<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Pajak Baru 78%, Kemenkeu Berharap Happy Ending</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi penerimaan perpajakan sebesar 78% dari target 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending"/><item><title>Penerimaan Pajak Baru 78%, Kemenkeu Berharap Happy Ending</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending-eRJ9n2xmPh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/20/1829306/penerimaan-pajak-baru-78-kemenkeu-berharap-happy-ending-eRJ9n2xmPh.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>BOGOR - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi penerimaan perpajakan sebesar 78% dari target 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun. Dengan capaian ini pemerintah optimistis penerimaan pajak di tahun ini lebih baik dibandingkan periode yang sama ditambah adanya program Tax Amnesty.
Baca juga: Barang Digital Bakal Kena Pajak, Menkominfo: Gak Usah Khawatir Beli dari Luar Negeri
Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan, penerimaan pajak hingga pertengahan November tumbuh 5,3% dibandingkan 2016.

&quot;PPh orang pribadi tumbuh 46% memang ini dampak dari TA. PPh orang pribadi mulai membaik, PPN tumbuh 14,8%.  Ini TA dikeluarikan dulu, sisi penerimaan,&quot;ujarnya, di Hotel Jeep Station Indonesia, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/12/2017).
Baca juga: Barang-Barang Digital seperti E-Book Terancam Kena Pajak
Dari sisi belanja realisasi hingga saat ini mencapai Rp1.616 triliun atau 77,2% dari pagunya atau tumbuh 5,3% dari periode yang sama di 2016. Artinya capaian pajak dan sisi belanja hampir sama tumbuhnya sebesar 5,3%.
Sementara untuk defisit sampai saat ini mencapai Rp219,8 triliun atau 2,2% dari PDB.

&quot;Intinya kita masih yakin bahwa ini masih dalam jalurnya. Sisi pendapatan pajak maupun belanja. Pendapatan tertolong dari PNBP, ini meningkat signifikan terutama  kenaikan komoditas batubara dan minyak,&quot;ujarnya.</description><content:encoded>BOGOR - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi penerimaan perpajakan sebesar 78% dari target 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun. Dengan capaian ini pemerintah optimistis penerimaan pajak di tahun ini lebih baik dibandingkan periode yang sama ditambah adanya program Tax Amnesty.
Baca juga: Barang Digital Bakal Kena Pajak, Menkominfo: Gak Usah Khawatir Beli dari Luar Negeri
Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan, penerimaan pajak hingga pertengahan November tumbuh 5,3% dibandingkan 2016.

&quot;PPh orang pribadi tumbuh 46% memang ini dampak dari TA. PPh orang pribadi mulai membaik, PPN tumbuh 14,8%.  Ini TA dikeluarikan dulu, sisi penerimaan,&quot;ujarnya, di Hotel Jeep Station Indonesia, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/12/2017).
Baca juga: Barang-Barang Digital seperti E-Book Terancam Kena Pajak
Dari sisi belanja realisasi hingga saat ini mencapai Rp1.616 triliun atau 77,2% dari pagunya atau tumbuh 5,3% dari periode yang sama di 2016. Artinya capaian pajak dan sisi belanja hampir sama tumbuhnya sebesar 5,3%.
Sementara untuk defisit sampai saat ini mencapai Rp219,8 triliun atau 2,2% dari PDB.

&quot;Intinya kita masih yakin bahwa ini masih dalam jalurnya. Sisi pendapatan pajak maupun belanja. Pendapatan tertolong dari PNBP, ini meningkat signifikan terutama  kenaikan komoditas batubara dan minyak,&quot;ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
