<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rencana Penjualan Antam, Jangan Sampai Jatuh ke Tangan Asing!</title><description>Perusahaan tambang milik BUMN, PT Aneka  Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).= berencana melepas persero</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing"/><item><title>Rencana Penjualan Antam, Jangan Sampai Jatuh ke Tangan Asing!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing</guid><pubDate>Rabu 15 November 2017 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Efira Tamara Thenu </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing-GMCK0oLiH8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/15/278/1814512/rencana-penjualan-antam-jangan-sampai-jatuh-ke-tangan-asing-GMCK0oLiH8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan tambang milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS) berencana untuk dilepas menjadi nonpersero. Namun, perlu catatan penting untuk melakukan itu.

Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara tidak menyetujui adanya rencana tersebut. Meski belum mengetahui skema penjualan saat ini, dia mengkhawatirkan proteksi yang harus ada agar saham tersebut dimiliki oleh investor lokal.

&amp;ldquo;Jangan sampai ke asing,&amp;rdquo; jelas Marwan kepada Okezone, Rabu (15/11/2017).

Direktur IRESS ini sangat menentang jatuhnya tiga perusahaan BUMN ini ke tangan asing. Menurutnya, aset negara harus diperbesar dan diperbaiki bukan dijual ke pihak asing.

Dia juga mengatakan holding yang dilakukan statusnya harus jelas. Masalah keuangan harus terjamin dan tidak merugikan baik negara maupun pemegang saham publik.

Sebenarnya, lanjutnya, dengan banyaknya pengerjaan proyek yang dilakukan swasta, pemerintah telah memberikan hak istimewa kepada swasta. &amp;ldquo;Swasta sebenarnya kan ini sudah mendapat priviledge dari negara,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan tambang milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS) berencana untuk dilepas menjadi nonpersero. Namun, perlu catatan penting untuk melakukan itu.

Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara tidak menyetujui adanya rencana tersebut. Meski belum mengetahui skema penjualan saat ini, dia mengkhawatirkan proteksi yang harus ada agar saham tersebut dimiliki oleh investor lokal.

&amp;ldquo;Jangan sampai ke asing,&amp;rdquo; jelas Marwan kepada Okezone, Rabu (15/11/2017).

Direktur IRESS ini sangat menentang jatuhnya tiga perusahaan BUMN ini ke tangan asing. Menurutnya, aset negara harus diperbesar dan diperbaiki bukan dijual ke pihak asing.

Dia juga mengatakan holding yang dilakukan statusnya harus jelas. Masalah keuangan harus terjamin dan tidak merugikan baik negara maupun pemegang saham publik.

Sebenarnya, lanjutnya, dengan banyaknya pengerjaan proyek yang dilakukan swasta, pemerintah telah memberikan hak istimewa kepada swasta. &amp;ldquo;Swasta sebenarnya kan ini sudah mendapat priviledge dari negara,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
