<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen Inasgoc Sebut Anggaran Asian Games 2018 Berpotensi Pembengkakan</title><description>Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mengklaim potensi pembengkakan penggunaan anggaran 2018.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-anggaran-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-anggaran-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan"/><item><title>Sekjen Inasgoc Sebut Anggaran Asian Games 2018 Berpotensi Pembengkakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-anggaran-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-anggaran-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan-anggaran-d6IB2QYcMY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/20/1828968/sekjen-inasgoc-sebut-asian-games-2018-berpotensi-pembengkakan-anggaran-d6IB2QYcMY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mengklaim potensi pembengkakan penggunaan anggaran 2018 menyusul kegiatan pendaftaran nama peserta serta kesepakatan akomodasi.
&quot;Pembengkakan itu dapat terjadi, misalnya hotel-hotel di sekitar kawasan Gelora Bung Karno Jakarta menaikkan harga kamar mereka. Tapi, kami sudah menyiapkan rencana lain,&quot; kata Sekretaris Jenderal Inasgoc Eris Herryanto selepas Laporan Perkembangan Penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta.
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres JK: Asian Games Berdampak Investasi Jangka Panjang
Selain anggaran akomodasi, Eris mengatakan proyeksi pembengkakan penggunaan anggaran dapat terjadi ketika jumlah nama peserta serta tamu-tamu dari Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang mendaftar ke Inasgoc melebihi perkiraan awal.
&quot;Kami akan mulai membuka pendaftaran nama pada 7 Januari 2018. Tapi, pendaftaran itu hanya untuk memperkirakan jumlah tim yang akan ikut,&quot; kata Eris.
&amp;nbsp;Baca juga: Resmikan Venue Asian Games di GBK, Presiden Jokowi: Ini yang Terbagus
Sementara, pendaftaran nama-nama tamu dari OCA, Komite Olimpiade Internasional (IOC), maupun federasi internasional cabang olahraga akan juga mulai dibuka pada Januari dan ditutup pada Maret 2018.
&quot;Kami merencanakan anggaran untuk 10.000 atlet dari seluruh negara peserta. Tapi, jika mereka datang dan total jumlahnya mencapai 12.000, tentu anggaran kami akan membengkak,&quot; katanya.
Mata anggaran yang juga terprediksi membengkak adalah transportasi dan anggaran upacara pembukaan dan penutupan yang masih dalam hitungan menjelang 2018.
&amp;nbsp;Baca juga: Diresmikan Jokowi Hari Ini, Begini Spesifikasi Stadion Renang Asian Games di GBK
&quot;Kami memperkirakan kebutuhan upacara pembukaan dan penutupan itu mencapai USD50-60 juta,&quot; kata Eris.
Inasgoc telah mendapatkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2 triliun pada 2017. Selain dana dari sponsor yang telah disepakati senilai Rp1,1 triliun.
Semula, menurut Eris, Inasgoc membutuhkan anggaran lebih dari Rp8 triliun untuk menggelar pesta olahraga bagi 45 negara di Asia. Tapi, jumlah itu menjadi Rp5,6 triliun yang terbagi atas Rp4,5 triliun dari APBN dan Rp1,1 triliun dari sponsor.
Meskipun terdapat potensi pembengkakan anggaran, Inasgoc mengupayakan penyerapan anggaran 2017 mencapai 95% dari total dana Rp2 triliun yang telah diterima dari pemerintah.
Target penyerapan anggaran 2017 mencapai 95% itu menyusul ketentuan penggunaan APBN dari Kementerian Keuangan agar anggaran tahun berikutnya dapat diberikan secara normal.
&quot;Kami optimistis karena sejumlah kontrak kerja pada 2017 belum dihitung sebagai penyerapan karena masih proses di sejumlah lembaga dan instansi negara,&quot; kata Eris.</description><content:encoded>JAKARTA - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mengklaim potensi pembengkakan penggunaan anggaran 2018 menyusul kegiatan pendaftaran nama peserta serta kesepakatan akomodasi.
&quot;Pembengkakan itu dapat terjadi, misalnya hotel-hotel di sekitar kawasan Gelora Bung Karno Jakarta menaikkan harga kamar mereka. Tapi, kami sudah menyiapkan rencana lain,&quot; kata Sekretaris Jenderal Inasgoc Eris Herryanto selepas Laporan Perkembangan Penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta.
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres JK: Asian Games Berdampak Investasi Jangka Panjang
Selain anggaran akomodasi, Eris mengatakan proyeksi pembengkakan penggunaan anggaran dapat terjadi ketika jumlah nama peserta serta tamu-tamu dari Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang mendaftar ke Inasgoc melebihi perkiraan awal.
&quot;Kami akan mulai membuka pendaftaran nama pada 7 Januari 2018. Tapi, pendaftaran itu hanya untuk memperkirakan jumlah tim yang akan ikut,&quot; kata Eris.
&amp;nbsp;Baca juga: Resmikan Venue Asian Games di GBK, Presiden Jokowi: Ini yang Terbagus
Sementara, pendaftaran nama-nama tamu dari OCA, Komite Olimpiade Internasional (IOC), maupun federasi internasional cabang olahraga akan juga mulai dibuka pada Januari dan ditutup pada Maret 2018.
&quot;Kami merencanakan anggaran untuk 10.000 atlet dari seluruh negara peserta. Tapi, jika mereka datang dan total jumlahnya mencapai 12.000, tentu anggaran kami akan membengkak,&quot; katanya.
Mata anggaran yang juga terprediksi membengkak adalah transportasi dan anggaran upacara pembukaan dan penutupan yang masih dalam hitungan menjelang 2018.
&amp;nbsp;Baca juga: Diresmikan Jokowi Hari Ini, Begini Spesifikasi Stadion Renang Asian Games di GBK
&quot;Kami memperkirakan kebutuhan upacara pembukaan dan penutupan itu mencapai USD50-60 juta,&quot; kata Eris.
Inasgoc telah mendapatkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2 triliun pada 2017. Selain dana dari sponsor yang telah disepakati senilai Rp1,1 triliun.
Semula, menurut Eris, Inasgoc membutuhkan anggaran lebih dari Rp8 triliun untuk menggelar pesta olahraga bagi 45 negara di Asia. Tapi, jumlah itu menjadi Rp5,6 triliun yang terbagi atas Rp4,5 triliun dari APBN dan Rp1,1 triliun dari sponsor.
Meskipun terdapat potensi pembengkakan anggaran, Inasgoc mengupayakan penyerapan anggaran 2017 mencapai 95% dari total dana Rp2 triliun yang telah diterima dari pemerintah.
Target penyerapan anggaran 2017 mencapai 95% itu menyusul ketentuan penggunaan APBN dari Kementerian Keuangan agar anggaran tahun berikutnya dapat diberikan secara normal.
&quot;Kami optimistis karena sejumlah kontrak kerja pada 2017 belum dihitung sebagai penyerapan karena masih proses di sejumlah lembaga dan instansi negara,&quot; kata Eris.</content:encoded></item></channel></rss>
