<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Untung Rugi Tinggal di Apartemen</title><description>Hunian nyaman tidak melulu didapatkan dari rumah pribadi. Apalagi, di kota besar paad penduduk, harga tanah sudah melambung tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen"/><item><title>Untung Rugi Tinggal di Apartemen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2017 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen-zfRTkS1Obt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/24/470/1835368/untung-rugi-tinggal-di-apartemen-zfRTkS1Obt.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hunian nyaman tidak melulu didapatkan dari rumah pribadi. Apalagi, di kota besar paad penduduk, harga tanah yang melambung tinggi membuat sebagian besar masyarakat memilih tinggal di apartemen.
Sebut saja, mantan penyanyi cilik Tina Toon, yang betah tinggal di apartemen sejak 2008 untuk memudahkan aktivitasnya.
Dia memilih apartemen dekat dengan Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara karena dirasa paling efektif untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
&amp;ldquo;Dekat dengan tempat kuliah waktu itu, syuting-syuting juga lumayan dekat. Terpenting mau ke mana-mana mudah dan praktis, ke tempat gym , mal. Mau belanja dan makan, olahraga, berenang, gampang deh,&amp;rdquo; ujarnya kepada.
Baca Juga: Simak! Dengan Aturan Ini, Pemilik Apartemen Bisa Lebih Cepat Raih SHM
Ternyata ada cerita di balik Tina tinggal di apartemen. Awalnya pun tidak sengaja untuk menghindari banjir yang kerap terjadi di wilayah Kelapa Gading.
Meskipun sudah tidak banjir seperti dulu, keinginan pindah dari apartemennya itu tidak terlaksana. Tina senang, memang betah bagi dirinya yang masih beraktivitas di Ibu Kota. Namun, ada juga yang membuatnya tidak nyaman, yakni urusan parkir. Parkir di apartemen memang disadarinya tidak dapat leluasa seperti di rumah biasa.
Berebutan dengan penghuni lain atau harus mengantre lama karena menunggu mobil lain parkir. Kenyamannya juga terusik jika memiliki tetangga yang menyebalkan.
&amp;ldquo;Pernah ada tetangga yang menaruh kulkas depan pintu saya, cukup kesal, ya gimana saya bisa masuk. Tinggal di wilayah jarak berdekatan gitu harus bisa saling mengerti ya,&amp;rdquo; cerita penyanyi yang baru meluncurkan single Takkan Terganti ini.
Baca Juga: Tren Hunian Vertikal, Seluk-beluk Membeli Apartemen Cek Harga hingga Keamanan
Menurut dia, penghuni apartemen juga harus selalu berkomunikasi dengan mereka yang membersihkan dan merawat apartemen. Serta tentunya tetangga, walaupun jarang bertemu.
Bagi Tina, apartemen memang cocok bagi mereka yang masih lajang dan beraktivitas tinggi seperti dirinya. Tina tidak menutup kemungkinan jika sudah menikah pun masih akan menetap di hunian vertikal ini.
&amp;ldquo;Masih belum tahu, nanti bergantung kesepakatan bersama suami saya nanti. Namun, boleh juga kalau baru menikah, kalau udah punya anak sepertinya mikir lagi deh. Mau juga punya halaman luas untuk anak lari-larian,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara itu, artis Ussy Sulistiawaty sumringah membayangkan akan memiliki apartemen di Kota Hujan.
Meskipun belum jadi, tetapi Ussy bersemangat ikut dalam acara ground  breaking La Montana Bogor Apartment di Bogor Nirwana Residence Kota,  Rabu (20/12). Sudah memiliki rumah di Jakarta, tidak menyurutkan  keinginannya memiliki apartemen untuk ditempati. Apartemen tersebut akan  digunakan sebagai hunian kedua jika sedang berlibur di Bogor.
Kota penyangga Ibu Kota ini memang menjadi favorit Ussy dan keluarga untuk melepas penat.
&amp;ldquo;Sering sekali ke Bogor, dari Jakarta tidak terlalu jauh. Mudah akses  ke Bogor, kalau jalan-jalan sampai malam nginep saja di sini, jadi gak  perlu ke hotel, hemat deh,&amp;rdquo; ungkap Ussy kepada.
Baca Juga: Harga Tanah Makin Mahal, Bikin Takut Generasi Milenial Membeli Rumah?
