<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuki Fase Tahun Politik, Pemangku Kepentingan Diingatkan Berhati-hati Ambil Keputusan Ekonomi</title><description>Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny  Sri Hartati mengatakan dalam periode 2 tahun ke depan, Indonesia akan  menghadapi banyak tantangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi"/><item><title>Masuki Fase Tahun Politik, Pemangku Kepentingan Diingatkan Berhati-hati Ambil Keputusan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi-98EB7EpT41.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri Hartomo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/320/1829126/masuki-fase-tahun-politik-pemangku-kepentingan-diingatkan-berhati-hati-ambil-keputusan-ekonomi-98EB7EpT41.jpg</image><title>Foto: Giri Hartomo/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Indonesia akan memasuki tahun politik 2 tahun mendatang. Pada 2018, Indonesia akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dan pada  2019 Indonesia akan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres).
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan dalam periode 2 tahun ke depan, Indonesia akan menghadapi banyak tantangan. Banyaknya tantangan yang dihadapi membuat semua pihak khawatir stabilitas ekonomi Indonesia akan terganggu.
Pasalnya, pada periode itu banyak pengusaha yang memilih untuk wait and see (mengamati dan menunggu). Hal itu tentunya berdampak kepada perputaran Indonesia terganggu.
Baca juga: Belum Puas dengan Tumbuhnya Ekonomi Jadi Alasan Jokowi Kejar Pembangunan Infrastruktur
&quot;Ancaman ekonomi di tahun politik. Bukan bermaksud beri pesimisme atau sinyal negatif terhadap pertumbuhan ekonomi kita,Tapi dengan maksud warning agar seluruh pemangku kepentingan semakin berhati-hati dalam membuat keputusan ekonomi,&quot; ujarnya saat ditemui di acara 100 Ekonom Indonesia, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (12/12/2017).
Alasan mengapa banyak pengusaha yang khawatir adalah karena pertumbuhan ekonomi belum bisa bertumbuh sesuai potensi yang dimiliki. Apalagi kompetensi persaingan usaha sangat sengit dan ketat.
&quot;Karena ekonomi kita belum tumbuh sesuai potensinya, sementara kompetisi semakin sengit,&quot; jelasnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Unjuk Prestasi Ekonomi Indonesia di Depan 100 Ekonom
Untuk itu, Enny berharap pemerintah bisa mengoptimalkan tahun politik sebagai momen dalam mendongkrak perekonomian. Sebab, pada tahun tersebut aktivitas ekonomi akan melesat tajam.
Di samping itu, dirinya juga menyarankan agar para pemangku kepentingan dan menteri ekonomi agar tidak tergoda terjun dalam dunia politik. Apalagi saat ini pemerintah  Indonesia tengah  melakukan berbagai macam perbaikan di semua lini.
Saat ini, sudah ada satu menteri yang terjun dalam dunia Politik, yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa. Yang mana Khofifah akan bertarung dalam Pilgub Jawa Timur.
&quot;Tahun politik harus jadi momentum memacu perekonomian kita. Para menteri ekonomi untuk tidak tergoda dan steril dari kepentingan politik,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia akan memasuki tahun politik 2 tahun mendatang. Pada 2018, Indonesia akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dan pada  2019 Indonesia akan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres).
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan dalam periode 2 tahun ke depan, Indonesia akan menghadapi banyak tantangan. Banyaknya tantangan yang dihadapi membuat semua pihak khawatir stabilitas ekonomi Indonesia akan terganggu.
Pasalnya, pada periode itu banyak pengusaha yang memilih untuk wait and see (mengamati dan menunggu). Hal itu tentunya berdampak kepada perputaran Indonesia terganggu.
Baca juga: Belum Puas dengan Tumbuhnya Ekonomi Jadi Alasan Jokowi Kejar Pembangunan Infrastruktur
&quot;Ancaman ekonomi di tahun politik. Bukan bermaksud beri pesimisme atau sinyal negatif terhadap pertumbuhan ekonomi kita,Tapi dengan maksud warning agar seluruh pemangku kepentingan semakin berhati-hati dalam membuat keputusan ekonomi,&quot; ujarnya saat ditemui di acara 100 Ekonom Indonesia, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (12/12/2017).
Alasan mengapa banyak pengusaha yang khawatir adalah karena pertumbuhan ekonomi belum bisa bertumbuh sesuai potensi yang dimiliki. Apalagi kompetensi persaingan usaha sangat sengit dan ketat.
&quot;Karena ekonomi kita belum tumbuh sesuai potensinya, sementara kompetisi semakin sengit,&quot; jelasnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Unjuk Prestasi Ekonomi Indonesia di Depan 100 Ekonom
Untuk itu, Enny berharap pemerintah bisa mengoptimalkan tahun politik sebagai momen dalam mendongkrak perekonomian. Sebab, pada tahun tersebut aktivitas ekonomi akan melesat tajam.
Di samping itu, dirinya juga menyarankan agar para pemangku kepentingan dan menteri ekonomi agar tidak tergoda terjun dalam dunia politik. Apalagi saat ini pemerintah  Indonesia tengah  melakukan berbagai macam perbaikan di semua lini.
Saat ini, sudah ada satu menteri yang terjun dalam dunia Politik, yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa. Yang mana Khofifah akan bertarung dalam Pilgub Jawa Timur.
&quot;Tahun politik harus jadi momentum memacu perekonomian kita. Para menteri ekonomi untuk tidak tergoda dan steril dari kepentingan politik,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
