<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Naik, Sentuh Level Tertinggi dalam 4 Bulan</title><description>Harga emas mengalami kenaikan didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan"/><item><title>Harga Emas Naik, Sentuh Level Tertinggi dalam 4 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2018 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan-yawBoDSlcw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/16/320/1845524/harga-emas-naik-sentuh-level-tertinggi-dalam-4-bulan-yawBoDSlcw.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Harga emas mengalami kenaikan didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Emas mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir.
Mengutip Reuters, Selasa (16/1/2018), harga emas di pasar spot naik 0,1% jadi USD1,339.66 per ounce. Harga emas sempat mencapai level tertingginya pada 8 September di USD1.344,44 per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi ke Rp645.000
Sayangnya, analis memprediksi kenaikan harga emas bisa bersifat jangka pendek&amp;nbsp;karena tidak didorong&amp;nbsp;secara fundamental.&amp;nbsp;Harga emas naik di minggu kelima berturut-turut pada pekan lalu sebesar 1,4%. Sementara itu, emas berjangka AS naik 0,4%&amp;nbsp;ke posisi USD1.340,50 per ounce.
&quot;Penurunan dolar AS bukan karena ini (dolar melemah) tapi karena Bank Sentral Eropa membuat mata uangnya menarik di akhir tahun,&amp;rdquo; ucap Kepala Komoditas Strategis TD Securities Bart Melek.
Baca Juga: Harga Emas Global Menguat akibat Dolar AS Melemah, Kini Dijual USD1.334,9/Ounce
Kurs mata uang Euro naik setelah pejabat ECB mengatakan bank sentral bisa mengakhiri skema pembelian obligasi&amp;nbsp;usai bulan September. Melek mengatakan beberapa investor juga ingin melakukan diversifikasi eksposur ke pasar ekuitas, yang telah mencapai rekor baru tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Jadi Rp645.000/Gram
Indeks dolar turun 0,67%&amp;nbsp;menjadi 90,367, usai sempat mencapai level terlemahnya sejak Januari 2015 pada awal perdagangan di 90.279.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Di sisi lain, harga perak naik 0,57% menjadi USD17,35 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan di USD17,42. Harga Platinum naik 0,2%&amp;nbsp;menjadi USD995,50, setelah menyentuh level tertinggi sejak 11 September di USD1.001,40.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Harga emas mengalami kenaikan didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Emas mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir.
Mengutip Reuters, Selasa (16/1/2018), harga emas di pasar spot naik 0,1% jadi USD1,339.66 per ounce. Harga emas sempat mencapai level tertingginya pada 8 September di USD1.344,44 per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi ke Rp645.000
Sayangnya, analis memprediksi kenaikan harga emas bisa bersifat jangka pendek&amp;nbsp;karena tidak didorong&amp;nbsp;secara fundamental.&amp;nbsp;Harga emas naik di minggu kelima berturut-turut pada pekan lalu sebesar 1,4%. Sementara itu, emas berjangka AS naik 0,4%&amp;nbsp;ke posisi USD1.340,50 per ounce.
&quot;Penurunan dolar AS bukan karena ini (dolar melemah) tapi karena Bank Sentral Eropa membuat mata uangnya menarik di akhir tahun,&amp;rdquo; ucap Kepala Komoditas Strategis TD Securities Bart Melek.
Baca Juga: Harga Emas Global Menguat akibat Dolar AS Melemah, Kini Dijual USD1.334,9/Ounce
Kurs mata uang Euro naik setelah pejabat ECB mengatakan bank sentral bisa mengakhiri skema pembelian obligasi&amp;nbsp;usai bulan September. Melek mengatakan beberapa investor juga ingin melakukan diversifikasi eksposur ke pasar ekuitas, yang telah mencapai rekor baru tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Jadi Rp645.000/Gram
Indeks dolar turun 0,67%&amp;nbsp;menjadi 90,367, usai sempat mencapai level terlemahnya sejak Januari 2015 pada awal perdagangan di 90.279.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Di sisi lain, harga perak naik 0,57% menjadi USD17,35 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan di USD17,42. Harga Platinum naik 0,2%&amp;nbsp;menjadi USD995,50, setelah menyentuh level tertinggi sejak 11 September di USD1.001,40.</content:encoded></item></channel></rss>
