<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI: Kebijakan Janet Yellen Sangat Komunikatif</title><description>Janet Yellen akan segera mengakhiri masa jabatannya pada periode ini sebagai Gubernur The Fed pada Februari 2018 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif"/><item><title>Gubernur BI: Kebijakan Janet Yellen Sangat Komunikatif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif</guid><pubDate>Kamis 02 November 2017 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif-D8QYBkcEul.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/02/20/1807120/gubernur-bi-kebijakan-janet-yellen-sangat-komunikatif-D8QYBkcEul.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Janet Yellen akan segera mengakhiri masa jabatannya pada periode ini sebagai Gubernur The Fed pada Februari 2018 mendatang. Kepastian nama ini pun akan segera diumumkan The Fed pada hari ini.

Menanggapi pergantian orang nomor satu di Bank Sentral Amerika ini Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan dibutuhkan pemimpin yang mampu meneruskan kepemimpinan Yellen. Menurutnya Yellen mampu mengomunikasikan setiap kebijakan The Fed dengan baik sehingga setiap pelaku keuangan dunia mampu mengantisipasi terhadap kemungkinan dampak dari kebijakan.

&quot;Di bawah kepemimpinan Janet betul-betul kebijakannya disampaikan dengan komunikasi yang baik. Sehingga hampir semua pelaku ekonomi khususnya bank sentral dan kementerian  keuangan dunia bisa memahami sehingga tidak shock,&quot; jelas Agus,Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Agus menyatakan yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu mengkomunikasikan dengan baik kebijakan dari otoritas moneter Amerika. Menurutnya hal ini akan mampu menciptakan stabilitas negara.

&quot;(jadi) kondisi yang baik atau buruk apabila dikomunikasikan dengan baik itu akan bisa dipahami dan tidak akan menciptakan instabilitas,&quot; ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terdapat beberapa nama kandidat diantaranya  terdapat Jerome Powell sebagai kandidat terkuat. Dalam beberapa nama yang beredar termasuk pula Yellen serta lainnya termasuk kepala penasihat ekonomi Trump, Gary Cohn, mantan Gubernur Fed Kevin Warsh dan ekonom Stanford University, John Taylor.</description><content:encoded>JAKARTA - Janet Yellen akan segera mengakhiri masa jabatannya pada periode ini sebagai Gubernur The Fed pada Februari 2018 mendatang. Kepastian nama ini pun akan segera diumumkan The Fed pada hari ini.

Menanggapi pergantian orang nomor satu di Bank Sentral Amerika ini Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan dibutuhkan pemimpin yang mampu meneruskan kepemimpinan Yellen. Menurutnya Yellen mampu mengomunikasikan setiap kebijakan The Fed dengan baik sehingga setiap pelaku keuangan dunia mampu mengantisipasi terhadap kemungkinan dampak dari kebijakan.

&quot;Di bawah kepemimpinan Janet betul-betul kebijakannya disampaikan dengan komunikasi yang baik. Sehingga hampir semua pelaku ekonomi khususnya bank sentral dan kementerian  keuangan dunia bisa memahami sehingga tidak shock,&quot; jelas Agus,Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Agus menyatakan yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu mengkomunikasikan dengan baik kebijakan dari otoritas moneter Amerika. Menurutnya hal ini akan mampu menciptakan stabilitas negara.

&quot;(jadi) kondisi yang baik atau buruk apabila dikomunikasikan dengan baik itu akan bisa dipahami dan tidak akan menciptakan instabilitas,&quot; ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terdapat beberapa nama kandidat diantaranya  terdapat Jerome Powell sebagai kandidat terkuat. Dalam beberapa nama yang beredar termasuk pula Yellen serta lainnya termasuk kepala penasihat ekonomi Trump, Gary Cohn, mantan Gubernur Fed Kevin Warsh dan ekonom Stanford University, John Taylor.</content:encoded></item></channel></rss>
