<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Praktis Investasi Saham, Pilih Perusahaan yang Kompeten!</title><description>Ada cara praktis untuk memilih saham, pertama pilihlah perusahaan yang produknya dibutuhkan orang sehari-harinya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten"/><item><title>Cara Praktis Investasi Saham, Pilih Perusahaan yang Kompeten!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2017 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten-wZ2iG306ZW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Feby/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/28/278/1804278/cara-praktis-investasi-saham-pilih-perusahaan-yang-kompeten-wZ2iG306ZW.jpg</image><title>Foto: Feby/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia menggelar program 'Yuk Nabung Saham' untuk menarik banyak investor baru. Berbagai sosialisasi dan edukasi terus dilakukan, seperti hari ini dengan menghelat&amp;nbsp; Indonesia Investment Festival (Investival) 2017 di Mal Kelapa Gading 3.  Dalam acara tersebut, Financial Expert Universitas Prasetya Mulya Lukas Setia Atmaja memberikan tips untuk pemula yang ingin investasi di saham. Ada cara praktis untuk memilih saham, pertama pilihlah perusahaan yang produknya dibutuhkan orang sehari-harinya.
Baca Juga: Sudah Punya Penghasilan, Mahasiswa Bisa Investasikan Uangnya di Pasar Saham  &quot;Jadi lihat kalau produknya dalam waktu jangka panjang dibutuhkan. Bayangkan kalau produk enggak dibutuhkan ke depan maka nilai saham pasti akan jatuh. Dulu ada peger, lihat&amp;nbsp; sekarang apakah dibutuhkan, kalau begitu nilai saham harganya turun,&quot; ucapnya, di Mal Kelapa Gading 3, Jakarta, Sabtu (28/10/2017).  Kedua, perusahaan dipimpin oleh manajemen yang kempeten, profesional dan etis. Di sini investor pemula harus mencari tahu siapa dan seperti apa direksinya. Ketiga, cari perusahaan yang memiliki keunggulan yang tidak mudah kalah dalam persaingan.
Baca Juga: Catat! BEI Gelar 'Indonesia Investment Festival' di Seluruh Indonesia  &quot;Jadi perusahaannya punya kompetitif yang baik. Keempat, baca laporan keuangan. Kemudian perhatikan apakah perusahaan ini sustain ke depan atau tidak. Bisa dilihat dari i prospek yang bagus,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia menggelar program 'Yuk Nabung Saham' untuk menarik banyak investor baru. Berbagai sosialisasi dan edukasi terus dilakukan, seperti hari ini dengan menghelat&amp;nbsp; Indonesia Investment Festival (Investival) 2017 di Mal Kelapa Gading 3.  Dalam acara tersebut, Financial Expert Universitas Prasetya Mulya Lukas Setia Atmaja memberikan tips untuk pemula yang ingin investasi di saham. Ada cara praktis untuk memilih saham, pertama pilihlah perusahaan yang produknya dibutuhkan orang sehari-harinya.
Baca Juga: Sudah Punya Penghasilan, Mahasiswa Bisa Investasikan Uangnya di Pasar Saham  &quot;Jadi lihat kalau produknya dalam waktu jangka panjang dibutuhkan. Bayangkan kalau produk enggak dibutuhkan ke depan maka nilai saham pasti akan jatuh. Dulu ada peger, lihat&amp;nbsp; sekarang apakah dibutuhkan, kalau begitu nilai saham harganya turun,&quot; ucapnya, di Mal Kelapa Gading 3, Jakarta, Sabtu (28/10/2017).  Kedua, perusahaan dipimpin oleh manajemen yang kempeten, profesional dan etis. Di sini investor pemula harus mencari tahu siapa dan seperti apa direksinya. Ketiga, cari perusahaan yang memiliki keunggulan yang tidak mudah kalah dalam persaingan.
Baca Juga: Catat! BEI Gelar 'Indonesia Investment Festival' di Seluruh Indonesia  &quot;Jadi perusahaannya punya kompetitif yang baik. Keempat, baca laporan keuangan. Kemudian perhatikan apakah perusahaan ini sustain ke depan atau tidak. Bisa dilihat dari i prospek yang bagus,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