Alasan memilih La Montana selain di wilayah yang memang nyaman,  ternyata Ussy kenal dengan pengembang yang membangun apartemen tersebut.  Pengembang tepercaya memang menjadi syarat utama saat seseorang ingin  membeli hunian vertikal.
Begitu pun dengannya, Ussy yakin, sebab pernah menjalin kerja sama  saat berbisnis properti. Istri host Andika Pratama ini memang bukan tipe  yang suka tinggal di apartemen, tapi ternyata dulu memiliki banyak  apartemen untuk disewakan.
&amp;ldquo;Bisnis apartemen menjanjikan, saya sewakan kalau sudah lama. Kalau  bosan, saya jual, beli yang baru. Lumayan menguntungkan memang punya  otak dagang nih dari dulu,&amp;rdquo; celotehnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kekurangan Tenaga Konstruksi, Harga Bangunan di Hong Kong Melonjak!
Ibu dari Sheva Elmira Lorrenia ini bercerita, dia akan membeli dua  apartemen yang akan dijadikan satu. Bukan hanya untuk anak-anak dan  suami, juga seluruh keluarga besarnya pun akan sering diajak menginap di  sana.
Apartemen barunya ini memang akan ditempati, bukan disewakan seperti  dulu, baginya juga untuk investasi masa depan. Ussy punya pemikiran jauh  untuk masa tuanya nanti. Kelak saat keempat putrinya sudah besar, hanya  ada dirinya dan Andika, pasangan selebritis ini akan tinggal di  apartemen menikmati masa pensiun.
&amp;ldquo;Anak saya perempuan semua, bakalan ikut suaminya semua kan? Daripada  saya dan Andika di rumah kami yang cukup besar hanya berdua. Lebih baik  tinggal di apartemen, tempat kecil, gak repot harus punya asisten.  Damai, tenang di Bogor karena suasananya memang enak. Sepertinya tren  sekarang gitu, apartemen diisi mereka yang sudah tua,&amp;rdquo; ucap Ussy  bermimpi.Baginya, tinggal di Apartemen memang serba praktis, juga terjaga   keamanannya. Tidak perlu banyak asisten yang bantu dan jaga keamanan.   Penghuni apartemen pun dapat memenuhi kebutuhan dengan mudah.
Karena apartemen dipastikan dekat dengan pusat perbelanjaan atau   memang tersedia toko di sekitarnya. Ussy juga menyebut lebih hemat dalam   urusan biaya listrik karena ruangan yang tidak terlalu besar seperti   rumah sebenarnya. Ditanya kekurangan, pelantun Kupilih Hatimu ini cukup   sulit menjawab.
&amp;ldquo;Mungkin akan sulit bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, sangat   individualis, tidak kenal dengan tetangga. Kalau ada keadaan darurat   pasti sulit, nanti saya akan mempersiapkan dengan memiliki nomor kerabat   yang bisa segera datang kalau saya terjadi sesuatu,&amp;rdquo; jawab Ussy  santai.
Baca Juga: Simak! Dengan Aturan Ini, Pemilik Apartemen Bisa Lebih Cepat Raih SHM
Selain menjadi tempat tinggal yang praktis dan memudahkan   penghuninya, apartemen juga menjadi tempat strategis untuk usaha. Hal   tersebut dirasakan oleh seorang dokter gigi, Melisa. Dia membuka praktek   di Thamrin Residence sekaligus tinggal di sana.
Semenjak masih sekolah, Melisa sudah tinggal di hunian vertikal dan   sangat mengetahui bagaimana kehidupan di sana. Ini yang membuatnya yakin   untuk juga membuka Melisa Dental Care di apartemen.
&amp;ldquo;Jadi kalau mau kerja tinggal ke bawah saja dan sangat efektif   mengingat satu tower di sini dihuni 400 unit, sedangkan ada lima tower.   Lokasi ada di tengah perkantoran, saya melihat peluang besar untuk   memiliki usaha di area apartemen,&amp;rdquo; kata Melisa.
Dokter yang juga membuka praktek bernama Bogor Dental Center ini   mengaku terbiasa dengan situasi sulit yang biasa dihadapi para penghuni,   seperti parkir dan suasana berbeda lainnya daripada di rumah tapak.
