<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Oktober 0,01%, Gubernur BI: Ada Tekanan dari Cabai dan Beras</title><description>Bank Indonesia (BI) menyambut baik pencapaian inflasi pada bulan Oktober sebesar 0,01%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras"/><item><title>Inflasi Oktober 0,01%, Gubernur BI: Ada Tekanan dari Cabai dan Beras</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras</guid><pubDate>Kamis 02 November 2017 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras-9sVbJrpFrL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/02/20/1807229/inflasi-oktober-0-01-gubernur-bi-ada-tekanan-dari-cabai-dan-beras-9sVbJrpFrL.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyambut baik pencapaian inflasi pada bulan Oktober sebesar 0,01%. Angka ini menunjukkan inflasi dalam kondisi terjaga merujuk pada  bulan September sebesar 0,13% yang secara year on year (yoy) 3,72%.

&quot;Sekarang 0,01% itu arti secara year on year (yoy) 3,58%. Sejalan dengan target yang ditetapkan pemerintah bersama BI yaitu 4 plus minus 1% di tahun 2017,&quot; ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Hotel Kempinski, Kamis (2/11/2017).

Agus menjelaskan bahwa sumber inflasi di dominasi makanan jadi sedangkan pada bahan sembako seperti beras dan cabai memberi kontribusi penekanan pada inflasi.

&quot;Kita melihat bahwa memang ada sumber-sumber inflasi di makanan jadi, minuman toko, tapi kalau kita liat produk, kelihatannya cabai dan beras memberi tekanan pada inflasi. Tetapi deflasi terjadi pada bawang merah dan lain-lain,&quot; jelasnya.

Agus menambahkan dengan melihat inflasi yang terjada dirinya optimis inflasi pada tahun  2018 dapat mencapai 3,5 plus minus 1%, yaitu lebih rendah dari 4 plus minus 1 di tahun 2017.

&quot;Kalau kita liat dibandingkan bulan lalu itu lebih baik, kondisi ini kita harapkan bisa jauh lebih baik kedepannya,&quot; tutupnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik  (BPS) mengumumkan inflasi pada Oktober 2017 sebesar 0,01%, tingkat inflasi tahun kalender (Januari&amp;ndash;Oktober) 2017 sebesar 2,67% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2016).
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyambut baik pencapaian inflasi pada bulan Oktober sebesar 0,01%. Angka ini menunjukkan inflasi dalam kondisi terjaga merujuk pada  bulan September sebesar 0,13% yang secara year on year (yoy) 3,72%.

&quot;Sekarang 0,01% itu arti secara year on year (yoy) 3,58%. Sejalan dengan target yang ditetapkan pemerintah bersama BI yaitu 4 plus minus 1% di tahun 2017,&quot; ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Hotel Kempinski, Kamis (2/11/2017).

Agus menjelaskan bahwa sumber inflasi di dominasi makanan jadi sedangkan pada bahan sembako seperti beras dan cabai memberi kontribusi penekanan pada inflasi.

&quot;Kita melihat bahwa memang ada sumber-sumber inflasi di makanan jadi, minuman toko, tapi kalau kita liat produk, kelihatannya cabai dan beras memberi tekanan pada inflasi. Tetapi deflasi terjadi pada bawang merah dan lain-lain,&quot; jelasnya.

Agus menambahkan dengan melihat inflasi yang terjada dirinya optimis inflasi pada tahun  2018 dapat mencapai 3,5 plus minus 1%, yaitu lebih rendah dari 4 plus minus 1 di tahun 2017.

&quot;Kalau kita liat dibandingkan bulan lalu itu lebih baik, kondisi ini kita harapkan bisa jauh lebih baik kedepannya,&quot; tutupnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik  (BPS) mengumumkan inflasi pada Oktober 2017 sebesar 0,01%, tingkat inflasi tahun kalender (Januari&amp;ndash;Oktober) 2017 sebesar 2,67% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2016).
</content:encoded></item></channel></rss>
