<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Bambang: Agak Berat Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,5% di Kuartal IV   </title><description>Pasalnya, saat ini masyarakat masih cenderung menahan konsumsi mereka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv"/><item><title>Menteri Bambang: Agak Berat Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,5% di Kuartal IV   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv</guid><pubDate>Senin 13 November 2017 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv-MUsqIcFAuw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/13/320/1813267/menteri-bambang-agak-berat-kejar-pertumbuhan-ekonomi-5-5-di-kuartal-iv-MUsqIcFAuw.jpg</image><title>Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia sulit menyentuh 5,2% di akhir tahun. Pasalnya, saat ini masyarakat masih cenderung menahan konsumsi mereka.

Oleh karena itu, pemerintah pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun tidak akan sesuai proyeksi sebelumnya sebesar 5,2%. Dia menilai, ekonomi Indonesia diperkirakan hanya berada di kisaran 5,1%.

Baca juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal III Membaik, BI: Ditopang Harga Komoditas Tinggi

Bambang mengatakan, dengan melihat pertumbuhan ekonomi kuartalan pada tahun ini membuat pertumbuhan ekonomi 5,2% di akhir tahun nyaris tidak akan terwujud. Bahkan, perlu perjuangan jika pemerintah ingin proyeksi yang dibuat sebelumnya dapat tercapai.

&quot;Struggling (perjuangan) 5,2%-nya ya bukan 5,1%-nya. 5,2%-nya yang berat karena dari tiga triwulan ini profilnya masih semuanya 5,03%, kalau kita lihat akumulasi dari trwiulan I sampai III,&quot; kata Bambang di kantornya, Senin (13/11/2017).

Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Bambang Buka-bukaan Kontribusi Investasi ke Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menurut dia, jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 5,2% di akhir tahun, maka pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV setidaknya harus mencapai 5,5%. &quot;Itu tampaknya agak berat, meskipun kita lihat ada harapan dari investasi, ekspor dan konsumsi pemerintah,&quot; paparnya.

&quot;Saya lebih melihat target yang mungkin tercapai adalah 5,1% atau lebih sedikit. Tapi artinya lebih dikisaran 5,1% daripada 5,2%. Jadi struggling-nya adalah untuk mencapai 5,2%,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia sulit menyentuh 5,2% di akhir tahun. Pasalnya, saat ini masyarakat masih cenderung menahan konsumsi mereka.

Oleh karena itu, pemerintah pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun tidak akan sesuai proyeksi sebelumnya sebesar 5,2%. Dia menilai, ekonomi Indonesia diperkirakan hanya berada di kisaran 5,1%.

Baca juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal III Membaik, BI: Ditopang Harga Komoditas Tinggi

Bambang mengatakan, dengan melihat pertumbuhan ekonomi kuartalan pada tahun ini membuat pertumbuhan ekonomi 5,2% di akhir tahun nyaris tidak akan terwujud. Bahkan, perlu perjuangan jika pemerintah ingin proyeksi yang dibuat sebelumnya dapat tercapai.

&quot;Struggling (perjuangan) 5,2%-nya ya bukan 5,1%-nya. 5,2%-nya yang berat karena dari tiga triwulan ini profilnya masih semuanya 5,03%, kalau kita lihat akumulasi dari trwiulan I sampai III,&quot; kata Bambang di kantornya, Senin (13/11/2017).

Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Bambang Buka-bukaan Kontribusi Investasi ke Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menurut dia, jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 5,2% di akhir tahun, maka pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV setidaknya harus mencapai 5,5%. &quot;Itu tampaknya agak berat, meskipun kita lihat ada harapan dari investasi, ekspor dan konsumsi pemerintah,&quot; paparnya.

&quot;Saya lebih melihat target yang mungkin tercapai adalah 5,1% atau lebih sedikit. Tapi artinya lebih dikisaran 5,1% daripada 5,2%. Jadi struggling-nya adalah untuk mencapai 5,2%,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
