<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lelang Blok East Kalimantan dan Attaka Mulai Dilirik PetroChina</title><description>PetroChina International Companies in Indonesia menyatakan tertarik untuk ikut lelang Blok East Kalimantan dan Attaka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina"/><item><title>Lelang Blok East Kalimantan dan Attaka Mulai Dilirik PetroChina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina</guid><pubDate>Rabu 10 Januari 2018 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina-aVMQZFjHou.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/10/320/1842869/lelang-blok-east-kalimantan-dan-attaka-mulai-dilirik-petrochina-aVMQZFjHou.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PetroChina International Companies in Indonesia menyatakan tertarik untuk ikut lelang Blok East Kalimantan dan Attaka. Kedua blok ini merupakan 2 blok terminasi yang diserahkan kembali Pertamina kepada pemerintah.
VP SCM &amp;amp; Operations Supports PetroChina Gusminar mengatakan, sebenarnya hal ini sulit untuk dijawab. Yang jelas, PetroChina tengah menyiapkan data teknikal dari Blok East Kalimantan dan Attaka.
Baca juga: PetroChina Siap Bangunkan Semua Aset Blok Migasnya yang Tertidur
&quot;Jadi dari PertroChina confirm ikut bid di 2018. Attaka dan East Kalimantan,&quot; tegasnya, di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (10/1/2018).
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, pemerintah memutuskan akan membuat lelang khusus 2 blok terminasi (Blok East Kalimantan dan Attaka).
Baca juga: PetroChina Siapkan Capex USD56,9 Juta pada 2018
&quot;Memang yang agak berat siapkan bid dokumen dan sedang berproses. Saya harapkan Maret sudah bisa umumkan , lelang dibuka jadi akses bid dokumen,&quot;ujarnya.
Dia mengatakan, East Kalimantan harus beroperasi pada 24 Oktober 2018. Oleh karena itu, lelang khusus ini diusahakan selesai (mendapatkan pemenang) Agustus 2018.
&quot;Kita usahakan kalau Oktober, kita sudah siapkan time line, sedang siapkan WK, konsultasi darerah 80%. Jadi kita akan mengadakan lelang terbuka, segala macam dan dibutuhkan waktu 4 bulan sehingga pemenang tandatangan KKS diharapkan 24 Agustus. Jadi ada waktu 2 bulan sampai proses peralihan,&quot;ujarnya.
Sementara itu, Ego menambahkan, untuk 4 blok yang terdiri dari Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga dan Blok South East Sumatera, selain Pertamina, pemerintah memberikan kesempatan kepada kontraktor ekisting untuk mengajukan penawaran.
&quot;Secara umum kontraktor exisiting menjanjikan (penawaran) lebih baik dari 4 blok itu,&quot; ujarnya.
Meski demikian, Ego mengatakan, karena blok terminasi ini diserahkan pemerintah kepada Pertamina, maka akan diminta right to match. Artinya,  Pertamina diberikan hak untuk menyamakan penawaran dari kontraktor ekksisting
&quot;Mungkin dalam minggu depan Pertamina sudah menentukan. Pertamina apakah mau right to match, ataukan berpartner karena sesuai Permen ESDM Nomor15/2015 sesuai dengan tiga opsi, Pertamina 100%, atau dikasih KKS atau kerjasama,&quot; ujarnya.
Pemerintah berharap yang penting produksi dari 4 blok tersebut tidak turun. Kemudian, penerimaan negara tidak terganggu.
&quot;Kalau berpartner business to business. Yang penting prinsipnya 10% PI, kalaupun umpanya exisiting operator Pertamina 15%. Untuk Pertamina kita minta lebih baiklah,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8wOC80LzEwNzU2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - PetroChina International Companies in Indonesia menyatakan tertarik untuk ikut lelang Blok East Kalimantan dan Attaka. Kedua blok ini merupakan 2 blok terminasi yang diserahkan kembali Pertamina kepada pemerintah.
VP SCM &amp;amp; Operations Supports PetroChina Gusminar mengatakan, sebenarnya hal ini sulit untuk dijawab. Yang jelas, PetroChina tengah menyiapkan data teknikal dari Blok East Kalimantan dan Attaka.
Baca juga: PetroChina Siap Bangunkan Semua Aset Blok Migasnya yang Tertidur
&quot;Jadi dari PertroChina confirm ikut bid di 2018. Attaka dan East Kalimantan,&quot; tegasnya, di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (10/1/2018).
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, pemerintah memutuskan akan membuat lelang khusus 2 blok terminasi (Blok East Kalimantan dan Attaka).
Baca juga: PetroChina Siapkan Capex USD56,9 Juta pada 2018
&quot;Memang yang agak berat siapkan bid dokumen dan sedang berproses. Saya harapkan Maret sudah bisa umumkan , lelang dibuka jadi akses bid dokumen,&quot;ujarnya.
Dia mengatakan, East Kalimantan harus beroperasi pada 24 Oktober 2018. Oleh karena itu, lelang khusus ini diusahakan selesai (mendapatkan pemenang) Agustus 2018.
&quot;Kita usahakan kalau Oktober, kita sudah siapkan time line, sedang siapkan WK, konsultasi darerah 80%. Jadi kita akan mengadakan lelang terbuka, segala macam dan dibutuhkan waktu 4 bulan sehingga pemenang tandatangan KKS diharapkan 24 Agustus. Jadi ada waktu 2 bulan sampai proses peralihan,&quot;ujarnya.
Sementara itu, Ego menambahkan, untuk 4 blok yang terdiri dari Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga dan Blok South East Sumatera, selain Pertamina, pemerintah memberikan kesempatan kepada kontraktor ekisting untuk mengajukan penawaran.
&quot;Secara umum kontraktor exisiting menjanjikan (penawaran) lebih baik dari 4 blok itu,&quot; ujarnya.
Meski demikian, Ego mengatakan, karena blok terminasi ini diserahkan pemerintah kepada Pertamina, maka akan diminta right to match. Artinya,  Pertamina diberikan hak untuk menyamakan penawaran dari kontraktor ekksisting
&quot;Mungkin dalam minggu depan Pertamina sudah menentukan. Pertamina apakah mau right to match, ataukan berpartner karena sesuai Permen ESDM Nomor15/2015 sesuai dengan tiga opsi, Pertamina 100%, atau dikasih KKS atau kerjasama,&quot; ujarnya.
Pemerintah berharap yang penting produksi dari 4 blok tersebut tidak turun. Kemudian, penerimaan negara tidak terganggu.
&quot;Kalau berpartner business to business. Yang penting prinsipnya 10% PI, kalaupun umpanya exisiting operator Pertamina 15%. Untuk Pertamina kita minta lebih baiklah,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8wOC80LzEwNzU2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