&amp;ldquo;Gak enaknya kalau tinggal di apartemen saat gempa bumi yang sangat   terasa sekali, saya sering merasakan dan selalu membuat jantung saya   deg-degan,&amp;rdquo; ungkapnya.
(Ananda Nararya)</description><content:encoded>JAKARTA - Hunian nyaman tidak melulu didapatkan dari rumah pribadi. Apalagi, di kota besar paad penduduk, harga tanah yang melambung tinggi membuat sebagian besar masyarakat memilih tinggal di apartemen.
Sebut saja, mantan penyanyi cilik Tina Toon, yang betah tinggal di apartemen sejak 2008 untuk memudahkan aktivitasnya.
Dia memilih apartemen dekat dengan Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara karena dirasa paling efektif untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
&amp;ldquo;Dekat dengan tempat kuliah waktu itu, syuting-syuting juga lumayan dekat. Terpenting mau ke mana-mana mudah dan praktis, ke tempat gym , mal. Mau belanja dan makan, olahraga, berenang, gampang deh,&amp;rdquo; ujarnya kepada.
Baca Juga: Simak! Dengan Aturan Ini, Pemilik Apartemen Bisa Lebih Cepat Raih SHM
Ternyata ada cerita di balik Tina tinggal di apartemen. Awalnya pun tidak sengaja untuk menghindari banjir yang kerap terjadi di wilayah Kelapa Gading.
Meskipun sudah tidak banjir seperti dulu, keinginan pindah dari apartemennya itu tidak terlaksana. Tina senang, memang betah bagi dirinya yang masih beraktivitas di Ibu Kota. Namun, ada juga yang membuatnya tidak nyaman, yakni urusan parkir. Parkir di apartemen memang disadarinya tidak dapat leluasa seperti di rumah biasa.
Berebutan dengan penghuni lain atau harus mengantre lama karena menunggu mobil lain parkir. Kenyamannya juga terusik jika memiliki tetangga yang menyebalkan.
&amp;ldquo;Pernah ada tetangga yang menaruh kulkas depan pintu saya, cukup kesal, ya gimana saya bisa masuk. Tinggal di wilayah jarak berdekatan gitu harus bisa saling mengerti ya,&amp;rdquo; cerita penyanyi yang baru meluncurkan single Takkan Terganti ini.
Baca Juga: Tren Hunian Vertikal, Seluk-beluk Membeli Apartemen Cek Harga hingga Keamanan
Menurut dia, penghuni apartemen juga harus selalu berkomunikasi dengan mereka yang membersihkan dan merawat apartemen. Serta tentunya tetangga, walaupun jarang bertemu.
Bagi Tina, apartemen memang cocok bagi mereka yang masih lajang dan beraktivitas tinggi seperti dirinya. Tina tidak menutup kemungkinan jika sudah menikah pun masih akan menetap di hunian vertikal ini.
&amp;ldquo;Masih belum tahu, nanti bergantung kesepakatan bersama suami saya nanti. Namun, boleh juga kalau baru menikah, kalau udah punya anak sepertinya mikir lagi deh. Mau juga punya halaman luas untuk anak lari-larian,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara itu, artis Ussy Sulistiawaty sumringah membayangkan akan memiliki apartemen di Kota Hujan.
Meskipun belum jadi, tetapi Ussy bersemangat ikut dalam acara ground  breaking La Montana Bogor Apartment di Bogor Nirwana Residence Kota,  Rabu (20/12). Sudah memiliki rumah di Jakarta, tidak menyurutkan  keinginannya memiliki apartemen untuk ditempati. Apartemen tersebut akan  digunakan sebagai hunian kedua jika sedang berlibur di Bogor.
Kota penyangga Ibu Kota ini memang menjadi favorit Ussy dan keluarga untuk melepas penat.
&amp;ldquo;Sering sekali ke Bogor, dari Jakarta tidak terlalu jauh. Mudah akses  ke Bogor, kalau jalan-jalan sampai malam nginep saja di sini, jadi gak  perlu ke hotel, hemat deh,&amp;rdquo; ungkap Ussy kepada.
Baca Juga: Harga Tanah Makin Mahal, Bikin Takut Generasi Milenial Membeli Rumah?
Alasan memilih La Montana selain di wilayah yang memang nyaman,  ternyata Ussy kenal dengan pengembang yang membangun apartemen tersebut.  Pengembang tepercaya memang menjadi syarat utama saat seseorang ingin  membeli hunian vertikal.
