<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Ikan Louhan Slamet dan Butet, Menteri Susi Tertawa Lepas</title><description>Susi Pudjiastuti nampak tertawa lepas  mendengar candaan seniman kawakan Slamet Rahardjo dan Butet  Kertaradjasa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas"/><item><title>Gara-Gara Ikan Louhan Slamet dan Butet, Menteri Susi Tertawa Lepas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2017 22:28 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas-EllsMyfmFV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menteri KKP Susi Pudjiastuti (Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/17/320/1831835/gara-gara-ikan-louhan-slamet-dan-butet-menteri-susi-tertawa-lepas-EllsMyfmFV.jpg</image><title>Foto: Menteri KKP Susi Pudjiastuti (Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti nampak tertawa lepas mendengar candaan seniman kawakan Slamet Rahardjo dan Butet Kertaradjasa.

Kala itu dalam acara Pentas Budaya Bahari 2017 kedua seniman ini menampilkan lawakannya yang penuh sindirian tentang perpolitikan di Indonesia yang sarat dengan korupsi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Lawan Robot, Menteri Susi Andalkan Laut yang Berikan Pekerjaan Baru untuk Rakyat Indonesia
Di mana dalam pentas mereka Butet yang berperan sebagai pembantu dari Slamet yang berperan menjadi tuan rumah menyatakan mengenai ikan yang turut ikut dalam kasus korupsi E-KTP di hadapan Susi.

&quot;Ada satu jenis ikan yang ikut dalam kasus korupsi E-KTP,&quot; ujarnya kepada Slamet yang membuat tanya banyak orang tak terkecuali Susi di Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017).
&amp;nbsp;Baca Juga: Warisan Menteri Susi: Buku Laut Masa Depan Bangsa
Slamet sebagai partner pentasnya pun menanyakan ikan apa yang dimaksud tersebut. Butet pun menjawban bahwa ikan tersebut adalah ikan louhan yang memiliki benjolan 'bakpao' di kepalanya.

&quot;Itu ikan louhan yang ada bakpao di kepalanya,&quot; jawabnya dengan nyeleneh diikuti tawa lepas Susi dan penonton lainnya.

Kemudian, Butet dan Slamet pun mengajak Susi untuk naik ke atas panggung. Duduk bersama mengobrol dan menanyakan soal ikan hingga mempertanyaka kebijakan Susi dengan candaan nyeleneh mereka.

Lagi-lagi Butet menanyakan terkait kebijakan menangkap kepiting yang dilarang oleh Susi dalam periode tertentu.
Baca Juga:
 Menteri Susi Khawatir Robot Gantikan Peran Manusia
Revolusi Industri Digital, Wamenkeu: Di Jepang Robot Sudah Bisa Jadi Istri
Susi pun menjawab bahwa menangkap kepiting hanya boleh dilakukan di bulan Desember hingga Februari saja agar kepiting bisa berkembang biak.Pasalnya pada rentang waktu tersebut merupakan  waktu musim kawin bagi kepiting.

&quot;Boleh ditangkep kalau bulan Desember sampai Februari itu supaya bisa beranak pinak. Apa yang jantan bisa bertelor?&quot; ucap Susi dengan nyeleh kepada Butet dan Slamet.

&quot;Mungkin pejantannya bisa beranak pinak bu,&quot; ujar Butet spontan lagi-lagi dengan gaya nyelehnya menanggapi pertanyaan Susi.

Jawaban asal Butet ini pun kembali mengundang tawa lepas penonton dan Susi. Setidak selama kurang lebih 16 menit Susi dengan kedua komedian kawakan tersebut berada di atas panggung dan menghibur para penonton.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti nampak tertawa lepas mendengar candaan seniman kawakan Slamet Rahardjo dan Butet Kertaradjasa.

Kala itu dalam acara Pentas Budaya Bahari 2017 kedua seniman ini menampilkan lawakannya yang penuh sindirian tentang perpolitikan di Indonesia yang sarat dengan korupsi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Lawan Robot, Menteri Susi Andalkan Laut yang Berikan Pekerjaan Baru untuk Rakyat Indonesia
Di mana dalam pentas mereka Butet yang berperan sebagai pembantu dari Slamet yang berperan menjadi tuan rumah menyatakan mengenai ikan yang turut ikut dalam kasus korupsi E-KTP di hadapan Susi.

&quot;Ada satu jenis ikan yang ikut dalam kasus korupsi E-KTP,&quot; ujarnya kepada Slamet yang membuat tanya banyak orang tak terkecuali Susi di Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017).
&amp;nbsp;Baca Juga: Warisan Menteri Susi: Buku Laut Masa Depan Bangsa
Slamet sebagai partner pentasnya pun menanyakan ikan apa yang dimaksud tersebut. Butet pun menjawban bahwa ikan tersebut adalah ikan louhan yang memiliki benjolan 'bakpao' di kepalanya.

&quot;Itu ikan louhan yang ada bakpao di kepalanya,&quot; jawabnya dengan nyeleneh diikuti tawa lepas Susi dan penonton lainnya.

Kemudian, Butet dan Slamet pun mengajak Susi untuk naik ke atas panggung. Duduk bersama mengobrol dan menanyakan soal ikan hingga mempertanyaka kebijakan Susi dengan candaan nyeleneh mereka.

Lagi-lagi Butet menanyakan terkait kebijakan menangkap kepiting yang dilarang oleh Susi dalam periode tertentu.
Baca Juga:
 Menteri Susi Khawatir Robot Gantikan Peran Manusia
Revolusi Industri Digital, Wamenkeu: Di Jepang Robot Sudah Bisa Jadi Istri
Susi pun menjawab bahwa menangkap kepiting hanya boleh dilakukan di bulan Desember hingga Februari saja agar kepiting bisa berkembang biak.Pasalnya pada rentang waktu tersebut merupakan  waktu musim kawin bagi kepiting.

&quot;Boleh ditangkep kalau bulan Desember sampai Februari itu supaya bisa beranak pinak. Apa yang jantan bisa bertelor?&quot; ucap Susi dengan nyeleh kepada Butet dan Slamet.

&quot;Mungkin pejantannya bisa beranak pinak bu,&quot; ujar Butet spontan lagi-lagi dengan gaya nyelehnya menanggapi pertanyaan Susi.

Jawaban asal Butet ini pun kembali mengundang tawa lepas penonton dan Susi. Setidak selama kurang lebih 16 menit Susi dengan kedua komedian kawakan tersebut berada di atas panggung dan menghibur para penonton.
</content:encoded></item></channel></rss>
