<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Tambah Pasokan hingga 60%</title><description>PT Pertamina (Persero) menambah pasokan Elpiji 3 kg di kawasan Jakarta, Jawa Barat dan Banten.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60"/><item><title>Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Tambah Pasokan hingga 60%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2017 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60-B8yzWMuM8O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/05/320/1825633/elpiji-3-kg-langka-pertamina-tambah-pasokan-hingga-60-B8yzWMuM8O.jpg</image><title>(Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina (Persero) menambah pasokan Elpiji 3 kg di kawasan Jakarta, Jawa Barat dan Banten seiring dengan keluhan masyarakat atas kelangkaan LPG subsidi ini. Penambahan pasokan yang digelontorkan bervariasi untuk masing-masing wilayah, bahkan ada yang mencapai 60% dibandingkan penyaluran normal.
Unit Manager Communication &amp;amp; Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menjelaskan, hal ini dilakukan dengan penambahan pasokan ke agen atau pangkalan resmi dan juga operasi pasar.
&amp;ldquo;Pertamina sudah melakukan operasi pasar sejak Senin dan rencananya akan berlanjut sampai Kamis. Beberapa wilayah yang sudah menerima operasi pasar adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok pada tanggal 4 dan 5 Desember 2017. Operasi pasar pun berjalan dengan lancar,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (5/12/2017).
Untuk wilayah Kota Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42% dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Demikian juga untuk wilayah Depok, di mana operasi pasar menyalurkan sekitar 24% dibandingkan penyaluran normal. Operasi pasar bertujuan bukan hanya menambah pasokan di masyarakat, namun juga sebagai upaya untuk menstabilkan harga. Karena pada operasi pasar ini LPG 3 kg dijual sesuai dengan harga eceran resmi di masing-masing daerah.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Jelaskan Kandungan Propana LPG Nusagaz

Selain itu, penambahan pasokan juga dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya seperti wilayah Priangan Timur yang mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran hingga 60% dibandingkan kondisi normal. Kemudian di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga 46% dibandingkan penyaluran normal. Sementara Bandung, Cimahi, Sumedang dan sekitarnya juga mendapat penambahan pasokan hingga 50%.
&amp;ldquo;Seiring dengan penambahan pasokan ini, tentunya kami juga mengimbau agar masyarakat yang bukan target pengguna LPG 3 kg agar tidak turut menggunakan LPG 3 kg. Karena LPG 3 kg ini merupakan barang yang disubsidi pemerintah khusus untuk masyarakat tidak mampu. Sehingga dalam penyalurannya juga harus dijaga kuota atau jumlahnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk itu, Pertamina mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian LPG 3 kg secara berlebihan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina (Persero) menambah pasokan Elpiji 3 kg di kawasan Jakarta, Jawa Barat dan Banten seiring dengan keluhan masyarakat atas kelangkaan LPG subsidi ini. Penambahan pasokan yang digelontorkan bervariasi untuk masing-masing wilayah, bahkan ada yang mencapai 60% dibandingkan penyaluran normal.
Unit Manager Communication &amp;amp; Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menjelaskan, hal ini dilakukan dengan penambahan pasokan ke agen atau pangkalan resmi dan juga operasi pasar.
&amp;ldquo;Pertamina sudah melakukan operasi pasar sejak Senin dan rencananya akan berlanjut sampai Kamis. Beberapa wilayah yang sudah menerima operasi pasar adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok pada tanggal 4 dan 5 Desember 2017. Operasi pasar pun berjalan dengan lancar,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (5/12/2017).
Untuk wilayah Kota Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42% dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Demikian juga untuk wilayah Depok, di mana operasi pasar menyalurkan sekitar 24% dibandingkan penyaluran normal. Operasi pasar bertujuan bukan hanya menambah pasokan di masyarakat, namun juga sebagai upaya untuk menstabilkan harga. Karena pada operasi pasar ini LPG 3 kg dijual sesuai dengan harga eceran resmi di masing-masing daerah.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Jelaskan Kandungan Propana LPG Nusagaz

Selain itu, penambahan pasokan juga dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya seperti wilayah Priangan Timur yang mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran hingga 60% dibandingkan kondisi normal. Kemudian di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga 46% dibandingkan penyaluran normal. Sementara Bandung, Cimahi, Sumedang dan sekitarnya juga mendapat penambahan pasokan hingga 50%.
&amp;ldquo;Seiring dengan penambahan pasokan ini, tentunya kami juga mengimbau agar masyarakat yang bukan target pengguna LPG 3 kg agar tidak turut menggunakan LPG 3 kg. Karena LPG 3 kg ini merupakan barang yang disubsidi pemerintah khusus untuk masyarakat tidak mampu. Sehingga dalam penyalurannya juga harus dijaga kuota atau jumlahnya,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk itu, Pertamina mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian LPG 3 kg secara berlebihan.</content:encoded></item></channel></rss>