Begitu pun dengannya, Ussy yakin, sebab pernah menjalin kerja sama  saat berbisnis properti. Istri host Andika Pratama ini memang bukan tipe  yang suka tinggal di apartemen, tapi ternyata dulu memiliki banyak  apartemen untuk disewakan.
&amp;ldquo;Bisnis apartemen menjanjikan, saya sewakan kalau sudah lama. Kalau  bosan, saya jual, beli yang baru. Lumayan menguntungkan memang punya  otak dagang nih dari dulu,&amp;rdquo; celotehnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kekurangan Tenaga Konstruksi, Harga Bangunan di Hong Kong Melonjak!
Ibu dari Sheva Elmira Lorrenia ini bercerita, dia akan membeli dua  apartemen yang akan dijadikan satu. Bukan hanya untuk anak-anak dan  suami, juga seluruh keluarga besarnya pun akan sering diajak menginap di  sana.
Apartemen barunya ini memang akan ditempati, bukan disewakan seperti  dulu, baginya juga untuk investasi masa depan. Ussy punya pemikiran jauh  untuk masa tuanya nanti. Kelak saat keempat putrinya sudah besar, hanya  ada dirinya dan Andika, pasangan selebritis ini akan tinggal di  apartemen menikmati masa pensiun.
&amp;ldquo;Anak saya perempuan semua, bakalan ikut suaminya semua kan? Daripada  saya dan Andika di rumah kami yang cukup besar hanya berdua. Lebih baik  tinggal di apartemen, tempat kecil, gak repot harus punya asisten.  Damai, tenang di Bogor karena suasananya memang enak. Sepertinya tren  sekarang gitu, apartemen diisi mereka yang sudah tua,&amp;rdquo; ucap Ussy  bermimpi.Baginya, tinggal di Apartemen memang serba praktis, juga terjaga   keamanannya. Tidak perlu banyak asisten yang bantu dan jaga keamanan.   Penghuni apartemen pun dapat memenuhi kebutuhan dengan mudah.
Karena apartemen dipastikan dekat dengan pusat perbelanjaan atau   memang tersedia toko di sekitarnya. Ussy juga menyebut lebih hemat dalam   urusan biaya listrik karena ruangan yang tidak terlalu besar seperti   rumah sebenarnya. Ditanya kekurangan, pelantun Kupilih Hatimu ini cukup   sulit menjawab.
&amp;ldquo;Mungkin akan sulit bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, sangat   individualis, tidak kenal dengan tetangga. Kalau ada keadaan darurat   pasti sulit, nanti saya akan mempersiapkan dengan memiliki nomor kerabat   yang bisa segera datang kalau saya terjadi sesuatu,&amp;rdquo; jawab Ussy  santai.
Baca Juga: Simak! Dengan Aturan Ini, Pemilik Apartemen Bisa Lebih Cepat Raih SHM
Selain menjadi tempat tinggal yang praktis dan memudahkan   penghuninya, apartemen juga menjadi tempat strategis untuk usaha. Hal   tersebut dirasakan oleh seorang dokter gigi, Melisa. Dia membuka praktek   di Thamrin Residence sekaligus tinggal di sana.
Semenjak masih sekolah, Melisa sudah tinggal di hunian vertikal dan   sangat mengetahui bagaimana kehidupan di sana. Ini yang membuatnya yakin   untuk juga membuka Melisa Dental Care di apartemen.
&amp;ldquo;Jadi kalau mau kerja tinggal ke bawah saja dan sangat efektif   mengingat satu tower di sini dihuni 400 unit, sedangkan ada lima tower.   Lokasi ada di tengah perkantoran, saya melihat peluang besar untuk   memiliki usaha di area apartemen,&amp;rdquo; kata Melisa.
Dokter yang juga membuka praktek bernama Bogor Dental Center ini   mengaku terbiasa dengan situasi sulit yang biasa dihadapi para penghuni,   seperti parkir dan suasana berbeda lainnya daripada di rumah tapak.
&amp;ldquo;Gak enaknya kalau tinggal di apartemen saat gempa bumi yang sangat   terasa sekali, saya sering merasakan dan selalu membuat jantung saya   deg-degan,&amp;rdquo; ungkapnya.
(Ananda Nararya)</content:encoded></item></channel></rss>
