<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inka Ditunjuk Sediakan Kereta LRT Jabodetabek</title><description>Dalam rapat itu juga turut diputuskan PT INKA yang akan menjadi penyedia kereta LRT Jabodebek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-kereta-lrt-jabodetabek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-kereta-lrt-jabodetabek"/><item><title>Inka Ditunjuk Sediakan Kereta LRT Jabodetabek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-kereta-lrt-jabodetabek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-kereta-lrt-jabodetabek</guid><pubDate>Selasa 09 Januari 2018 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-lrt-jabodetabek-4NGbnlMBDH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/09/320/1842422/inka-ditunjuk-sediakan-lrt-jabodetabek-4NGbnlMBDH.jpg</image><title>Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggelar Rapat Koordinasi mengenai pengadaan rangkaian kereta untuk Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodebek).
Ditemui usai Rakor, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan dalam rakor tersebut membahas mengenai pengadaan kereta untuk LRT.  Dalam rapat itu juga turut diputuskan PT INKA yang akan menjadi penyedia kereta LRT Jabodebek.
&quot;Iya tadi jadwalnya bahas teknologi apa aja yang kurang terus pengawasan BKP untuk mengawasi BPPT kaya gitu gitu tapi sudah di putuskan INKA,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ratu Prabu Ingin Bangun LRT, Ini 3 Syarat dari Menko Luhut
Meskipun begitu, lanjut Fajar, untuk penentuan partnership belum bisa diputuskan dalam rapat tersebut. Pasalnya, perlu pertimbangan dan melihat teknologi lebih dalam sebelum bisa ditentukan. &quot;Belum jadi justru tadi dilihat teknologinya apa saja butuhnya apa , proporsinya, yang belum dikuasai itu proporsinya,&quot; jelasnya
Sementara itu senada dengan Fajar, PLT Dirut PT INKA M Nur Sodiq mengaku belum bisa memberikan keputusan  terkait partnership. Pasalnya tersebut membutuhkan pengkajian yang lebih mendalam dan hati-hati.
&quot;Kita nanti yang pasti pada hari ini kan tadi urusannya kan INKA dipercaya untuk rolling stock (menyediakan rangakaian kereta) untuk LRT ini kan mati kita yang mengerjakan tapi untuk partnership nanti kita belum putuskan. Tadi pak menteri kan menyampaikan ada konsultan yang akan bantu kita,&quot; jelasnya.

Baca Juga: Ratu Prabu Ingin Bangun LRT, Menhub Juga Ajukan 3 Syarat
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, dipilihnya PT INKA maka pemerintahan melalui lintas Kementerian akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi. Hal tersebut bertujuan agar penyelesaian dalam penyediaan kereta tersebut bisa selesai tepat waktu yang ditentukan.
&quot;PT INKA itu kan kita harus betul-betul koordinasi, kita awasi kita semuanya kalo dari Menkeu kan sudah di luar itu Kemenkeu kan sudah memberikan jaminan, tapi merupakan suatu rolling stock ga ini kan sarananya kalo prasarananya kan Adhi Karya,&quot; jelasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama PT Adhi Karya Budi Harto, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PT INKA M Nur Sodiq.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggelar Rapat Koordinasi mengenai pengadaan rangkaian kereta untuk Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodebek).
Ditemui usai Rakor, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan dalam rakor tersebut membahas mengenai pengadaan kereta untuk LRT.  Dalam rapat itu juga turut diputuskan PT INKA yang akan menjadi penyedia kereta LRT Jabodebek.
&quot;Iya tadi jadwalnya bahas teknologi apa aja yang kurang terus pengawasan BKP untuk mengawasi BPPT kaya gitu gitu tapi sudah di putuskan INKA,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ratu Prabu Ingin Bangun LRT, Ini 3 Syarat dari Menko Luhut
Meskipun begitu, lanjut Fajar, untuk penentuan partnership belum bisa diputuskan dalam rapat tersebut. Pasalnya, perlu pertimbangan dan melihat teknologi lebih dalam sebelum bisa ditentukan. &quot;Belum jadi justru tadi dilihat teknologinya apa saja butuhnya apa , proporsinya, yang belum dikuasai itu proporsinya,&quot; jelasnya
Sementara itu senada dengan Fajar, PLT Dirut PT INKA M Nur Sodiq mengaku belum bisa memberikan keputusan  terkait partnership. Pasalnya tersebut membutuhkan pengkajian yang lebih mendalam dan hati-hati.
&quot;Kita nanti yang pasti pada hari ini kan tadi urusannya kan INKA dipercaya untuk rolling stock (menyediakan rangakaian kereta) untuk LRT ini kan mati kita yang mengerjakan tapi untuk partnership nanti kita belum putuskan. Tadi pak menteri kan menyampaikan ada konsultan yang akan bantu kita,&quot; jelasnya.

Baca Juga: Ratu Prabu Ingin Bangun LRT, Menhub Juga Ajukan 3 Syarat
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, dipilihnya PT INKA maka pemerintahan melalui lintas Kementerian akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi. Hal tersebut bertujuan agar penyelesaian dalam penyediaan kereta tersebut bisa selesai tepat waktu yang ditentukan.
&quot;PT INKA itu kan kita harus betul-betul koordinasi, kita awasi kita semuanya kalo dari Menkeu kan sudah di luar itu Kemenkeu kan sudah memberikan jaminan, tapi merupakan suatu rolling stock ga ini kan sarananya kalo prasarananya kan Adhi Karya,&quot; jelasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama PT Adhi Karya Budi Harto, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PT INKA M Nur Sodiq.</content:encoded></item></channel></rss>
