<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2017 Tahun Terbaik Menjadi Kaya, Ini Sumber Uangnya</title><description>Semua tahun tentu menjadi tahun yang bagus untuk menjadi lebih kaya.  Namun, tahun 2017 menjadi salah satu tahun terbaik untuk menjadi kaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya"/><item><title>2017 Tahun Terbaik Menjadi Kaya, Ini Sumber Uangnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2017 00:31 WIB</pubDate><dc:creator>Efira Tamara Thenu </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/27/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya-JoYe7FtZCO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/27/320/1836334/2017-tahun-terbaik-menjadi-kaya-ini-sumber-uangnya-JoYe7FtZCO.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Semua tahun tentu menjadi tahun yang bagus untuk menjadi lebih kaya. Namun, tahun 2017 menjadi salah satu tahun terbaik untuk menjadi kaya.

Seperti dilansir dari CNN Money, sekarang ini orang-orang kaya melakukan hal yang sangat baik. Mereka tidak memendam hartanya, mereka tidak segan-segan membelanjakan uangnya untuk barang-barang mewah.

Perusahaan konsultan Bain &amp;amp; Company mengungkapkan, pembelanjaan terhadap barang mewah naik secara global sebesar 5% pada tahun 2017 ini. Kenaikan tersebut hanyalah sebagian kecil dari kenaikan kekayaan mereka yang mencapai 40%. Mereka adalah orang-orang yang berpenghasilan paling tinggi di antara 1/10 dari penghasilan akhir antara tahun 2013 dan 2019.

&quot;Kami biasa melihat bahwa pertumbuhan kemewahan berkorelasi erat dengan pasar saham,&quot; kata Chief Executive Officer Luxury Institute Milton Pedraza.

&quot;Pasar saham dan real estate telah naik sedemikian rupa sehingga tidak ada yang mau menghabiskan semua uang itu. Tidak mungkin,&quot; lanjutnya.

Kenaikan yang signifikan pada kelas atas ini membuat kesenjangan semakin nyata antara kelas atas dan kelas bawah. Bahkan ketika ekonomi yang semakin kuat yang mampu menarik pekerja dengan upah yang lebih tinggi. Berikut beberapa contohnya:

1.	Pasar Saham

Indeks S&amp;amp;P 500 telah meningkat sebanyak 20% sejak awal tahun dan Dow Jones Industrial Average naik 25%. Hal ini berhasil memperbaiki portofolio dan meningkatkan dividen. Sampai batas tertentu, manfaat akan dibagi melalui kepemilikan 401 akun.

Tapi hanya sekitar setengah dari orang Amerika yang mau berpartisipasi dalam dana pensiun yang disponsori. Menurut Pew Research Center, saham Amerika jauh lebih kecil 18,7%. Dalam kedua kasus tersebut, partisipasi tidak imbang karena mereka yang berpenghasilan lebih tinggi, yang berarti bahwa orang kaya secara tidak proporsional mendapat keuntungan dari ledakan Wall Street.




2.	Meningkatnya Harga Rumah

Menurut indeks harga rumah Case-Shiller, kini harga rumah mencapai  harga tertinggi. Hal ini terutama terjadi di pasar yang ramai seperi  Seattle dan San Francisco di mana banyak pekerja yang tidak mampu untuk  membeli rumah.

Pemilik rumah biasanya cenderung berpenghasilan lebih tinggi meski  kepemilikan rumah merupakan sumber kekayaan kelas menengah. Menurut Biro  Sensus, sebanyak 78,4% keluarga yang memiliki berpendapatan lebih dari  rata-rata, memiliki rumah. Sedangkan 49,5% dari mereka berpenghasilan  lebih kecil.
3.	Keuntungan Melonjak

Rekor baru tercatat pada 2017 dengan laba perusahaan yang mencapai USD1,86 triliun setelah membayar pajak pada kuartal ketiga.

Pada saat yang sama, pangsa produk domestik bruto yang mengarah ke   upah tetap berada di bawah era resesi. Itu berarti para pekerja   menghasilkan lebih sedikit dari presetasi ekonomi. Yang pasti, ada   tanda-tanda di tahun ini yang menunjukkan upah tumbuh untuk orang-orang   di bawah skala gaji. Namun selama sepuluh tahun terakhir mereka tumbuh   lebih cepat bagi para kalangan atas.

