<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Izin Tambang Freeport Diperpanjang Karena Negosiasi Divestasi Masih Alot</title><description>Pembahasan yang tak kunjung usai ini pun membuat pemerintah memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Konsentrat (IUPK) Freeport.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot"/><item><title>Izin Tambang Freeport Diperpanjang Karena Negosiasi Divestasi Masih Alot</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot</guid><pubDate>Kamis 11 Januari 2018 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot-9eD97HoSY0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Yohana/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/11/320/1843710/izin-tambang-freeport-diperpanjang-karena-negosiasi-divestasi-masih-alot-9eD97HoSY0.jpg</image><title>Foto: Yohana/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus berupaya menyelesaikan negosiasi pelepasan saham atau divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Pembahasan yang tak kunjung usai ini pun membuat pemerintah memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Konsentrat (IUPK) Freeport.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot&amp;nbsp;Aryono mengatakan, pembahasan ini masih terus dilakukan oleh Freeport bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
Baca Juga: Dirjen Minerba: Freeport Belum Ajukan Perpanjangan Ekspor
&quot;Karena sesuatu hal, negosiasi kita, maka perpanjangan (IUPK) sampai Juni 2018. Isu investmen dan perpanjangan kontrak sampai 2041, yang belum selesai ini divestasi,&quot; ujar Bambang di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/1/2018).
Dalam mencapai divestasi 51% pemerintah akan membeli Participating Interestest (PI) Rio Tinto, di mana perusahaan tambang asal Inggris-Australia itu memiliki hak partisipasi 40% di&amp;nbsp;PT Freeport Indonesia. Nantinya 40% PI Rio Tinto direncanakan akan dikonversi menjadi saham.
Baca Juga: Negosiasi Saham Freeport, Jokowi: Enggak Apa-Apa Alot, yang Penting Jangan Kalah!
Bambang menjelaskan pemerintah akan terus mengusahakan untuk dapat memiliki saham 51% dari Freeport Indonesia.
&quot;Apakah itu jalan memutar, jalan menurun. Sebetulnya yang prinsip itu adalah pemerintah mendapatkan 51%,&quot; tukas dia.
Bambang menyatakan negosiasi divestasi 51% saham diharapkan bisa selesai sebelum IUPK Freeport selesai pada Juni mendatang.
Baca Juga: Babak Baru Perundingan Freeport, Apa Bakal Menguntungkan Indonesia?
&quot;Tapi kami berharap semua bisa selesai sebelum Juni 2018. Jadi semua clear dan sesuai dengan undang-undang yang ada,&quot; tutupnya.
Sekadar informasi, saat ini pemerintah memiliki saham sebesar 9,36% di Freeport Indonesia. Pemerintah akan membeli saham atau divestasi sebanyak 41,64% saham Freeport Indonesia yang masih dimiliki oleh Freeport Mc Moran. Dengan demikian, pemerintah akan memiliki 51% saham Freeport Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus berupaya menyelesaikan negosiasi pelepasan saham atau divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Pembahasan yang tak kunjung usai ini pun membuat pemerintah memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Konsentrat (IUPK) Freeport.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot&amp;nbsp;Aryono mengatakan, pembahasan ini masih terus dilakukan oleh Freeport bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
Baca Juga: Dirjen Minerba: Freeport Belum Ajukan Perpanjangan Ekspor
&quot;Karena sesuatu hal, negosiasi kita, maka perpanjangan (IUPK) sampai Juni 2018. Isu investmen dan perpanjangan kontrak sampai 2041, yang belum selesai ini divestasi,&quot; ujar Bambang di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/1/2018).
Dalam mencapai divestasi 51% pemerintah akan membeli Participating Interestest (PI) Rio Tinto, di mana perusahaan tambang asal Inggris-Australia itu memiliki hak partisipasi 40% di&amp;nbsp;PT Freeport Indonesia. Nantinya 40% PI Rio Tinto direncanakan akan dikonversi menjadi saham.
Baca Juga: Negosiasi Saham Freeport, Jokowi: Enggak Apa-Apa Alot, yang Penting Jangan Kalah!
Bambang menjelaskan pemerintah akan terus mengusahakan untuk dapat memiliki saham 51% dari Freeport Indonesia.
&quot;Apakah itu jalan memutar, jalan menurun. Sebetulnya yang prinsip itu adalah pemerintah mendapatkan 51%,&quot; tukas dia.
Bambang menyatakan negosiasi divestasi 51% saham diharapkan bisa selesai sebelum IUPK Freeport selesai pada Juni mendatang.
Baca Juga: Babak Baru Perundingan Freeport, Apa Bakal Menguntungkan Indonesia?
&quot;Tapi kami berharap semua bisa selesai sebelum Juni 2018. Jadi semua clear dan sesuai dengan undang-undang yang ada,&quot; tutupnya.
Sekadar informasi, saat ini pemerintah memiliki saham sebesar 9,36% di Freeport Indonesia. Pemerintah akan membeli saham atau divestasi sebanyak 41,64% saham Freeport Indonesia yang masih dimiliki oleh Freeport Mc Moran. Dengan demikian, pemerintah akan memiliki 51% saham Freeport Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
