<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa Bisa Target Rp189 Triliun Tercapai, Dirjen Bea Cukai: Optimis Dong!</title><description>Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat hingga 13 November 2017, total penerimaan sebesar Rp132,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong"/><item><title>Apa Bisa Target Rp189 Triliun Tercapai, Dirjen Bea Cukai: Optimis Dong!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong</guid><pubDate>Selasa 14 November 2017 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong-JTHxmNajs6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/14/20/1813777/apa-bisa-target-rp189-triliun-tercapai-dirjen-bea-cukai-optimis-dong-JTHxmNajs6.jpg</image><title>dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat hingga 13 November 2017, total penerimaan sebesar Rp132,3 triliun. Angka tersebut mencapai 69,9% dari total target penerimaan DJBC sebesar Rp189 triliun di APBN-P 2017.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan meski penerimaan baru mencapai sekitar 70% tapi ia tetap optimistis di hingga akhir tahun penerimaan akan penuh 100%.
&amp;nbsp;Baca juga: Penerimaan Bea Cukai Capai Rp132 Triliun, Apa Sri Mulyani Puas?
&quot;Optimis dong,&quot; ungkap Heru di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Selain itu, Heru mengatakan di akhir bulan setiap tahunnya akan ada peningkatan penerimaan hingga mencapai 3 kali lipat. Bahkan tahun lalu, ia mencatat penerimaan di akhir tahun mencapai Rp45 triliun dalam sebulan.
&amp;nbsp;Baca juga: Kejar Target, Dirjen Bea Cukai: Kita Gempur Barang Ilegal!
&quot;Jadi di bulan terakhir ada penerimaan cukai tiga kali lipat dari bulan-bulan normal, ini yang menyebabkan kenaikan. Ini pola yang terjadi dalam dua-tiga tahun terakhir ini. Ini akan melonjak di akhir tahun. Tahun kemarin aja kita dapat Rp45 triiliun di bulan Desember,&quot; tukasnya.

Adapun total penerimaan hingga 13 November 2017 ini terdiri dari penerimaan bea masuk sebesar Rp29,1 triliun atau naik 10,28% (yoy), cukai sebesar Rp100 triliun atau tumbuh 6,94% secara yoy dan bea keluar mencapai Rp3,2 triliun atau tumbuh sebesar 29,56% dari tahun lalu di periode yang sama.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat hingga 13 November 2017, total penerimaan sebesar Rp132,3 triliun. Angka tersebut mencapai 69,9% dari total target penerimaan DJBC sebesar Rp189 triliun di APBN-P 2017.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan meski penerimaan baru mencapai sekitar 70% tapi ia tetap optimistis di hingga akhir tahun penerimaan akan penuh 100%.
&amp;nbsp;Baca juga: Penerimaan Bea Cukai Capai Rp132 Triliun, Apa Sri Mulyani Puas?
&quot;Optimis dong,&quot; ungkap Heru di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Selain itu, Heru mengatakan di akhir bulan setiap tahunnya akan ada peningkatan penerimaan hingga mencapai 3 kali lipat. Bahkan tahun lalu, ia mencatat penerimaan di akhir tahun mencapai Rp45 triliun dalam sebulan.
&amp;nbsp;Baca juga: Kejar Target, Dirjen Bea Cukai: Kita Gempur Barang Ilegal!
&quot;Jadi di bulan terakhir ada penerimaan cukai tiga kali lipat dari bulan-bulan normal, ini yang menyebabkan kenaikan. Ini pola yang terjadi dalam dua-tiga tahun terakhir ini. Ini akan melonjak di akhir tahun. Tahun kemarin aja kita dapat Rp45 triiliun di bulan Desember,&quot; tukasnya.

Adapun total penerimaan hingga 13 November 2017 ini terdiri dari penerimaan bea masuk sebesar Rp29,1 triliun atau naik 10,28% (yoy), cukai sebesar Rp100 triliun atau tumbuh 6,94% secara yoy dan bea keluar mencapai Rp3,2 triliun atau tumbuh sebesar 29,56% dari tahun lalu di periode yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
