<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indika Energy Bakal Terbitkan Obligasi Rp7,67 Triliun di Singapura</title><description>PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menerbitkan obligasi melalui anak  usahanya Indika Energy Capital III Pte. Ltd. senilai USD575 juta atau  Rp7,67 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura"/><item><title>Indika Energy Bakal Terbitkan Obligasi Rp7,67 Triliun di Singapura</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura</guid><pubDate>Senin 13 November 2017 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura-tK26FZ7LvI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/13/278/1813082/indika-energy-bakal-terbitkan-obligasi-rp7-67-triliun-di-singapura-tK26FZ7LvI.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menerbitkan obligasi melalui anak usahanya Indika Energy Capital III Pte. Ltd. senilai USD575 juta atau Rp7,67 triliun (kurs Rp13.344,02 per USD) yang dicatatkan di SGX-ST, Singapura dengan bunga 5,875% per tahun dan dibayarkan setiap 6 bulan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi perseroan per 30 Juni 2017, total ekuitas perusahaan berkode saham INDY adalah sebesar USD792,9 juta. Artinya persentase transaksi terhadap total ekuitas perseroan sebesar 72,52%.

Maka, dengan demikian total nilai transaksi dari penerbitan obligasi tersebut di atas 50% dari total ekuitas yang dimiliki perusahaan di sektor pertambangan tersebut.

Adapun pokok obligasi akan dibayarkan seluruhnya dan sekaligus pada tanggal jatuh tempo obligasi, selambat-lambatnya 2024 atau pada periode lain berdasarkan persetujuan para pihak.

Rencana penerbitan obligasi oleh perseroan telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 November 2017.

Dengan adanya persetujuan dari seluruh pemegang saham, direksi dan komisaris, perseroan pun menerbitkan obligasi tersebut pada 9 November.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menerbitkan obligasi melalui anak usahanya Indika Energy Capital III Pte. Ltd. senilai USD575 juta atau Rp7,67 triliun (kurs Rp13.344,02 per USD) yang dicatatkan di SGX-ST, Singapura dengan bunga 5,875% per tahun dan dibayarkan setiap 6 bulan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi perseroan per 30 Juni 2017, total ekuitas perusahaan berkode saham INDY adalah sebesar USD792,9 juta. Artinya persentase transaksi terhadap total ekuitas perseroan sebesar 72,52%.

Maka, dengan demikian total nilai transaksi dari penerbitan obligasi tersebut di atas 50% dari total ekuitas yang dimiliki perusahaan di sektor pertambangan tersebut.

Adapun pokok obligasi akan dibayarkan seluruhnya dan sekaligus pada tanggal jatuh tempo obligasi, selambat-lambatnya 2024 atau pada periode lain berdasarkan persetujuan para pihak.

Rencana penerbitan obligasi oleh perseroan telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 November 2017.

Dengan adanya persetujuan dari seluruh pemegang saham, direksi dan komisaris, perseroan pun menerbitkan obligasi tersebut pada 9 November.</content:encoded></item></channel></rss>
