<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga BI Turun, Rate Deposito Sudah Anjlok ke 4%   </title><description>Penurunan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate mulai direspons oleh penurunan suku bunga deposito.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4"/><item><title>Suku Bunga BI Turun, Rate Deposito Sudah Anjlok ke 4%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4</guid><pubDate>Selasa 14 November 2017 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4-Z337vh05G9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/14/320/1813909/suku-bunga-bi-turun-rate-deposito-sudah-anjlok-ke-4-Z337vh05G9.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penurunan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate mulai direspons oleh penurunan suku bunga deposito. Pasalnya, suku bunga deposito terus mengalami penurunan hingga mencapai 4%.

Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti mengatakan, penurunan tersebut adalah hal yang wajar karena mengikuti tren.

&quot;Karena memang likuiditasnya lagi membaik kalau kita lihat loan to deposit ratio (LDR) di bawah 90%, dan satu tahun terakhir ini pertumbuhan bank-bank juga rada melambat di 8%,&quot; ujar Destry usai acara UOB Indonesia's Economic Outlook 2018, di Hotel Shangri-La, Selasa (14/11/2017).

Menurut Destry, hal ini menunjukkan likuditas yang berlebih untuk bank dan membuat bank harus menurunkan suku bunganya. &quot;Ini membuat bank harus menurunkan suku bunganya, ini sesuai arahan BI juga,&quot; ujarnya.

Dia melanjutkan, jika melihat penurunan bunga deposito ini, Destry menyatakan tidak menunutup kemungkinan tren masyarakat di tahun 2018 akan beralih dari deposito. &quot;Kalau orang lihat bunga deposito makin turun dia akan lihat alternatif investasi lain,&quot; katanya.

Destry menambahkan, masyarakat kemungkinan akan mengalihkan dananya dari deposito kepada produk lainnya. &quot;Mungkin emas atau kalau kita lihat ekonomi sudah menggeliat baik mereka mungkin akan investasi properti,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penurunan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate mulai direspons oleh penurunan suku bunga deposito. Pasalnya, suku bunga deposito terus mengalami penurunan hingga mencapai 4%.

Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti mengatakan, penurunan tersebut adalah hal yang wajar karena mengikuti tren.

&quot;Karena memang likuiditasnya lagi membaik kalau kita lihat loan to deposit ratio (LDR) di bawah 90%, dan satu tahun terakhir ini pertumbuhan bank-bank juga rada melambat di 8%,&quot; ujar Destry usai acara UOB Indonesia's Economic Outlook 2018, di Hotel Shangri-La, Selasa (14/11/2017).

Menurut Destry, hal ini menunjukkan likuditas yang berlebih untuk bank dan membuat bank harus menurunkan suku bunganya. &quot;Ini membuat bank harus menurunkan suku bunganya, ini sesuai arahan BI juga,&quot; ujarnya.

Dia melanjutkan, jika melihat penurunan bunga deposito ini, Destry menyatakan tidak menunutup kemungkinan tren masyarakat di tahun 2018 akan beralih dari deposito. &quot;Kalau orang lihat bunga deposito makin turun dia akan lihat alternatif investasi lain,&quot; katanya.

Destry menambahkan, masyarakat kemungkinan akan mengalihkan dananya dari deposito kepada produk lainnya. &quot;Mungkin emas atau kalau kita lihat ekonomi sudah menggeliat baik mereka mungkin akan investasi properti,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
