<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BREAKING NEWS: Inflasi di Oktober Tercatat 0,01%</title><description>BPS mencatat inflasi pada Oktober 2017 sebesar  0,01%, tingkat inflasi tahun kalender (Januari&amp;ndash;Oktober) 2017 sebesar  2,67%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01"/><item><title>BREAKING NEWS: Inflasi di Oktober Tercatat 0,01%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01</guid><pubDate>Rabu 01 November 2017 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01-EaL5lboQLF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi Pers Inflasi BPS (Foto: Trio Hamdani/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/01/20/1806345/breaking-news-inflasi-di-oktober-tercatat-0-01-EaL5lboQLF.jpg</image><title>Konferensi Pers Inflasi BPS (Foto: Trio Hamdani/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Oktober 2017 sebesar 0,01%, tingkat inflasi tahun kalender (Januari&amp;ndash;Oktober) 2017 sebesar 2,67% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 3,58%.
Baca juga: Inflasi Oktober Diramal 0,09%, Gubernur BI: Target di Bawah 4% Bisa Tercapai
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto memaparkan, secara year on year (yoy), inflasi pada 2017 sebesar 3,58%, artinya sedikit lebih tinggi dari Oktober 2015 yang sebesar 3,31%, namun jauh lebih rendah dari 2015 yang sebesar 6,25%.
&quot;Inflasi bulan Oktober seperti biasa BPS (Badan Pusat Statistik) melakukan pemantauan di 82 kota, dan secara umum banyak komoditas yang mengalami penurunan tapi ada juga beberapa komoitas yang mengalami kenaikan,&quot; katanya di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/11/2017).
Baca juga: BI Tegaskan Inflasi Rendah Bukan Tanda Perekonomian Lemah
Dari 82 kota IHK, 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi dicatat oleh Tual 1,05% kemudian terendah Surakarta dan Cilegon, masing-masing 0,01%. Sementara itu, kota yang mengalami deflasi tertinggi terjadi di Palu -1,31% dan terendah Palopo -0,01%.
&quot;Pergerakan inflasi dari bulan ke bulan selama tiga tahun, untuk 2017 ditunjukkan pada oktober ini inflasi 0,01% jauh lebih rendah dibanding inflasi Oktober 2016 yang sebesar 0,14%, meskipun sedikit lebih tinggi dibanding inflasi Oktober 2015 yang deflasi -0,08%,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Oktober 2017 sebesar 0,01%, tingkat inflasi tahun kalender (Januari&amp;ndash;Oktober) 2017 sebesar 2,67% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 3,58%.
Baca juga: Inflasi Oktober Diramal 0,09%, Gubernur BI: Target di Bawah 4% Bisa Tercapai
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto memaparkan, secara year on year (yoy), inflasi pada 2017 sebesar 3,58%, artinya sedikit lebih tinggi dari Oktober 2015 yang sebesar 3,31%, namun jauh lebih rendah dari 2015 yang sebesar 6,25%.
&quot;Inflasi bulan Oktober seperti biasa BPS (Badan Pusat Statistik) melakukan pemantauan di 82 kota, dan secara umum banyak komoditas yang mengalami penurunan tapi ada juga beberapa komoitas yang mengalami kenaikan,&quot; katanya di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/11/2017).
Baca juga: BI Tegaskan Inflasi Rendah Bukan Tanda Perekonomian Lemah
Dari 82 kota IHK, 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi dicatat oleh Tual 1,05% kemudian terendah Surakarta dan Cilegon, masing-masing 0,01%. Sementara itu, kota yang mengalami deflasi tertinggi terjadi di Palu -1,31% dan terendah Palopo -0,01%.
&quot;Pergerakan inflasi dari bulan ke bulan selama tiga tahun, untuk 2017 ditunjukkan pada oktober ini inflasi 0,01% jauh lebih rendah dibanding inflasi Oktober 2016 yang sebesar 0,14%, meskipun sedikit lebih tinggi dibanding inflasi Oktober 2015 yang deflasi -0,08%,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
