<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vitalnya Peran BUMN dalam Pembayaran PNBP, Kontribusi Paling Tinggi!</title><description>Tercapainya target PNBP tak lepas dari dukungan penuh dari kementrian lembaga negara, BUMN dan perusahaan swasta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi"/><item><title>Vitalnya Peran BUMN dalam Pembayaran PNBP, Kontribusi Paling Tinggi!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi</guid><pubDate>Kamis 30 November 2017 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi-vJjuCn0CdV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/30/20/1823351/vitalnya-peran-bumn-dalam-pembayaran-pnbp-kontribusi-paling-tinggi-vJjuCn0CdV.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementrian Keuangan optimis target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercantum dalam APBNP 2017 sebesar Rp 260 triliun akan segera tercapai. Tercapainya target PNBP ini tak lepas dari dukungan penuh dari kementrian lembaga negara, BUMN dan perusahaan swasta. Demi mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung tercapainya target PNBP tersebut, Kementrian Keuangan pada hari ini (30/11) memberikan penghargaan kepada kementrian lembaga negara, BUMN dan swasta yang telah berkontribusi besar dalam membayar PNBP tersebut.
Baca Juga: Sri Mulyani dan DPR Kebut Pembahasan Revisi UU PNBP
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, kontribusi PNBP terhadap penerimaan negara mencapai 25%. Kontribusi terbesar dari PNBP berasal dari pengelolaan sumber daya alam.&amp;nbsp; Bagi Sri Mulyani PNBP bukan sekadar penerimaan. Namun di sisi lain, PNBP merupakan refleksi dari sebuah pelayanan pemerintah pada masyarakat. Tentu ini selaras dengan program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo Selain itu PNBP juga merupakan wujud dari peran atas kepemilikan negara terhadap BUMN.
&quot;Sebagai contoh PNBP atas kepemilikan negara dari perusahaan BUMN adalah dengan membayar dividen dan barang-barang milik negara yang disewakan atau diusahakan. Sedangkan contoh PNBP untuk melayani masyarakat adalah pembuatan SIM dan surat nikah,&quot; papar Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani: PNBP Sumbang 25% ke Kantong Negara
Tak dipungkiri hingga saat ini perusahaan BUMN merupakan perusahaan yang membayar PNBP paling tinggi. PNBP dari perusahaan BUMN didapatkan dari pembayaran dividen, pengelolaan ladang migas dan pembayaran lisensi. Contohnya saja dividen yang bisa disetorkan Pertamina ke kas negara mencapai Rp 6 triliun. Sedangkan dividen Telkom Grup mencapai Rp 3 triliun. Sedangkan pembayaran PNBP dari lisensi yang dibayarkan oleh Telkomsel ke kas negara per Oktober lalu sudah mencapai Rp 2,8 triliun. Jika ditambahkan dengan PNBP dari lelang frekuensi 2,3 Ghz sebesar Rp 3 triliun dan pembayaran PNBP dari annual fee frequensi, 900, 800 dan 1800 sebesar Rp 5 triliun, maka kontribusi Telkomsel dalam membayar PNBP tahun 2017 mencapai Rp 7.8 triliun.
Saat ini peran BUMN dalam memenuhi target PNBP pemerintah sangatlah krusial. Khususnya dalam memberikan dividen dan pembayaran lisensi. Melihat peran yang sangat strategis dari perusahaan milik negara tersebut pemerintah akan terus berusaha agar pembayaran PNBP dapat terus terjaga. Mariatul Aini,&amp;nbsp;Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak mengatakan salah satu cara yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan mempermudah beberapa perizinan investasi.&quot;Kita mengharapkan PNBP dari perusahaan BUMN dapat terus meningkatkan  baik dari dividen atau lisensi. Sehingga hasil yang didapatkan dari  PNBP tersebut dapat dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk  peningkatan kualitas pelayanan,&quot; terang Aini.
Salahsatu perusahaan yang mendapatkan penghargaan dari Kementrian  Keuangan pada ajang &amp;nbsp;PNBP Award 2017 adalah Telkomsel. Anak usaha PT  Telkom Tbk ini mendapatkan penghargaan wajib pajak dengan kontribusi  terbesar pada PNBP Kementrian/Lembaga. Penghargaan ini diserahkan  langsung oleh Menteri Keuangan kepada Direktur Utama Telkomsel Ririek  Adriansyah.
Baca Juga: Bulan ke-11, BPH Migas Sudah Catatkan Kenaikan PNBP 16%
Ditemui di pada acara PNBP Award 2017 di Gedung Dhanapala Kementrian  Keuangan, Ririek Adriansyah mengatakan bahwa Telkomsel sangat menghargai  anugerah yang diberikan oleh Kementrian Keuangan. Dengan adanya  anugerah ini Telkomsel makin terpacu untuk berusaha secara maksimal  memberikan kontribusi yang terbaik bagi negara, masyarakat dan industri  telekomunikasi nasional.
