<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Bambang Sebut Dana Pensiun Kanada Bakal Investasi di Jalan Tol dan Listrik</title><description>Pemerintah terus mendorong investasi asing ke Indonesia untuk memuluskan proyek infrastruktur strategis nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik"/><item><title>Menteri Bambang Sebut Dana Pensiun Kanada Bakal Investasi di Jalan Tol dan Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2017 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik-bjYOH4ZKbn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/06/320/1826295/menteri-bambang-sebut-dana-pensiun-kanada-bakal-investasi-di-jalan-tol-dan-listrik-bjYOH4ZKbn.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus mendorong investasi asing ke Indonesia untuk memuluskan proyek infrastruktur strategis nasional. Salah satunya melalui  skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan tahun depan investor dana pensiun dari Kanada akan mulai masuk ke proyek infrastruktur Indonesia melalui skema PINA.
&quot;Tahun depan (PINA) kita tidak banyak karena justru tahun depan kita perkirakan dana - dana terutama dana pensiun di Kanada Amerika mulai masuk,&quot;ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
Bambang mengatakan dana investasi tersebut akan masuk ke proyek jalan tol dan listrik.
Baca juga: Karpet Merah untuk Investor Swasta Garap Proyek Infrastruktur di RI
&quot; Listrik yang dipegang oleh anak perusahaan PLN, kita lagi dorong supaya mereka bisa mendapatkan partner sehingga dapat tambahan modal. Kalau jalan tol menyebar kebanyakan di Trans Jawa. Waskita salah satunya,&quot; jelas Bambang.
Untuk saat ini, lanjut Bambang, PINA yang masuk mayoritas berasal dari negara - negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan China. Modal yang masuk dari negara - negara Asia Timur tersebut banyak juga dialokasikan untuk jalan tol dan listrik. Selain itu, mereka juga menanamkan investasi di proyek bandara.
&quot;Bandara ini lebih spesifik karena bandara proyeknya cuma dua kita, yaitu Bandara Kertajati dan Bandara Kulonprogo,&quot; ujarnya.
Baca juga: Percepat Infrastruktur, Menteri Bambang Ingin Naikkan Kelas Swasta
Sekadar informasi, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019 yang disusun oleh Bappenas, pembangunan infrastruktur membutuhkan pembiayaan hingga kurang lebih Rp5.000 triliun.
Dari total itu, pembiayaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah sekitar 41,3%. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan jatah pembiayaan sebesar 22,2%. Sedangkan sebanyak 36% akan diserahkan kepada sektor swasta.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus mendorong investasi asing ke Indonesia untuk memuluskan proyek infrastruktur strategis nasional. Salah satunya melalui  skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan tahun depan investor dana pensiun dari Kanada akan mulai masuk ke proyek infrastruktur Indonesia melalui skema PINA.
&quot;Tahun depan (PINA) kita tidak banyak karena justru tahun depan kita perkirakan dana - dana terutama dana pensiun di Kanada Amerika mulai masuk,&quot;ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/12/2017).
Bambang mengatakan dana investasi tersebut akan masuk ke proyek jalan tol dan listrik.
Baca juga: Karpet Merah untuk Investor Swasta Garap Proyek Infrastruktur di RI
&quot; Listrik yang dipegang oleh anak perusahaan PLN, kita lagi dorong supaya mereka bisa mendapatkan partner sehingga dapat tambahan modal. Kalau jalan tol menyebar kebanyakan di Trans Jawa. Waskita salah satunya,&quot; jelas Bambang.
Untuk saat ini, lanjut Bambang, PINA yang masuk mayoritas berasal dari negara - negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan China. Modal yang masuk dari negara - negara Asia Timur tersebut banyak juga dialokasikan untuk jalan tol dan listrik. Selain itu, mereka juga menanamkan investasi di proyek bandara.
&quot;Bandara ini lebih spesifik karena bandara proyeknya cuma dua kita, yaitu Bandara Kertajati dan Bandara Kulonprogo,&quot; ujarnya.
Baca juga: Percepat Infrastruktur, Menteri Bambang Ingin Naikkan Kelas Swasta
Sekadar informasi, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019 yang disusun oleh Bappenas, pembangunan infrastruktur membutuhkan pembiayaan hingga kurang lebih Rp5.000 triliun.
Dari total itu, pembiayaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah sekitar 41,3%. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan jatah pembiayaan sebesar 22,2%. Sedangkan sebanyak 36% akan diserahkan kepada sektor swasta.</content:encoded></item></channel></rss>
