara Indonesia.
Baca juga: GMF Siap Rawat Airbus 330
&quot;Dengan DI (Dirgantara Indonesia)  untuk CN295, CN235 kemudian seperti-seperti itu untuk militer. Mereka mempertimbangkan sekali untuk ada kerja sama dengan Dirgantara Indonesia,&quot; tuturnya.

Sebenarnya bengkel pesawat Airbus dan Dirgantara Indonesia ini diperuntukkan untuk pesawat terbang militer. Namun, perbaikan pesawat juga dilakukan untuk yang komersil.

&quot;Mereka juga mempertimbangkan,  karena kita kan belinya banyak (Airbus). Saya gak tau berapa ratus (jumlahnya) berapa tahun ke depan,&quot;tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
