<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengelolaan Dana Desa Terbaik, Sri Mulyani Beri Penghargaan kepada Kabupaten Tabanan</title><description>Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Dana Rakca Award.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan"/><item><title>Pengelolaan Dana Desa Terbaik, Sri Mulyani Beri Penghargaan kepada Kabupaten Tabanan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2017 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan-ACGL6CQxKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerahan Penghargaan kepada Kabupaten Tabanan (Foto: Lidya Sembiring/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/06/320/1826133/pengelolaan-dana-desa-terbaik-sri-mulyani-beri-penghargaan-kepada-kabupaten-tabanan-ACGL6CQxKE.jpg</image><title>Penyerahan Penghargaan kepada Kabupaten Tabanan (Foto: Lidya Sembiring/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Dana Rakca Award. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Gedung Dhanapala, Jakarta.

Penghargaan ini diterima Kabupaten Tabanan untuk ketegori pengelolaan dana desa terbaik. Artinya, sepanjang tahun ini, Kabupaten Tabanan berhasil mengelola dana desanya dengan sangat hati-hati dan memberikan manfaat bagi masyarakatnya.
&amp;nbsp;Baca juga: 30% Dana Desa untuk Upah, Menteri Eko Yakin Bakal Kerek Daya Beli Masyarakat Hingga Rp90 Triliun
&quot;Untuk pengelolaan dana desa kita menang karena bagaimana kita mengelola dengan baik sehingga tujuan dari Program Nawacita itu, yang memulai semua dari desa bisa tercapai. Karena apapun itu kan kuncinya di desa. Kalau desa itu sudah bisa menjadi leading sector dari kesuksesan pembangunan, artinya kita akan lebih mudah menggapai yang lebih baik,&quot; ungkap Bupati Eka di Kemenkeu, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
&amp;nbsp;
Menurutnya, pengelolaan yang dilakukan di Tabanan semuanya berhubungan mulai dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Badan Usaha Milik Daerah (BUMNDa) hingga desa wisata. &quot;Apapun itu namanya infrastruktur dari pembangun desa kan menunjang,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Tahun Depan, 30% Dana Desa Bakal Dialokasikan untuk Upah
Sementara itu, ia menyatakan Kemenkeu juga menilai pengelolaan keuangan uang dilakukan oleh Tabanan. Di mana Tabanan sendiri menerapkan sedikit program tapi fokus dalam menjalankan sehingga memberikan hasil bagi masyarakatnya.

&quot;Jadi kan tadi Bu Menteri bilang, &amp;lsquo;Jangan terlalu banyak rencana tapi prospek mana yang kelihatan nyata dan dirasakan oleh masyarakat&amp;rsquo;, itu lebih kita utamakan. Enggak usah terlalu banyak ide intinya. Ada beberapa ide tapi jalan dan dicocokan dengan kearifan lokal kita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Eko Yakin Alokasi Penyerapan Dana Desa Bisa Tembus 100%
Lanjut Bupati Eka, program yang sudah direalisasikan olehnya adalah pemberdayaan masyarakat Tabanan. Di mana masyarakat diajak untuk ikut bergabung dalam pembangunan serta mengawasi pengelolaan dana desa tersebut.

&quot;Yang pasti adalah lebih banyak partisipasi dan pemberdayaan rakyat, jadi bagaimana kita menggali partisipasi mereka, rasa memiliki mereka terhadap pembangunan. Jadi investasi itu kan tidak hanya dari pemerintah, baik tenaga, pikiran ya kita punya banyak hal yang bisa dijadikan modal dasar untuk membangun dan masyarakat ini kita ajak untuk berperan,&quot; jelasnya.

Dia menjelaskan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan ini artinya memberikan masyarakat pekerjaan dan mengurangi pengangguran yang ada di Tabanan sendiri. Karena saat ada pembangunan maka material dari pemerintah tapi tenaga diambil dari masyarakat.

&quot;Misalnya kita punya partisipatif tentang infrastruktur, itu kan rakyat tenaganya dan pemerintah materialnya. Nah ini kan harus ada program saling silang, artinya sinergi, komunikasi, koordinasi dan sinergitasnya itu harus ada,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Dana Rakca Award. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Gedung Dhanapala, Jakarta.

Penghargaan ini diterima Kabupaten Tabanan untuk ketegori pengelolaan dana desa terbaik. Artinya, sepanjang tahun ini, Kabupaten Tabanan berhasil mengelola dana desanya dengan sangat hati-hati dan memberikan manfaat bagi masyarakatnya.
&amp;nbsp;Baca juga: 30% Dana Desa untuk Upah, Menteri Eko Yakin Bakal Kerek Daya Beli Masyarakat Hingga Rp90 Triliun
&quot;Untuk pengelolaan dana desa kita menang karena bagaimana kita mengelola dengan baik sehingga tujuan dari Program Nawacita itu, yang memulai semua dari desa bisa tercapai. Karena apapun itu kan kuncinya di desa. Kalau desa itu sudah bisa menjadi leading sector dari kesuksesan pembangunan, artinya kita akan lebih mudah menggapai yang lebih baik,&quot; ungkap Bupati Eka di Kemenkeu, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
&amp;nbsp;
Menurutnya, pengelolaan yang dilakukan di Tabanan semuanya berhubungan mulai dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Badan Usaha Milik Daerah (BUMNDa) hingga desa wisata. &quot;Apapun itu namanya infrastruktur dari pembangun desa kan menunjang,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Tahun Depan, 30% Dana Desa Bakal Dialokasikan untuk Upah
Sementara itu, ia menyatakan Kemenkeu juga menilai pengelolaan keuangan uang dilakukan oleh Tabanan. Di mana Tabanan sendiri menerapkan sedikit program tapi fokus dalam menjalankan sehingga memberikan hasil bagi masyarakatnya.

&quot;Jadi kan tadi Bu Menteri bilang, &amp;lsquo;Jangan terlalu banyak rencana tapi prospek mana yang kelihatan nyata dan dirasakan oleh masyarakat&amp;rsquo;, itu lebih kita utamakan. Enggak usah terlalu banyak ide intinya. Ada beberapa ide tapi jalan dan dicocokan dengan kearifan lokal kita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Eko Yakin Alokasi Penyerapan Dana Desa Bisa Tembus 100%
Lanjut Bupati Eka, program yang sudah direalisasikan olehnya adalah pemberdayaan masyarakat Tabanan. Di mana masyarakat diajak untuk ikut bergabung dalam pembangunan serta mengawasi pengelolaan dana desa tersebut.

&quot;Yang pasti adalah lebih banyak partisipasi dan pemberdayaan rakyat, jadi bagaimana kita menggali partisipasi mereka, rasa memiliki mereka terhadap pembangunan. Jadi investasi itu kan tidak hanya dari pemerintah, baik tenaga, pikiran ya kita punya banyak hal yang bisa dijadikan modal dasar untuk membangun dan masyarakat ini kita ajak untuk berperan,&quot; jelasnya.

Dia menjelaskan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan ini artinya memberikan masyarakat pekerjaan dan mengurangi pengangguran yang ada di Tabanan sendiri. Karena saat ada pembangunan maka material dari pemerintah tapi tenaga diambil dari masyarakat.

&quot;Misalnya kita punya partisipatif tentang infrastruktur, itu kan rakyat tenaganya dan pemerintah materialnya. Nah ini kan harus ada program saling silang, artinya sinergi, komunikasi, koordinasi dan sinergitasnya itu harus ada,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
