<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Groundbreaking Pipa Gas Duri-Dumai, Bukti Sulitnya Sinergi PGN dan Pertamina</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi tuan rumah  peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pipa gas Duri-Dumai</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina"/><item><title>Groundbreaking Pipa Gas Duri-Dumai, Bukti Sulitnya Sinergi PGN dan Pertamina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina</guid><pubDate>Senin 13 November 2017 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina-DP6Pf9WzZx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Feby Novalius/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/13/320/1813183/groundbreaking-pipa-gas-duri-dumai-bukti-sulitnya-sinergi-pgn-dan-pertamina-DP6Pf9WzZx.jpg</image><title>Foto: Feby Novalius/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi tuan rumah peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pipa gas Duri-Dumai dan penandatangan perjanjiaan jual beli dan transportasi gas. Groundbreaking ini pun sebagai bentuk sinergi Pertamina dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) itu sulit.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar sedikit menceritakan alasan pemilihan ESDM sebagai tempat groundreaking dan kesulitan melakukan pembangunan pembangunan pipa gas Duri-Dumai.

&quot;Kilas balik dulu masalah pipa Duri-Dumai. Pipa ini sudah lama mau dibangun, tapi keputusan gak selesai-selesai.  Yang akhirnya diputuskan beberapa minggu lalu. Kesulitan pertama adalah bagaimana sinergi PGN dan Pertamina,&quot;ujarnya, di Ruang Sarulla, Gedung Sekjen ESDM, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menerangkan, kesulitan sinergi PGN dan Pertamina karena kedua perusahaan negara ini harus sama-sama unntung. Hal ini seperti Pasal 22 UU BUMN bahwa mereka harus mencari keuntungan.

&quot;Sinergi itu ternyata sulit, misalnya saja dalam memutuskan lokasi groundbreaking. Di mana Pertamina maunya di Dumai, PGN maunya di Duri. Inilah yang menjadi alasan, di mana musyawarah akhirnya diputuskan di ESDM,&quot;tuturnya.

Menurut dia, groundbreaking sifatnya hanya ceremony, ketika sudah konstruksi sudah jadi baru bisa diresmikan langsung dilapangan. Atas hal ini juga, grounbreaking dilakukan dengan video conference langsung dari Duri dan Dumai.

&quot;Ini kan bisa hemat cost. Hemat waktu, kenapa kemungkinan besar dilaksanakan  di sekitar Jakarta, antara saya dan menteri bisa hadir. Kalau di luar kan tipis. Time management, kali ini disini. Saya yakin ini bisa berjalan baik di Duri dan Dumai,&quot;tuturnya.

Untuk diketahui, hari ini dilakukan groundbreaking pembangunan pipa gas Duri-Dumai dan penandatangan perjanjian jual beli dan transportasi gas. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial, Direktur Utama PGN Jobi Triananda, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, dan Direkutr Gas Pertamina Tenni Andayani.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi tuan rumah peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pipa gas Duri-Dumai dan penandatangan perjanjiaan jual beli dan transportasi gas. Groundbreaking ini pun sebagai bentuk sinergi Pertamina dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) itu sulit.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar sedikit menceritakan alasan pemilihan ESDM sebagai tempat groundreaking dan kesulitan melakukan pembangunan pembangunan pipa gas Duri-Dumai.

&quot;Kilas balik dulu masalah pipa Duri-Dumai. Pipa ini sudah lama mau dibangun, tapi keputusan gak selesai-selesai.  Yang akhirnya diputuskan beberapa minggu lalu. Kesulitan pertama adalah bagaimana sinergi PGN dan Pertamina,&quot;ujarnya, di Ruang Sarulla, Gedung Sekjen ESDM, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menerangkan, kesulitan sinergi PGN dan Pertamina karena kedua perusahaan negara ini harus sama-sama unntung. Hal ini seperti Pasal 22 UU BUMN bahwa mereka harus mencari keuntungan.

&quot;Sinergi itu ternyata sulit, misalnya saja dalam memutuskan lokasi groundbreaking. Di mana Pertamina maunya di Dumai, PGN maunya di Duri. Inilah yang menjadi alasan, di mana musyawarah akhirnya diputuskan di ESDM,&quot;tuturnya.

Menurut dia, groundbreaking sifatnya hanya ceremony, ketika sudah konstruksi sudah jadi baru bisa diresmikan langsung dilapangan. Atas hal ini juga, grounbreaking dilakukan dengan video conference langsung dari Duri dan Dumai.

&quot;Ini kan bisa hemat cost. Hemat waktu, kenapa kemungkinan besar dilaksanakan  di sekitar Jakarta, antara saya dan menteri bisa hadir. Kalau di luar kan tipis. Time management, kali ini disini. Saya yakin ini bisa berjalan baik di Duri dan Dumai,&quot;tuturnya.

Untuk diketahui, hari ini dilakukan groundbreaking pembangunan pipa gas Duri-Dumai dan penandatangan perjanjian jual beli dan transportasi gas. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial, Direktur Utama PGN Jobi Triananda, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, dan Direkutr Gas Pertamina Tenni Andayani.</content:encoded></item></channel></rss>
