<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bumi Resources Siapkan Belanja Modal USD60 Juta di 2018</title><description>BUMI menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk tahun 2018 sebesar USD60 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018"/><item><title>Bumi Resources Siapkan Belanja Modal USD60 Juta di 2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 21:39 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018-YBUEHO3wu2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Yohana/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/278/1829384/bumi-resources-siapkan-belanja-modal-usd60-juta-di-2018-YBUEHO3wu2.jpg</image><title>Foto: Yohana/Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk tahun 2018 sebesar USD60 juta.
Direktur Keuangan BUMI Andrew C. Beckham menyatakan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk operasional pertambangan saja yakni pada dua anak perusahaannya PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Hal ini untuk mendorong peningkatan produksi pada kedua perusahaan tersebut.
Baca Juga: Right Issue dan Obligasi Rp34,1 Triliun Diserap, Bumi Resources Klaim Utang Berkurang 61%
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tahun depan, capex tidak terlalu besar. Karena hanya untuk operasional pertambangan saja. Infrastruktur pertambangan sudah mencukupi peningkatan produksi tersebut,&amp;rdquo; ujarnya usai acara Public Expose BUMI di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur yang juga Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengatakan perkiraan besaran capex USD 60 juta akan dianggarkan jika Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyetujui rencana produksi perseroan sekitar 90 juta ton hingga 100 juta ton pada tahun depan.
Baca Juga: Bumi Resources Bakal Konversi Utang Minggu Depan
&quot;Sekitar 90 juta hingga 100 juta ton, mayoritas peningkatan dari Arutmin. Peningkatan Arutmin diharapkan 7 juta ton sampai 8 juta ton. Tahun depan, produksi batu bara akan meningkat 10% dibandingkan tahun ini,&quot; jelasnya.
Selain itu, Dileep menjelaskan rencana produksi batu bara yang diajukan dalam rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB) perseroan yakni sebesar 36 juta ton untuk Arutmin dan 64 juta ton untuk KPC. &quot;Tapi ini masih berproses di pemerintah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk tahun 2018 sebesar USD60 juta.
Direktur Keuangan BUMI Andrew C. Beckham menyatakan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk operasional pertambangan saja yakni pada dua anak perusahaannya PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Hal ini untuk mendorong peningkatan produksi pada kedua perusahaan tersebut.
Baca Juga: Right Issue dan Obligasi Rp34,1 Triliun Diserap, Bumi Resources Klaim Utang Berkurang 61%
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tahun depan, capex tidak terlalu besar. Karena hanya untuk operasional pertambangan saja. Infrastruktur pertambangan sudah mencukupi peningkatan produksi tersebut,&amp;rdquo; ujarnya usai acara Public Expose BUMI di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur yang juga Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengatakan perkiraan besaran capex USD 60 juta akan dianggarkan jika Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyetujui rencana produksi perseroan sekitar 90 juta ton hingga 100 juta ton pada tahun depan.
Baca Juga: Bumi Resources Bakal Konversi Utang Minggu Depan
&quot;Sekitar 90 juta hingga 100 juta ton, mayoritas peningkatan dari Arutmin. Peningkatan Arutmin diharapkan 7 juta ton sampai 8 juta ton. Tahun depan, produksi batu bara akan meningkat 10% dibandingkan tahun ini,&quot; jelasnya.
Selain itu, Dileep menjelaskan rencana produksi batu bara yang diajukan dalam rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB) perseroan yakni sebesar 36 juta ton untuk Arutmin dan 64 juta ton untuk KPC. &quot;Tapi ini masih berproses di pemerintah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
