<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding BUMN Migas Terbentuk di Kuartal I-2018, Pertamina Bakal Akuisisi Saham PGN</title><description>Menteri BUMN Rini Soemarno akan membentuk holding BUMN minyak dan gas (migas).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn"/><item><title>Holding BUMN Migas Terbentuk di Kuartal I-2018, Pertamina Bakal Akuisisi Saham PGN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2017 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn-WcHc1Mj4AC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/07/320/1826726/holding-bumn-migas-terbentuk-di-kuartal-i-2018-pertamina-bakal-akuisisi-saham-pgn-WcHc1Mj4AC.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno akan membentuk holding BUMN minyak dan gas (migas) yang direncanakan terwujud dalam waktu dekat. Pembentukan holding migas dilakukan untuk meningkatkan daya saing BUMN dalam rangka menghadapi tantangan daya saing di sektor migas.

Kebutuhan gas diproyeksikan mencapai 5 kali lipat di tahun 2050, ketergantungan pada impor gas, harga gas yang relatif tinggi dan ketidakseimbangan sumber gas diharapkan dapat diatasi oleh Pemerintah di masa yang akan datang. Dengan kombinasi keseimbangan BBM dan gas diharapkan ketahanan energi akan lebih baik.
&amp;nbsp;Baca Juga: 
Holding BUMN Energi, Pertamina-PGN-PLN Bakal Digabung?
Akuisisi Pertagas ke PGN, Langkah Awal Holding BUMN Migas

Skema holding BUMN industri migas terdiri atas PT Pertamina (Persero) sebagai induk holding dengan kepemilikan saham 100% dimiliki oleh Negara yang akan menguasai PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai anak holding melalui pengalihan 57% kepemilikan saham.
Strategi pelaksanaan holding migas di jangka pendek yaitu quick wins dengan mengintegrasikan PT Pertamina (Persero) dan PT PGN (Persero) Tbk yang dilanjutkan sinergi operasional dan komersial di jangka menengah dan panjang.

Tujuan holding BUMN migas sudah seharusnya untuk memberikan nilai  tambah kepada induk perusahaan, PT Pertamina (Persero), dan juga kepada  anak perusahaan yang baru, PT PGN (Persero) Tbk.

&amp;ldquo;Dengan adanya holding migas, diharapkan Pertamina akan dapat  memperluas jangkauan gas kepada masyarakat dan dunia usaha dengan harga  yang kompetitif,&amp;rdquo; jelas Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan  dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta, Kamis (7/12/2017).


Ke depannya, PT PGN (Persero) Tbk, akan menjadi tangan PT Pertamina  (Persero) dalam melaksanakan kegiatan bisnis midstream dan downstream  gas, termasuk transmisi dan distribusi gas alam. Selain itu, dengan  adanya PT PGN (Persero) Tbk sebagai anak holding PT Pertamina (Persero),  diharapkan BUMN Holding akan memiliki struktur neraca keuangan yang  lebih kuat, sehingga memperlancar tugas PT Pertamina (Persero) sebagai  BUMN Energi untuk mewujudkan upaya Pemerintah dalam program Ketahanan  Energi.

Proses pembentukan holding BUMN migas saat ini masih dalam proses.  Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai holding migas telah  melalui proses harmonisasi. Kajian bersama Kementerian BUMN dan  Kementerian Keuangan tentang holding pun telah dimutakhirkan dan sedang  dalam proses penyelarasan final.

&amp;ldquo;Diharapkan pada Triwulan I tahun 2018 semua proses holding BUMN Migas akan selesai,&amp;rdquo; tegas Menteri Rini di berbagai kesempatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno akan membentuk holding BUMN minyak dan gas (migas) yang direncanakan terwujud dalam waktu dekat. Pembentukan holding migas dilakukan untuk meningkatkan daya saing BUMN dalam rangka menghadapi tantangan daya saing di sektor migas.

Kebutuhan gas diproyeksikan mencapai 5 kali lipat di tahun 2050, ketergantungan pada impor gas, harga gas yang relatif tinggi dan ketidakseimbangan sumber gas diharapkan dapat diatasi oleh Pemerintah di masa yang akan datang. Dengan kombinasi keseimbangan BBM dan gas diharapkan ketahanan energi akan lebih baik.
&amp;nbsp;Baca Juga: 
Holding BUMN Energi, Pertamina-PGN-PLN Bakal Digabung?
Akuisisi Pertagas ke PGN, Langkah Awal Holding BUMN Migas

Skema holding BUMN industri migas terdiri atas PT Pertamina (Persero) sebagai induk holding dengan kepemilikan saham 100% dimiliki oleh Negara yang akan menguasai PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai anak holding melalui pengalihan 57% kepemilikan saham.
Strategi pelaksanaan holding migas di jangka pendek yaitu quick wins dengan mengintegrasikan PT Pertamina (Persero) dan PT PGN (Persero) Tbk yang dilanjutkan sinergi operasional dan komersial di jangka menengah dan panjang.

Tujuan holding BUMN migas sudah seharusnya untuk memberikan nilai  tambah kepada induk perusahaan, PT Pertamina (Persero), dan juga kepada  anak perusahaan yang baru, PT PGN (Persero) Tbk.

&amp;ldquo;Dengan adanya holding migas, diharapkan Pertamina akan dapat  memperluas jangkauan gas kepada masyarakat dan dunia usaha dengan harga  yang kompetitif,&amp;rdquo; jelas Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan  dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta, Kamis (7/12/2017).


Ke depannya, PT PGN (Persero) Tbk, akan menjadi tangan PT Pertamina  (Persero) dalam melaksanakan kegiatan bisnis midstream dan downstream  gas, termasuk transmisi dan distribusi gas alam. Selain itu, dengan  adanya PT PGN (Persero) Tbk sebagai anak holding PT Pertamina (Persero),  diharapkan BUMN Holding akan memiliki struktur neraca keuangan yang  lebih kuat, sehingga memperlancar tugas PT Pertamina (Persero) sebagai  BUMN Energi untuk mewujudkan upaya Pemerintah dalam program Ketahanan  Energi.

Proses pembentukan holding BUMN migas saat ini masih dalam proses.  Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai holding migas telah  melalui proses harmonisasi. Kajian bersama Kementerian BUMN dan  Kementerian Keuangan tentang holding pun telah dimutakhirkan dan sedang  dalam proses penyelarasan final.

&amp;ldquo;Diharapkan pada Triwulan I tahun 2018 semua proses holding BUMN Migas akan selesai,&amp;rdquo; tegas Menteri Rini di berbagai kesempatan.</content:encoded></item></channel></rss>