Sementara itu, merger mega berlanjut pada 2017 yang melanjutkan tren   konsolidasi perusahaan yang menurut ekonom memungkinkan monopoli  memeras  kelebihan keuntungan dari konsumen. Beberapa kekhawatiran bahwa   persatuan yang diusulkan antara CVS (CVS) dan perusahaan asuransi   raksasa, Aetna (AET), dapat memberi banyak kekuatan untuk mengarahkan   pelanggan ke penawaran mereka sendiri, misalnya. Tidak hanya itu,   akuisisi perusahaan kimia Bayer (BAYRY) Monsanto (MON) bisa menaikkan   harga bibit.
4.	Aturan yang Bantu Orang Kaya

Dengan banyaknya pencabutan banyak peraturan era Obama oleh    administrasi Trump dan anggota Partai Kongres ini banyak mendapat tepuk    tangan dari para  pebisnis. Mereka mengatakan, akan beroperasi lebih    efisien dan menghemat uang. Hal ini mengingatkan bahwa masih harus    dilihat berapa banyak tabungan tersebut akan mengalir ke pekerja dan    berapa banyak yang akan diajukan ke investor.

Dalam salah satu rollbacks profil paling tinggi pada tahun 2017,    administrasi  membatalkan peraturan Biro Perlindungan Konsumen karena    memaksa konsumen memasuki proses arbitrase. Hal itu merupakan kemenangan    bagi perusahaan keuangan, sehingga lebih sulit bagi orang-orang yang    telah dirugikan untuk mencari ganti rugi.

Terkait hal tersebut, Departemen Kehakiman akhirnya memutuskan pada    bulan Juni untuk mundur dari peraturan yang memperluas jumlah pekerja    yang berhak mendapat upah lembur. Hal ini memungkinkan pengurangan    jumlah uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk upah.

&quot;Ini semua adalah cara yang memungkinkan bagian atas mengumpulkan    pendapatan lebih tinggi, dan untuk mendorong biaya ke masyarakat,&quot; kata    Heather Boushey, Direktur Pusat Pemikiran Sepengetahuan Washington,    sebuah kelompok pemikir sayap.
5.	Tagihan Pajak untuk Orang Kaya

Sementara rencana terkait pajak Partai Republik yang baru saja     memotong pajak bagi para pekerja berpenghasilan rendah dan menengah. Hal     ini juga disambut baik oleh kalangan atas dengan pendapatan yang    tinggi  dan jumlah rekening yang fantastis.

Pusat Kebijakan Pajak memperkirakan, pengurangan pajak sebesar 20%     disasar untuk pendapatan pass-through baru-baru ini, penggandaan     pembebasan pajak perkebunan, tarif pajak penghasilan biasa yang lebih     rendah, dan pajak minimum alternatif yang lebih murah.

Hal ini  akan memberikan 65,3% manfaat individual atas tagihan kepada     orang-orang. Sedangkan di atas 20% dari spektrum pendapatan, dengan   1%   teratas mendapatkan potongan pajak rata-rata USD50.000 pada tahun    2018.  Seiring berjalannya waktu, nilai keringanan pajak bergeser  lebih   jauh ke  arah puncak.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Semua tahun tentu menjadi tahun yang bagus untuk menjadi lebih kaya. Namun, tahun 2017 menjadi salah satu tahun terbaik untuk menjadi kaya.

Seperti dilansir dari CNN Money, sekarang ini orang-orang kaya melakukan hal yang sangat baik. Mereka tidak memendam hartanya, mereka tidak segan-segan membelanjakan uangnya untuk barang-barang mewah.

Perusahaan konsultan Bain &amp;amp; Company mengungkapkan, pembelanjaan terhadap barang mewah naik secara global sebesar 5% pada tahun 2017 ini. Kenaikan tersebut hanyalah sebagian kecil dari kenaikan kekayaan mereka yang mencapai 40%. Mereka adalah orang-orang yang berpenghasilan paling tinggi di antara 1/10 dari penghasilan akhir antara tahun 2013 dan 2019.

&quot;Kami biasa melihat bahwa pertumbuhan kemewahan berkorelasi erat dengan pasar saham,&quot; kata Chief Executive Officer Luxury Institute Milton Pedraza.

&quot;Pasar saham dan real estate telah naik sedemikian rupa sehingga tidak ada yang mau menghabiskan semua uang itu. Tidak mungkin,&quot; lanjutnya.

Kenaikan yang signifikan pada kelas atas ini membuat kesenjangan semakin nyata antara kelas atas dan kelas bawah. Bahkan ketika ekonomi yang semakin kuat yang mampu menarik pekerja dengan upah yang lebih tinggi. Berikut beberapa contohnya:

1.	Pasar Saham

Indeks S&amp;amp;P 500 telah meningkat sebanyak 20% sejak awal tahun dan Dow Jones Industrial Average naik 25%. Hal ini berhasil memperbaiki portofolio dan meningkatkan dividen. Sampai batas tertentu, manfaat akan dibagi melalui kepemilikan 401 akun.

