<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peredaran Uang Kartal Bakal Meroket di 2018, Ini Alasannya</title><description>Bank Indonesia memproyeksikan peredaran uang kartal yakni logam dan kertas akan meningkat hingga 12% di tahun 2018.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya"/><item><title>Peredaran Uang Kartal Bakal Meroket di 2018, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2018 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya-S5hGUPxUph.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/05/320/1840893/peredaran-uang-kartal-bakal-meroket-di-2018-ini-alasannya-S5hGUPxUph.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia memproyeksikan peredaran uang kartal yakni logam dan kertas akan meningkat hingga 12% di tahun 2018. Hal ini didorong pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan meningkat di tahun 2018.

&quot;Dari perkembangan tahun-tahun sebelumnya itu pertumbuhan uang kartal beredar yang paling besar faktor pertumbuhan ekonomi. Kita semua optimis 2018 pertumbuhan ekonomi lebih baik. Jadi kebutuhan alat transaksi lebih tinggi,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi di Kantor BI, Jakarta, Jumat (5/1/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Uang yang Beredar di 2017 Tembus Rp694,8 Triliun, Naik 13%
BI sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2018 akan mencapai 5,1%-5,5%. Suhaedi mengatakan pada tahun politik memang mendorong meningkatnya peredaran uang kartal, namun penyebab terbesar adalah pertumbuhan ekonomi.

&quot;Tetapi yang paling dominan masalah pertumbuhan ekonomi jadi kita perkirakan 2018 akan terjadi peningkatan permintaan uang kartal,&quot; ujar dia.

Dia memprediksi pertumbuhan peredaran uang kartal pada tahun 2018 meningkat sebesar 10%-12% dari tahun sebelumnya.

Bank Indonesia mencatatkan sepanjang tahun 2017 peredaran uang mencapai Rp694,8 triliun. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya sebesar Rp635,2 triliun.

&quot;Kami perkirakan bisa meningkat 10% sampai 12% di tahun 2018,&quot; ujar dia.
Baca juga: BI Prediksi Uang Beredar Naik 12% di Tahun Politik
Untuk tahun 2017, Suhaedi menjelaskan terjadi peningkatan uang beredar mencapai 13,4% menjadi Rp694,8 triliun dari tahun 2016 sebesar Rp612,5 triliun. Peningkatan ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

&quot;Faktor utama kebutuhan uang kegiatan ekonomi, jadi kegiatan ekonomi 2017 lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Ada kegiatan pembanguan di beberapa daerah ini sangat berpengaruh terhadap kebutuhan uang,&quot; jelasnya.

Dia juga mengatakan sentimen adanya uang emisi terbaru yang dikeluarkan pada akhir tahun 2016 mendorong jumlah peredaran uang di 2017.
&quot;Adanya emisi uang baru di 2016 juga memang sangat tinggi, banyak masyarakat yang ingin punya uang baru. Itu juga mendorong permintaan uang kartal,&quot; ujar dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia memproyeksikan peredaran uang kartal yakni logam dan kertas akan meningkat hingga 12% di tahun 2018. Hal ini didorong pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan meningkat di tahun 2018.

&quot;Dari perkembangan tahun-tahun sebelumnya itu pertumbuhan uang kartal beredar yang paling besar faktor pertumbuhan ekonomi. Kita semua optimis 2018 pertumbuhan ekonomi lebih baik. Jadi kebutuhan alat transaksi lebih tinggi,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi di Kantor BI, Jakarta, Jumat (5/1/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: Uang yang Beredar di 2017 Tembus Rp694,8 Triliun, Naik 13%
BI sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2018 akan mencapai 5,1%-5,5%. Suhaedi mengatakan pada tahun politik memang mendorong meningkatnya peredaran uang kartal, namun penyebab terbesar adalah pertumbuhan ekonomi.

&quot;Tetapi yang paling dominan masalah pertumbuhan ekonomi jadi kita perkirakan 2018 akan terjadi peningkatan permintaan uang kartal,&quot; ujar dia.

Dia memprediksi pertumbuhan peredaran uang kartal pada tahun 2018 meningkat sebesar 10%-12% dari tahun sebelumnya.

Bank Indonesia mencatatkan sepanjang tahun 2017 peredaran uang mencapai Rp694,8 triliun. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya sebesar Rp635,2 triliun.

&quot;Kami perkirakan bisa meningkat 10% sampai 12% di tahun 2018,&quot; ujar dia.
Baca juga: BI Prediksi Uang Beredar Naik 12% di Tahun Politik
Untuk tahun 2017, Suhaedi menjelaskan terjadi peningkatan uang beredar mencapai 13,4% menjadi Rp694,8 triliun dari tahun 2016 sebesar Rp612,5 triliun. Peningkatan ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

&quot;Faktor utama kebutuhan uang kegiatan ekonomi, jadi kegiatan ekonomi 2017 lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Ada kegiatan pembanguan di beberapa daerah ini sangat berpengaruh terhadap kebutuhan uang,&quot; jelasnya.

Dia juga mengatakan sentimen adanya uang emisi terbaru yang dikeluarkan pada akhir tahun 2016 mendorong jumlah peredaran uang di 2017.
&quot;Adanya emisi uang baru di 2016 juga memang sangat tinggi, banyak masyarakat yang ingin punya uang baru. Itu juga mendorong permintaan uang kartal,&quot; ujar dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
