<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub Ingatkan Perusahaan Penerbangan Kurangi Delay saat Musim Liburan</title><description>Kementerian Perhubungan meminta perusahaan penerbangan atau airline mengurangi penundaan terbang atau delay pesawat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan"/><item><title>Kemenhub Ingatkan Perusahaan Penerbangan Kurangi Delay saat Musim Liburan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2017 20:26 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan-u0RKfnJ9a5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/24/320/1835364/kemenhub-ingatkan-perusahaan-penerbangan-kurangi-delay-saat-musim-liburan-u0RKfnJ9a5.JPG</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan meminta perusahaan penerbangan atau airline mengurangi penundaan terbang atau delay pesawat terutama pada saat-saat musim puncak liburan atau &quot;peak season&quot;.
&quot;Seharusnya Airlines mengurangi delay kalau tidak bisa dihindari harus menerapkan SOP (standar operational prosedur),&quot; ujar Sekjen Kemenhub Sugihardjo ketika meninjau Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru di Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (24/12/2017).
Prosedur yang dimaksud, menurut Sugihardjo, yakni harus menyampaikan informasi kepada penumpang mengenai penyebab penundaan terbang, kemudian memberikan kompensasi kepada para penumpang.  Terkait penundaan penerbangan tersebut, dia mengatakan, hal itu telah diatur dalam peraturan menteri perhubungan (Permenhub), bahkan menjadi salah satu penilaian kinerja perusahaan penerbangan.
Baca Juga: Tol Hingga Pelabuhan Masih Padat Pemudik  Pelabuhan Belawan Sebelumnya Sekjen melakukan peninjauan ke Pelabuhan Belawan, Medan guna mengetahui kedatangan kapal penumpang dan fasilitas yang disiapkan PT Pelindo I.
Pada kesempatan itu , Sugihardjo memuji fasilitas untuk penumpang di Pelabuhan Belawan yang dinilai tidak kalah dengan bandar udara seperti ruangannya nyaman dilengkapi pendingin ruangan, ruang tunggu juga nyaman dan sudah ke kapal itu dengan garbarata, jadi tidak menggunakan tangga langsung ke kapal.  Terkait jumlah penumpang kapal saat Natal dan Tahun Baru, menurut dia, untuk Medan yang paling banyak dengan tujuan Batam dengan Kapal Kelud sekitar 3.164 orang. Sedangkan mengenai prospek angkutan kapal, dia mengakui dengan tingkat ekonomi masyarakat yang mulai meningkat, kalau untuk jarak jauh penumpang sudah beralih dengan pesawat.  &quot;Seperti dulu Medan-Jakarta sudah mulai berkurang paling sekarang Medan ke Batam, juga dari Belawan-Penang dulu ada kapal sekarang kalah dengan pesawat tetapi untuk rute jarak dekat barangkali juga bisa dikembangkan seperti di Batam dan sekitarnya,&quot; katanya.
Baca Juga: Daya Beli Lesu, Masyarakat Tetap Berlibur Jelang Natal dan Tahun Baru Sebelumnya ketika meninjau Bandar Udara Kuala Namu Deli Serdang,  Sugihardjo mengatakan, untuk pergerakan angkutan natal dan tahun baru di  tersebut jumlah penumpang maupun jumlah pesawat yang dioperasikan jauh  lebih besar dibanding angkutan lebaran.  &quot;Di sini banyak yang melakukan libur Natal dan dibanding tahun lalu untuk angkutan natalnya sudah naik 10%,&quot; katanya.  Dikatakannya, pihak Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan telah melakukan rampcheck terhadap seluruh pesawat yang akan dioperasikan selama angkutan natal  dan tahun baru yang mana sampai saat ini sebanyak 68 pesawat untuk  Bandara Kualanamu, sedangkan wilayah Sumatera Utara 224 pesawat.