Tapi hanya sekitar setengah dari orang Amerika yang mau berpartisipasi dalam dana pensiun yang disponsori. Menurut Pew Research Center, saham Amerika jauh lebih kecil 18,7%. Dalam kedua kasus tersebut, partisipasi tidak imbang karena mereka yang berpenghasilan lebih tinggi, yang berarti bahwa orang kaya secara tidak proporsional mendapat keuntungan dari ledakan Wall Street.




2.	Meningkatnya Harga Rumah

Menurut indeks harga rumah Case-Shiller, kini harga rumah mencapai  harga tertinggi. Hal ini terutama terjadi di pasar yang ramai seperi  Seattle dan San Francisco di mana banyak pekerja yang tidak mampu untuk  membeli rumah.

Pemilik rumah biasanya cenderung berpenghasilan lebih tinggi meski  kepemilikan rumah merupakan sumber kekayaan kelas menengah. Menurut Biro  Sensus, sebanyak 78,4% keluarga yang memiliki berpendapatan lebih dari  rata-rata, memiliki rumah. Sedangkan 49,5% dari mereka berpenghasilan  lebih kecil.
3.	Keuntungan Melonjak

Rekor baru tercatat pada 2017 dengan laba perusahaan yang mencapai USD1,86 triliun setelah membayar pajak pada kuartal ketiga.

Pada saat yang sama, pangsa produk domestik bruto yang mengarah ke   upah tetap berada di bawah era resesi. Itu berarti para pekerja   menghasilkan lebih sedikit dari presetasi ekonomi. Yang pasti, ada   tanda-tanda di tahun ini yang menunjukkan upah tumbuh untuk orang-orang   di bawah skala gaji. Namun selama sepuluh tahun terakhir mereka tumbuh   lebih cepat bagi para kalangan atas.

Sementara itu, merger mega berlanjut pada 2017 yang melanjutkan tren   konsolidasi perusahaan yang menurut ekonom memungkinkan monopoli  memeras  kelebihan keuntungan dari konsumen. Beberapa kekhawatiran bahwa   persatuan yang diusulkan antara CVS (CVS) dan perusahaan asuransi   raksasa, Aetna (AET), dapat memberi banyak kekuatan untuk mengarahkan   pelanggan ke penawaran mereka sendiri, misalnya. Tidak hanya itu,   akuisisi perusahaan kimia Bayer (BAYRY) Monsanto (MON) bisa menaikkan   harga bibit.
4.	Aturan yang Bantu Orang Kaya

Dengan banyaknya pencabutan banyak peraturan era Obama oleh    administrasi Trump dan anggota Partai Kongres ini banyak mendapat tepuk    tangan dari para  pebisnis. Mereka mengatakan, akan beroperasi lebih    efisien dan menghemat uang. Hal ini mengingatkan bahwa masih harus    dilihat berapa banyak tabungan tersebut akan mengalir ke pekerja dan    berapa banyak yang akan diajukan ke investor.

Dalam salah satu rollbacks profil paling tinggi pada tahun 2017,    administrasi  membatalkan peraturan Biro Perlindungan Konsumen karena    memaksa konsumen memasuki proses arbitrase. Hal itu merupakan kemenangan    bagi perusahaan keuangan, sehingga lebih sulit bagi orang-orang yang    telah dirugikan untuk mencari ganti rugi.

Terkait hal tersebut, Departemen Kehakiman akhirnya memutuskan pada    bulan Juni untuk mundur dari peraturan yang memperluas jumlah pekerja    yang berhak mendapat upah lembur. Hal ini memungkinkan pengurangan    jumlah uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk upah.

&quot;Ini semua adalah cara yang memungkinkan bagian atas mengumpulkan    pendapatan lebih tinggi, dan untuk mendorong biaya ke masyarakat,&quot; kata    Heather Boushey, Direktur Pusat Pemikiran Sepengetahuan Washington,    sebuah kelompok pemikir sayap.
5.	Tagihan Pajak untuk Orang Kaya

Sementara rencana terkait pajak Partai Republik yang baru saja     memotong pajak bagi para pekerja berpenghasilan rendah dan menengah. Hal     ini juga disambut baik oleh kalangan atas dengan pendapatan yang    tinggi  dan jumlah rekening yang fantastis.

Pusat Kebijakan Pajak memperkirakan, pengurangan pajak sebesar 20%     disasar untuk pendapatan pass-through baru-baru ini, penggandaan     pembebasan pajak perkebunan, tarif pajak penghasilan biasa yang lebih     rendah, dan pajak minimum alternatif yang lebih murah.

Hal ini  akan memberikan 65,3% manfaat individual atas tagihan kepada     orang-orang. Sedangkan di atas 20% dari spektrum pendapatan, dengan   1%   teratas mendapatkan potongan pajak rata-rata USD50.000 pada tahun    2018.  Seiring berjalannya waktu, nilai keringanan pajak bergeser  lebih   jauh ke  arah puncak.</content:encoded></item></channel></rss>
