<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Desember 2017 Capai USD14,79 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Desember 2017 nilai ekspor mencapai USD14,79 miliar atau turun 3,45%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar"/><item><title>Ekspor Desember 2017 Capai USD14,79 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar</guid><pubDate>Senin 15 Januari 2018 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar-4aGIBKKJtl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Lidya/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/15/20/1845032/ekspor-desember-2017-capai-usd14-79-miliar-4aGIBKKJtl.jpg</image><title>Foto: Lidya/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Desember 2017 nilai ekspor mencapai USD14,79 miliar atau turun 3,45% dibandingkan dengan bulan November 2017 atau month to month (mtm). Sementara dibandingkan Desember di tahun 2016 atau year on year (yoy) mengalami peningkatan 6,93%.
&quot;Desember 2017 ekspor USD14,79 miliar. Angka ini disebabkan oleh penurunan non migas, dan ekspor migas naik,&quot; ungkap Kepala BPS Kecuk Suharyanto di Gedung BPS, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Baca Juga: Eksportir Ini Kirim 150 Ton Hasil Laut Indonesia Tiap Bulan ke Amerika
Kecuk menjelaskan ekspor migas dari November ke Desember 2017 mengalami peningkatan menjadi USD1,51 miliar atau naik 17,96%. Sedangkan ekspor non migas terjadi penurunan sebesar 5,41% dengan nilai USD13,28 miliar.
&quot;Ini mempengaruhi ekspor kita karena komposisi ekspor masih sama yang berasal dari non migas 90% dan 10% berasal dari ekspor migas,&quot; jelasnya.
Sementara itu, ekspor migas secara (mtm) menjadi USD1,51 miliar meningkat 17,96% namun dibandingkan Desember 2016 naik juga 20,78%. Sektor pertanian menurun menjadi USD0,28 miliar secara mtm turun 12,82% dan yoy juga turun 23%, industri pengolahan menjadi USD10,33 miliar dengan mtm turun 9,98% dan secara yoy naik 1,86% dan sektor pertambangan mengalami peningkatan menjadi USD2,68 miliar dengan kenaikan sebesar 18,95% secara mtm dan naik 28,45% secara yoy.
Baca Juga: Ekspor Nonmigas 2018 Ditargetkan Capai 7%
&quot;Peningkatan terbesar non migas pada komoditas bijih, kerak, dan abu logam sedangkan penurunan terbesar non migas adalah perhiasan permata, kendaraan dan bagiannya serta mesin pesawat mekanik,&quot; jelasnya.
Sementara itu, secara kumulatif Januari-Desember 2017 nilai ekspor mencapai USD168,7 miliar. Angka ini mengalami kenaikan 16,22% dibandingkan Desember 2016 dari USD145,2 miliar.
Baca Juga: Mendag Targetkan Ekspor 2017 Tembus 7%, Begini Strateginya
&quot;Non migas naik 15,83% yoy. Komoditas yang naik tajam selama 2017 adalah bahan bakar mineral 15,01% dan 13,77%, karet dan barang-barang dari karet. Tambang 33,71% menyumbang 14,38% ke non migas ekspor,&quot;&amp;nbsp; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Desember 2017 nilai ekspor mencapai USD14,79 miliar atau turun 3,45% dibandingkan dengan bulan November 2017 atau month to month (mtm). Sementara dibandingkan Desember di tahun 2016 atau year on year (yoy) mengalami peningkatan 6,93%.
&quot;Desember 2017 ekspor USD14,79 miliar. Angka ini disebabkan oleh penurunan non migas, dan ekspor migas naik,&quot; ungkap Kepala BPS Kecuk Suharyanto di Gedung BPS, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Baca Juga: Eksportir Ini Kirim 150 Ton Hasil Laut Indonesia Tiap Bulan ke Amerika
Kecuk menjelaskan ekspor migas dari November ke Desember 2017 mengalami peningkatan menjadi USD1,51 miliar atau naik 17,96%. Sedangkan ekspor non migas terjadi penurunan sebesar 5,41% dengan nilai USD13,28 miliar.
&quot;Ini mempengaruhi ekspor kita karena komposisi ekspor masih sama yang berasal dari non migas 90% dan 10% berasal dari ekspor migas,&quot; jelasnya.
Sementara itu, ekspor migas secara (mtm) menjadi USD1,51 miliar meningkat 17,96% namun dibandingkan Desember 2016 naik juga 20,78%. Sektor pertanian menurun menjadi USD0,28 miliar secara mtm turun 12,82% dan yoy juga turun 23%, industri pengolahan menjadi USD10,33 miliar dengan mtm turun 9,98% dan secara yoy naik 1,86% dan sektor pertambangan mengalami peningkatan menjadi USD2,68 miliar dengan kenaikan sebesar 18,95% secara mtm dan naik 28,45% secara yoy.
Baca Juga: Ekspor Nonmigas 2018 Ditargetkan Capai 7%
&quot;Peningkatan terbesar non migas pada komoditas bijih, kerak, dan abu logam sedangkan penurunan terbesar non migas adalah perhiasan permata, kendaraan dan bagiannya serta mesin pesawat mekanik,&quot; jelasnya.
Sementara itu, secara kumulatif Januari-Desember 2017 nilai ekspor mencapai USD168,7 miliar. Angka ini mengalami kenaikan 16,22% dibandingkan Desember 2016 dari USD145,2 miliar.
Baca Juga: Mendag Targetkan Ekspor 2017 Tembus 7%, Begini Strateginya
&quot;Non migas naik 15,83% yoy. Komoditas yang naik tajam selama 2017 adalah bahan bakar mineral 15,01% dan 13,77%, karet dan barang-barang dari karet. Tambang 33,71% menyumbang 14,38% ke non migas ekspor,&quot;&amp;nbsp; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
