<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Terkejut: Usai Gibran Jual Martabak, Kaesang Kini Jualan Pisang Goreng</title><description>Jokowi sendiri mengaku sudah 27 tahun menjadi pengusaha di bidang furniture. Tapi, ia kini merasa sedih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng"/><item><title>Jokowi Terkejut: Usai Gibran Jual Martabak, Kaesang Kini Jualan Pisang Goreng</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2017 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng-uBa2W90XKi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Oris/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/18/320/1832105/jokowi-terkejut-usai-gibran-jual-martabak-kaesang-kini-jualan-pisang-goreng-uBa2W90XKi.jpg</image><title>Foto: Oris/Okezone</title></images><description>BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap beragam hal terkait dunia wirausaha dalam kegiatan Enterpreneurs Wanted di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Senin (18/12/2017). Salah satunya, ia menceritakan usaha yang dirintis anak-anaknya.
Jokowi sendiri mengaku sudah 27 tahun menjadi pengusaha di bidang furniture. Tapi, ia kini merasa sedih. Sebab, usaha itu tidak diminati anak-anaknya untuk diteruskan. Padahal, usaha itu tinggal dijalankan.
Baca Juga: Bongkar Kisah Masa Lalu, Jokowi Bakar Semangat Anak Muda di Acara Enterpreneurs Wanted
&quot;Tapi, yang saya sedih, anak saya enggak ada yang mau nerusin usaha saya. Padahal usahanya sudah ada, pabriknya gede ada, karyawan ada, alat produksi ada, tinggal nerusin, enggak ada yang mau,&quot; kata Jokowi.
Yang terjadi, anak-anak Jokowi justru punya pilihan sendiri. Mereka memilih menjadi wirausahawan yang berbeda bidang dengan sang ayah. Hal itu membuatnya kaget.
&quot;Yang lebih kaget anak saya yang pertama, tahu-tahu datang ke saya 'Pak, saya mau jualan martabak'. Coba, ini (usaha saya) sudah ada, tinggal diterusin. Saya syok juga saat itu. Bayangkan saja, aduh martabak,&quot; tutur Jokowi yang disambut tawa hadirin.
Baca Juga: Teten Masduki Ungkap Bedanya Semangat Berwirausaha Lintas Generasi
Tapi, langkah Gibran Rakabuming, anak pertama Jokowi, justru berbuah hasil positif. Brand value martabak Gibran yaitu Markobar secara perlahan melejit.
&quot;Baru lima tahun, brand value pabrik saya dengan brand value milik Gibran lima kali lipat lebih nilainya, lebih gede martabaknya,&quot; ungkapnya.
Berkaca dari hal itu, Jokowi memetik pelajaran bahwa pola pikir anak zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. Pengusaha zaman dulu menurutnya berpikir bagaimana menambah aset. &quot;Tapi sekarang ada yang lebih dijual, yaitu brand value,&quot; cetusnya.
Baca Juga: Jokowi ke Pengusaha Muda: Butuh Modal Berapa?
Ia lalu bercerita soal anak bungsunya, yaitu Kaesang Pangarep. &quot;Lebih pusing lagi saya, belum urusan martabak rampung, anak saya yang kecil, baru kira-kira tiga bulan ini ngomong ke saya 'Pak, saya mau jualan pisang goreng',&quot; paparnya.
&quot;Aduh, yang martabak belum (selesai), yang satu (mau bisnis) pisang goreng,&quot; tuturnya yang kembali disambut tawa hadirin.
Tapi, berbeda ketika Gibran mengambil pilihan menjadi pengusaha martabak, Jokowi lebih mudah menerima pilihan Kaesang. &quot;Karena pengalaman yang pertama sudah lima kali lipat (brand value) daripada apa yang saya miliki, ya sudah silakan,&quot; ujarnya.
Ia pun berkelakar terhadap seorang pengusaha pisang goreng sukses yang hadir di lokasi. &quot;Nanti hati-hati ibu saingan dengan anak saya. Tapi perkiraan saya, menang anak saya,&quot; tandas Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.&amp;nbsp;</description><content:encoded>BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap beragam hal terkait dunia wirausaha dalam kegiatan Enterpreneurs Wanted di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Senin (18/12/2017). Salah satunya, ia menceritakan usaha yang dirintis anak-anaknya.
Jokowi sendiri mengaku sudah 27 tahun menjadi pengusaha di bidang furniture. Tapi, ia kini merasa sedih. Sebab, usaha itu tidak diminati anak-anaknya untuk diteruskan. Padahal, usaha itu tinggal dijalankan.
Baca Juga: Bongkar Kisah Masa Lalu, Jokowi Bakar Semangat Anak Muda di Acara Enterpreneurs Wanted
&quot;Tapi, yang saya sedih, anak saya enggak ada yang mau nerusin usaha saya. Padahal usahanya sudah ada, pabriknya gede ada, karyawan ada, alat produksi ada, tinggal nerusin, enggak ada yang mau,&quot; kata Jokowi.
Yang terjadi, anak-anak Jokowi justru punya pilihan sendiri. Mereka memilih menjadi wirausahawan yang berbeda bidang dengan sang ayah. Hal itu membuatnya kaget.
&quot;Yang lebih kaget anak saya yang pertama, tahu-tahu datang ke saya 'Pak, saya mau jualan martabak'. Coba, ini (usaha saya) sudah ada, tinggal diterusin. Saya syok juga saat itu. Bayangkan saja, aduh martabak,&quot; tutur Jokowi yang disambut tawa hadirin.
Baca Juga: Teten Masduki Ungkap Bedanya Semangat Berwirausaha Lintas Generasi
Tapi, langkah Gibran Rakabuming, anak pertama Jokowi, justru berbuah hasil positif. Brand value martabak Gibran yaitu Markobar secara perlahan melejit.
&quot;Baru lima tahun, brand value pabrik saya dengan brand value milik Gibran lima kali lipat lebih nilainya, lebih gede martabaknya,&quot; ungkapnya.
Berkaca dari hal itu, Jokowi memetik pelajaran bahwa pola pikir anak zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. Pengusaha zaman dulu menurutnya berpikir bagaimana menambah aset. &quot;Tapi sekarang ada yang lebih dijual, yaitu brand value,&quot; cetusnya.
Baca Juga: Jokowi ke Pengusaha Muda: Butuh Modal Berapa?
Ia lalu bercerita soal anak bungsunya, yaitu Kaesang Pangarep. &quot;Lebih pusing lagi saya, belum urusan martabak rampung, anak saya yang kecil, baru kira-kira tiga bulan ini ngomong ke saya 'Pak, saya mau jualan pisang goreng',&quot; paparnya.
&quot;Aduh, yang martabak belum (selesai), yang satu (mau bisnis) pisang goreng,&quot; tuturnya yang kembali disambut tawa hadirin.
Tapi, berbeda ketika Gibran mengambil pilihan menjadi pengusaha martabak, Jokowi lebih mudah menerima pilihan Kaesang. &quot;Karena pengalaman yang pertama sudah lima kali lipat (brand value) daripada apa yang saya miliki, ya sudah silakan,&quot; ujarnya.
Ia pun berkelakar terhadap seorang pengusaha pisang goreng sukses yang hadir di lokasi. &quot;Nanti hati-hati ibu saingan dengan anak saya. Tapi perkiraan saya, menang anak saya,&quot; tandas Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