Baca Juga: Libur Natal, Jasa Marga Catat 234 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Sementara itu untuk angkutan kereta api di Medan, menurut dia, jumlah  penumpang kelas ekonomi pada Angkutan Natal dan Tahun Baru load faktornya sampai 150%.  &quot;Dari sisi lokomotif sementara cukup tapi rangkaiannya hanya empat  kereta sehingga jika dalam satu rangkaian ditambahkan dua rangkaian  menjadi enam rangkaian maka itu sudah meningkatkan kapasitas 50% dan ini  sudah cukup membantu, hanya memang stok KA kelas ekonomi seperti itu  tidak tersedia di sini,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan meminta perusahaan penerbangan atau airline mengurangi penundaan terbang atau delay pesawat terutama pada saat-saat musim puncak liburan atau &quot;peak season&quot;.
&quot;Seharusnya Airlines mengurangi delay kalau tidak bisa dihindari harus menerapkan SOP (standar operational prosedur),&quot; ujar Sekjen Kemenhub Sugihardjo ketika meninjau Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru di Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (24/12/2017).
Prosedur yang dimaksud, menurut Sugihardjo, yakni harus menyampaikan informasi kepada penumpang mengenai penyebab penundaan terbang, kemudian memberikan kompensasi kepada para penumpang.  Terkait penundaan penerbangan tersebut, dia mengatakan, hal itu telah diatur dalam peraturan menteri perhubungan (Permenhub), bahkan menjadi salah satu penilaian kinerja perusahaan penerbangan.
Baca Juga: Tol Hingga Pelabuhan Masih Padat Pemudik  Pelabuhan Belawan Sebelumnya Sekjen melakukan peninjauan ke Pelabuhan Belawan, Medan guna mengetahui kedatangan kapal penumpang dan fasilitas yang disiapkan PT Pelindo I.
Pada kesempatan itu , Sugihardjo memuji fasilitas untuk penumpang di Pelabuhan Belawan yang dinilai tidak kalah dengan bandar udara seperti ruangannya nyaman dilengkapi pendingin ruangan, ruang tunggu juga nyaman dan sudah ke kapal itu dengan garbarata, jadi tidak menggunakan tangga langsung ke kapal.  Terkait jumlah penumpang kapal saat Natal dan Tahun Baru, menurut dia, untuk Medan yang paling banyak dengan tujuan Batam dengan Kapal Kelud sekitar 3.164 orang. Sedangkan mengenai prospek angkutan kapal, dia mengakui dengan tingkat ekonomi masyarakat yang mulai meningkat, kalau untuk jarak jauh penumpang sudah beralih dengan pesawat.  &quot;Seperti dulu Medan-Jakarta sudah mulai berkurang paling sekarang Medan ke Batam, juga dari Belawan-Penang dulu ada kapal sekarang kalah dengan pesawat tetapi untuk rute jarak dekat barangkali juga bisa dikembangkan seperti di Batam dan sekitarnya,&quot; katanya.
Baca Juga: Daya Beli Lesu, Masyarakat Tetap Berlibur Jelang Natal dan Tahun Baru Sebelumnya ketika meninjau Bandar Udara Kuala Namu Deli Serdang,  Sugihardjo mengatakan, untuk pergerakan angkutan natal dan tahun baru di  tersebut jumlah penumpang maupun jumlah pesawat yang dioperasikan jauh  lebih besar dibanding angkutan lebaran.  &quot;Di sini banyak yang melakukan libur Natal dan dibanding tahun lalu untuk angkutan natalnya sudah naik 10%,&quot; katanya.  Dikatakannya, pihak Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan telah melakukan rampcheck terhadap seluruh pesawat yang akan dioperasikan selama angkutan natal  dan tahun baru yang mana sampai saat ini sebanyak 68 pesawat untuk  Bandara Kualanamu, sedangkan wilayah Sumatera Utara 224 pesawat.
Baca Juga: Libur Natal, Jasa Marga Catat 234 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Sementara itu untuk angkutan kereta api di Medan, menurut dia, jumlah  penumpang kelas ekonomi pada Angkutan Natal dan Tahun Baru load faktornya sampai 150%.  &quot;Dari sisi lokomotif sementara cukup tapi rangkaiannya hanya empat  kereta sehingga jika dalam satu rangkaian ditambahkan dua rangkaian  menjadi enam rangkaian maka itu sudah meningkatkan kapasitas 50% dan ini  sudah cukup membantu, hanya memang stok KA kelas ekonomi seperti itu  tidak tersedia di sini,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
