<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek LRT Medan Digarap Bermodal Skema Kerjasama Pemerintah-Swasta</title><description>Pemerintah Kota Medan akan membangun Light Rail Transit (LRT) dengan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta"/><item><title>Proyek LRT Medan Digarap Bermodal Skema Kerjasama Pemerintah-Swasta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta</guid><pubDate>Kamis 30 November 2017 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta-UIC13e2kl7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/30/320/1823126/proyek-lrt-medan-digarap-bermodal-skema-kerjasama-pemerintah-swasta-UIC13e2kl7.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>MEDAN - Pemerintah Kota Medan akan membangun Light Rail Transit (LRT) dengan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha.
&quot;Tujuan pembangunan LRT itu untuk menyediakan angkutan massal yang nyaman, andal, dan terpadu kepada warga guna meningkatkan aksebilitas dan konektivitas dengan mempertimbangkan aspek teknis, keuangan, ekonomi, dan lingkungan,&quot; kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, di Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Baca Juga: Ajukan Penolakan ke Menhub dan Sri Mulyani, Menteri Rini Ungkap Alasan Tolak KAI Investasi Langsung ke LRT Hal itu ia sampaikan saat tampil sebagai pembicara dalam acara Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2017 dengan mengusung tema &quot;A New Way, A New Opportunity&quot; di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan.  Acara yang diselenggarakan Kementrian Keuangan Republik Indonesia itu digelar dalam rangka peningkatan pemahaman pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Baca Juga: Jadi Investor, Perusahaan Patungan LRT Jabodebek Dimodali Rp9 Triliun  Di hadapan 30 kepala daerah serta Perwakilan Bank Dunia Laurence Carter, Plt Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Robert Pakpahan, Eldin selanjutnya memaparkan apa-apa yang harus dipersiapkan dalam proyek pembangunan LRT tersebut.Selain mempersiapkan struktur internal Penanggung Jawab Proyek Kerjasama  (PJKP) dan pembekalan pemahaman PJPK mengenai skema KPBU, Eldin juga  menjelaskan secara rinci poin-poin koordinasi yang dilakukan dengan  Kementrian Keuangan c.q Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan  Risiko (DJPPR) dan berkoordinasi dengan stakeholders terkait penyiapan  proyek tersebut.  Menurut dia, Pemkot Medan sangat terbantu  dengan adanya fasilitas penyiapan proyek KPBU oleh Kementrian Keuangan  dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sebab Pemkot Medan tidak  mengeluarkan anggaran untuk mendanai studi-studi yang dilakukan dalam  penyiapan proyek.
Baca Juga: Menteri Rini Minta KAI Mundur dari Proyek LRT, Adhi Karya: Kita Bentuk Joint Venture, Biar Jadi Ringan!  Selain itu tambah Eldin lagi, komunikasi dan  koordinasi yang dilakukan selama proses ini berlangsung cukup baik  dengan pihak-pihak terkait, khususnya kepada Ditjen Pengelolaan  Pembiayaan dan Risiko.  &quot;Pemkot Medan juga secara aktif mengawal  proses ini melalui tim-tim yang dibentuk antara lain Tim Koordinasi dan  Tim KPBU dengan melibatkan banyak unsur pemerintah, pemerintah provinsi  dan Pemko Medan,&quot; katanya.</description><content:encoded>MEDAN - Pemerintah Kota Medan akan membangun Light Rail Transit (LRT) dengan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha.
&quot;Tujuan pembangunan LRT itu untuk menyediakan angkutan massal yang nyaman, andal, dan terpadu kepada warga guna meningkatkan aksebilitas dan konektivitas dengan mempertimbangkan aspek teknis, keuangan, ekonomi, dan lingkungan,&quot; kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, di Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Baca Juga: Ajukan Penolakan ke Menhub dan Sri Mulyani, Menteri Rini Ungkap Alasan Tolak KAI Investasi Langsung ke LRT Hal itu ia sampaikan saat tampil sebagai pembicara dalam acara Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2017 dengan mengusung tema &quot;A New Way, A New Opportunity&quot; di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan.  Acara yang diselenggarakan Kementrian Keuangan Republik Indonesia itu digelar dalam rangka peningkatan pemahaman pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Baca Juga: Jadi Investor, Perusahaan Patungan LRT Jabodebek Dimodali Rp9 Triliun  Di hadapan 30 kepala daerah serta Perwakilan Bank Dunia Laurence Carter, Plt Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Robert Pakpahan, Eldin selanjutnya memaparkan apa-apa yang harus dipersiapkan dalam proyek pembangunan LRT tersebut.Selain mempersiapkan struktur internal Penanggung Jawab Proyek Kerjasama  (PJKP) dan pembekalan pemahaman PJPK mengenai skema KPBU, Eldin juga  menjelaskan secara rinci poin-poin koordinasi yang dilakukan dengan  Kementrian Keuangan c.q Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan  Risiko (DJPPR) dan berkoordinasi dengan stakeholders terkait penyiapan  proyek tersebut.  Menurut dia, Pemkot Medan sangat terbantu  dengan adanya fasilitas penyiapan proyek KPBU oleh Kementrian Keuangan  dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sebab Pemkot Medan tidak  mengeluarkan anggaran untuk mendanai studi-studi yang dilakukan dalam  penyiapan proyek.
Baca Juga: Menteri Rini Minta KAI Mundur dari Proyek LRT, Adhi Karya: Kita Bentuk Joint Venture, Biar Jadi Ringan!  Selain itu tambah Eldin lagi, komunikasi dan  koordinasi yang dilakukan selama proses ini berlangsung cukup baik  dengan pihak-pihak terkait, khususnya kepada Ditjen Pengelolaan  Pembiayaan dan Risiko.  &quot;Pemkot Medan juga secara aktif mengawal  proses ini melalui tim-tim yang dibentuk antara lain Tim Koordinasi dan  Tim KPBU dengan melibatkan banyak unsur pemerintah, pemerintah provinsi  dan Pemko Medan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
