<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Negara Ekonomi Berkembang Hasilkan Kekayaan Lebih Cepat dari Negara Maju</title><description>Kekayaan global akan terus tumbuh sama dengan lima tahun terakhir sebesar 3,9%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju"/><item><title>Negara Ekonomi Berkembang Hasilkan Kekayaan Lebih Cepat dari Negara Maju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju</guid><pubDate>Kamis 23 November 2017 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Efira Tamara Thenu </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju-Sro4C9Y76n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi:</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/23/20/1819279/negara-ekonomi-berkembang-hasilkan-kekayaan-lebih-cepat-dari-negara-maju-Sro4C9Y76n.jpg</image><title>Ilustrasi:</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kekayaan global akan terus tumbuh sama dengan lima tahun terakhir sebesar 3,9% menjadi USD341 triliun pada tahun 2022. Lajunya lebih lamban dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,4%.

Negara ekonomi berkembang diperkirakan lebih lamban namun akan menghasilkan kekayaan yang lebih cepat dari negara-negara maju dan kemungkinan akan mencapai 22% pangsa kekayaan global pada tahun 2022.

China diharapkan menjadi kontribusi terkuat dengan USD10 triliun atau peningkatan sebesar 33%. Kekayaan non-finansial akan sedikit melampaui kekayaan finansial sekitar 1% per tahun dalam lima tahun ke depan. Di tahun-tahun mendatang, setelah periode stabilitas di antara tahun 2007 dan 2010, kredit juga diharapkan tumbuh lebih cepat daripada kekayaan finansial dan non-finansial.
&amp;nbsp;Baca Juga: Generasi Milenial Susah Kaya Gara-Gara Krisis Keuangan Global?
Prospek segmen jutawan diperkirakan akan meningkat sebesar 22% dengan kenaikan 4% per tahun dari 36 juta orang saat ini menjadi 44 juta di tahun 2022. Di dalamnya, UHNWI atau orang-orang yang memiliki kekayaan di atas USD50 juta cenderung meningkat sebesar 30% dengan kenaikan 5,5% per tahun atau 45.000 menjadi 193.000 orang dalam lima tahun.

Kekayaan di Asia Pasifik diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,3% per tahun atau 29% yang akan  mencapai USD115 triliun pada tahun 2022. pertumbuhan tercepat berasal dari negara-negara berkembang seperti India (7,5% per tahun), Indonesia (8,7% per tahun), dan Filipina (9,4% per tahun).
&amp;nbsp;Baca Juga: Proyeksi 2018 Ekonomi Dunia 3,7%, Bos IMF: Ada Momentum Pemulihan!
Di Asia Pasifik, jumlah jutawan diperkirakan akan meningkat sebesar 7,2% per tahun menjadi 11,7 juta pada tahun 2022, sementara segmen UHNW diperkirakan akan bertambah sekitar 52.000 orang dengan laju 6,8% per tahun.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kekayaan global akan terus tumbuh sama dengan lima tahun terakhir sebesar 3,9% menjadi USD341 triliun pada tahun 2022. Lajunya lebih lamban dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,4%.

Negara ekonomi berkembang diperkirakan lebih lamban namun akan menghasilkan kekayaan yang lebih cepat dari negara-negara maju dan kemungkinan akan mencapai 22% pangsa kekayaan global pada tahun 2022.

China diharapkan menjadi kontribusi terkuat dengan USD10 triliun atau peningkatan sebesar 33%. Kekayaan non-finansial akan sedikit melampaui kekayaan finansial sekitar 1% per tahun dalam lima tahun ke depan. Di tahun-tahun mendatang, setelah periode stabilitas di antara tahun 2007 dan 2010, kredit juga diharapkan tumbuh lebih cepat daripada kekayaan finansial dan non-finansial.
&amp;nbsp;Baca Juga: Generasi Milenial Susah Kaya Gara-Gara Krisis Keuangan Global?
Prospek segmen jutawan diperkirakan akan meningkat sebesar 22% dengan kenaikan 4% per tahun dari 36 juta orang saat ini menjadi 44 juta di tahun 2022. Di dalamnya, UHNWI atau orang-orang yang memiliki kekayaan di atas USD50 juta cenderung meningkat sebesar 30% dengan kenaikan 5,5% per tahun atau 45.000 menjadi 193.000 orang dalam lima tahun.

Kekayaan di Asia Pasifik diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,3% per tahun atau 29% yang akan  mencapai USD115 triliun pada tahun 2022. pertumbuhan tercepat berasal dari negara-negara berkembang seperti India (7,5% per tahun), Indonesia (8,7% per tahun), dan Filipina (9,4% per tahun).
&amp;nbsp;Baca Juga: Proyeksi 2018 Ekonomi Dunia 3,7%, Bos IMF: Ada Momentum Pemulihan!
Di Asia Pasifik, jumlah jutawan diperkirakan akan meningkat sebesar 7,2% per tahun menjadi 11,7 juta pada tahun 2022, sementara segmen UHNW diperkirakan akan bertambah sekitar 52.000 orang dengan laju 6,8% per tahun.
</content:encoded></item></channel></rss>