&amp;ldquo;Telkomsel memastikan akan terus berupaya memaksimalkan sumber daya  alam terbatas yaitu frekuensi dengan memberikan pelayanan yang terbaik  bagi pelanggan dan industri telekomunikasi nasional. Sehingga nantinya  Telkomsel dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi negara yang  optimal baik dari pajak maupun PNBP,&amp;rdquo; terang Ririek.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementrian Keuangan optimis target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercantum dalam APBNP 2017 sebesar Rp 260 triliun akan segera tercapai. Tercapainya target PNBP ini tak lepas dari dukungan penuh dari kementrian lembaga negara, BUMN dan perusahaan swasta. Demi mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung tercapainya target PNBP tersebut, Kementrian Keuangan pada hari ini (30/11) memberikan penghargaan kepada kementrian lembaga negara, BUMN dan swasta yang telah berkontribusi besar dalam membayar PNBP tersebut.
Baca Juga: Sri Mulyani dan DPR Kebut Pembahasan Revisi UU PNBP
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, kontribusi PNBP terhadap penerimaan negara mencapai 25%. Kontribusi terbesar dari PNBP berasal dari pengelolaan sumber daya alam.&amp;nbsp; Bagi Sri Mulyani PNBP bukan sekadar penerimaan. Namun di sisi lain, PNBP merupakan refleksi dari sebuah pelayanan pemerintah pada masyarakat. Tentu ini selaras dengan program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo Selain itu PNBP juga merupakan wujud dari peran atas kepemilikan negara terhadap BUMN.
&quot;Sebagai contoh PNBP atas kepemilikan negara dari perusahaan BUMN adalah dengan membayar dividen dan barang-barang milik negara yang disewakan atau diusahakan. Sedangkan contoh PNBP untuk melayani masyarakat adalah pembuatan SIM dan surat nikah,&quot; papar Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani: PNBP Sumbang 25% ke Kantong Negara
Tak dipungkiri hingga saat ini perusahaan BUMN merupakan perusahaan yang membayar PNBP paling tinggi. PNBP dari perusahaan BUMN didapatkan dari pembayaran dividen, pengelolaan ladang migas dan pembayaran lisensi. Contohnya saja dividen yang bisa disetorkan Pertamina ke kas negara mencapai Rp 6 triliun. Sedangkan dividen Telkom Grup mencapai Rp 3 triliun. Sedangkan pembayaran PNBP dari lisensi yang dibayarkan oleh Telkomsel ke kas negara per Oktober lalu sudah mencapai Rp 2,8 triliun. Jika ditambahkan dengan PNBP dari lelang frekuensi 2,3 Ghz sebesar Rp 3 triliun dan pembayaran PNBP dari annual fee frequensi, 900, 800 dan 1800 sebesar Rp 5 triliun, maka kontribusi Telkomsel dalam membayar PNBP tahun 2017 mencapai Rp 7.8 triliun.
Saat ini peran BUMN dalam memenuhi target PNBP pemerintah sangatlah krusial. Khususnya dalam memberikan dividen dan pembayaran lisensi. Melihat peran yang sangat strategis dari perusahaan milik negara tersebut pemerintah akan terus berusaha agar pembayaran PNBP dapat terus terjaga. Mariatul Aini,&amp;nbsp;Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak mengatakan salah satu cara yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan mempermudah beberapa perizinan investasi.&quot;Kita mengharapkan PNBP dari perusahaan BUMN dapat terus meningkatkan  baik dari dividen atau lisensi. Sehingga hasil yang didapatkan dari  PNBP tersebut dapat dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk  peningkatan kualitas pelayanan,&quot; terang Aini.
Salahsatu perusahaan yang mendapatkan penghargaan dari Kementrian  Keuangan pada ajang &amp;nbsp;PNBP Award 2017 adalah Telkomsel. Anak usaha PT  Telkom Tbk ini mendapatkan penghargaan wajib pajak dengan kontribusi  terbesar pada PNBP Kementrian/Lembaga. Penghargaan ini diserahkan  langsung oleh Menteri Keuangan kepada Direktur Utama Telkomsel Ririek  Adriansyah.
Baca Juga: Bulan ke-11, BPH Migas Sudah Catatkan Kenaikan PNBP 16%
Ditemui di pada acara PNBP Award 2017 di Gedung Dhanapala Kementrian  Keuangan, Ririek Adriansyah mengatakan bahwa Telkomsel sangat menghargai  anugerah yang diberikan oleh Kementrian Keuangan. Dengan adanya  anugerah ini Telkomsel makin terpacu untuk berusaha secara maksimal  memberikan kontribusi yang terbaik bagi negara, masyarakat dan industri  telekomunikasi nasional.
&amp;ldquo;Telkomsel memastikan akan terus berupaya memaksimalkan sumber daya  alam terbatas yaitu frekuensi dengan memberikan pelayanan yang terbaik  bagi pelanggan dan industri telekomunikasi nasional. Sehingga nantinya  Telkomsel dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi negara yang  optimal baik dari pajak maupun PNBP,&amp;rdquo; terang Ririek.</content:encoded></item></channel></rss>
