<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Digital Menjamur, Sektor Telekomunikasi Kian Seksi</title><description>Industri telekomunikasi diyakini memiliki prospek yang cemerlang ditengah kehadiran industri berbasis digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi"/><item><title>Industri Digital Menjamur, Sektor Telekomunikasi Kian Seksi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2017 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi-VjqVXSJGAW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/03/320/1807807/industri-digital-menjamur-sektor-telekomunikasi-kian-seksi-VjqVXSJGAW.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Industri telekomunikasi diyakini memiliki prospek yang cemerlang ditengah kehadiran industri berbasis digital. Sekarang ini segala sesuatu dapat dilakukan dengan dukungan jaringan internet. Oleh karenanya industri ini ikut kecipratan untung.
PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), perusahaan di bidang industri telekomunikasi, menilai bahwa industri ini merupakan yang paling menjanjikan di tengah laju perkembangan teknologi.
&quot;Pertama kita sebut industri ini, industri apa sih yang paling seksi di dunia? industri telekomunikasi dan IT dan kita lihat itu paling seksi sekarang,&quot; kata Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak saat ditemui di Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Baca Juga: Simak! Menkominfo Inginkan Proyek Satelit Jadi Proyek Strategis
Selain itu, dia menilai bahwa industri telekomunikasi juga cenderung tahan gangguan, tak mudah terpengaruh situasi yang menggoyang kestabilan negara.
&quot;Kita lihat krisis 98 semua di rekap bank,&amp;nbsp; properti mampus, segala mampus, 98 itu paling sulit. Tapi telekomunikasi ada enggak yang di rehab? Kita bicara 2018 lagi, jadi ini mau tahun politik ini enggak ada urusan. Saya tanya bapak? tahun krisis berhenti enggak bertelepon? berhenti enggak nonton pakai internet? buka whatsapp?,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Walah, PHK di Bisnis Telekomunikasi Tak Bisa Dihindari
Bahkan di tengah pelemahan daya beli sekalipun, kata dia, industri telekomunikasi masih tetap tumbuh. Sementara industri ritel, sebut saja, dia amat terdampak oleh pelemahan daya beli masyarakat.
&quot;Saya selalu bilang, saya selalu bilang sama orang-orang, kita ini di industri yang enggak ada matinya. Enggak ada matinya lagi. Enggak pengaruh daya beli. Saya bilang bapak saja lebih banyak berhubungan dengan handphone daripada pacar sendiri,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri telekomunikasi diyakini memiliki prospek yang cemerlang ditengah kehadiran industri berbasis digital. Sekarang ini segala sesuatu dapat dilakukan dengan dukungan jaringan internet. Oleh karenanya industri ini ikut kecipratan untung.
PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), perusahaan di bidang industri telekomunikasi, menilai bahwa industri ini merupakan yang paling menjanjikan di tengah laju perkembangan teknologi.
&quot;Pertama kita sebut industri ini, industri apa sih yang paling seksi di dunia? industri telekomunikasi dan IT dan kita lihat itu paling seksi sekarang,&quot; kata Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak saat ditemui di Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Baca Juga: Simak! Menkominfo Inginkan Proyek Satelit Jadi Proyek Strategis
Selain itu, dia menilai bahwa industri telekomunikasi juga cenderung tahan gangguan, tak mudah terpengaruh situasi yang menggoyang kestabilan negara.
&quot;Kita lihat krisis 98 semua di rekap bank,&amp;nbsp; properti mampus, segala mampus, 98 itu paling sulit. Tapi telekomunikasi ada enggak yang di rehab? Kita bicara 2018 lagi, jadi ini mau tahun politik ini enggak ada urusan. Saya tanya bapak? tahun krisis berhenti enggak bertelepon? berhenti enggak nonton pakai internet? buka whatsapp?,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Walah, PHK di Bisnis Telekomunikasi Tak Bisa Dihindari
Bahkan di tengah pelemahan daya beli sekalipun, kata dia, industri telekomunikasi masih tetap tumbuh. Sementara industri ritel, sebut saja, dia amat terdampak oleh pelemahan daya beli masyarakat.
&quot;Saya selalu bilang, saya selalu bilang sama orang-orang, kita ini di industri yang enggak ada matinya. Enggak ada matinya lagi. Enggak pengaruh daya beli. Saya bilang bapak saja lebih banyak berhubungan dengan handphone daripada pacar sendiri,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
