<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>200.000 PNS Pensiun, Lowongan CPNS 2018 Dibuka?</title><description>Dengan banyaknya PNS yang pensiun di tahun depan, akankah pemerintah membuka lowongan CPNS 2018?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka"/><item><title>200.000 PNS Pensiun, Lowongan CPNS 2018 Dibuka?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2017 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka-w0cDmN5i8U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Feby/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/28/320/1837132/200-000-pns-pensiun-lowongan-cpns-2018-dibuka-w0cDmN5i8U.jpg</image><title>Foto: Feby/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencatat akan ada 200.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun di tahun ini dan 2018.  Demikian disampaikan, Menteri PANRB Asman Abnur, dalam acara penganugerahan Penghargaan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Teladan Nasional dan Anugerah KASN 2017, di Lembaga Administrasi Negara (LAN).  &amp;nbsp;&quot;Total pensiun tahun depan dan sekarang lebih dari 200.000 orang. Kita akan menerima di bawah pensiun. Kita harapkan rekruitmen pegawai baru bisa lebih baik lagi,&quot; ujarnya, Jakarta, Kamis (28/12/2017).
Baca Juga: Bukan Cuti Bersama, 2 Januari PNS Wajib Masuk Kerja!  Dengan banyaknya PNS yang pensiun di tahun depan, akankah pemerintah membuka lowongan CPNS 2018?
Mengenai CPNS 2018, Asman mengatakan, untuk jumlah rekruitmen PNS baru memang tidak sampai 200.000. Namun, akan diupayakan di 2018 ada formasi baru untuk penerimaan PNS di daerah.
Baca Juga: CPNS Lulus Seleksi Bakal Terima Nomor Induk Pegawai Paling Lambat Februari 2018
&quot;Insya Allah formasi untuk daerah akan dibuka. Kita harapkan daerah dapat pegawai yang punya kemampuan yang tinggi,&quot; ujarnya.  Asman mengatakan, untuk penerimaan PNS baru di 2018 salah satunya akan diambil dari lulusan sekolah kedinasan negara seperti IPDN&amp;nbsp; STAN, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik dan lainnya.  &quot;Kemampuan sekolah kedinasan kita masih kecil tidak sampai 10%. Sekarang itu baru 8%. Dengan sekolah kedinasan ini jadi kader ASN yang sudah dispakan,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemenpan-RB Setiawan   Wangsaatmaja sebelumnya mengungkapkan, Kemenpan-RB mengusulkan kuota   CPNS untuk tahun 2018 sebanyak 250.000 kepada Kementerian Keuangan   (Kemenkeu). Usulan tersebut didasarkan pada jumlah PNS yang pensiun   sampai 2018. Setiawan mengatakan, angka 250.000 merupakan kuota maksimal   yang mungkin dibuka. Pasalnya pemerintah tidak akan melakukan  rekrutmen  melebihi jumlah PNS yang pensiun.
&amp;ldquo;Prinsipnya kita  zero to minus growth  penerimaannya. Arti tidak  melebihi yang pensiun  atau mungkin kurang  dari jumlah itu. Kalau memang  keuangan negara lain  bisa seperti itu  jumlahnya,&amp;rdquo; jelas dia.
Pihaknya berjanji akan melakukan  seleksi secara selektif usulan   daerah. Salah satu kriteria yang harus  dipenuhi adalah tidak membebani   belanja pegawai. Kalangan DPR meminta  pemerintah memegang komitmennya   untuk menyeleksi CPNS secara ketat dan  transparan. Ini perlu menjadi   perhatian karena di sejumlah daerah masih  ditemukan kasus dugaan calo   CPNS atau modus penipuan CPNS lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencatat akan ada 200.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun di tahun ini dan 2018.  Demikian disampaikan, Menteri PANRB Asman Abnur, dalam acara penganugerahan Penghargaan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Teladan Nasional dan Anugerah KASN 2017, di Lembaga Administrasi Negara (LAN).  &amp;nbsp;&quot;Total pensiun tahun depan dan sekarang lebih dari 200.000 orang. Kita akan menerima di bawah pensiun. Kita harapkan rekruitmen pegawai baru bisa lebih baik lagi,&quot; ujarnya, Jakarta, Kamis (28/12/2017).
Baca Juga: Bukan Cuti Bersama, 2 Januari PNS Wajib Masuk Kerja!  Dengan banyaknya PNS yang pensiun di tahun depan, akankah pemerintah membuka lowongan CPNS 2018?
Mengenai CPNS 2018, Asman mengatakan, untuk jumlah rekruitmen PNS baru memang tidak sampai 200.000. Namun, akan diupayakan di 2018 ada formasi baru untuk penerimaan PNS di daerah.
Baca Juga: CPNS Lulus Seleksi Bakal Terima Nomor Induk Pegawai Paling Lambat Februari 2018
&quot;Insya Allah formasi untuk daerah akan dibuka. Kita harapkan daerah dapat pegawai yang punya kemampuan yang tinggi,&quot; ujarnya.  Asman mengatakan, untuk penerimaan PNS baru di 2018 salah satunya akan diambil dari lulusan sekolah kedinasan negara seperti IPDN&amp;nbsp; STAN, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik dan lainnya.  &quot;Kemampuan sekolah kedinasan kita masih kecil tidak sampai 10%. Sekarang itu baru 8%. Dengan sekolah kedinasan ini jadi kader ASN yang sudah dispakan,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemenpan-RB Setiawan   Wangsaatmaja sebelumnya mengungkapkan, Kemenpan-RB mengusulkan kuota   CPNS untuk tahun 2018 sebanyak 250.000 kepada Kementerian Keuangan   (Kemenkeu). Usulan tersebut didasarkan pada jumlah PNS yang pensiun   sampai 2018. Setiawan mengatakan, angka 250.000 merupakan kuota maksimal   yang mungkin dibuka. Pasalnya pemerintah tidak akan melakukan  rekrutmen  melebihi jumlah PNS yang pensiun.
&amp;ldquo;Prinsipnya kita  zero to minus growth  penerimaannya. Arti tidak  melebihi yang pensiun  atau mungkin kurang  dari jumlah itu. Kalau memang  keuangan negara lain  bisa seperti itu  jumlahnya,&amp;rdquo; jelas dia.
Pihaknya berjanji akan melakukan  seleksi secara selektif usulan   daerah. Salah satu kriteria yang harus  dipenuhi adalah tidak membebani   belanja pegawai. Kalangan DPR meminta  pemerintah memegang komitmennya   untuk menyeleksi CPNS secara ketat dan  transparan. Ini perlu menjadi   perhatian karena di sejumlah daerah masih  ditemukan kasus dugaan calo   CPNS atau modus penipuan CPNS lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
