<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Sebut Gedung BEI Diasuransikan: Tapi Kita Tidak Hitung-hitungan</title><description>Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan bahwa Gedung BEI memiliki asuransi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan"/><item><title>Dirut Sebut Gedung BEI Diasuransikan: Tapi Kita Tidak Hitung-hitungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2018 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan-RGLO9ii0YU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/16/470/1845866/dirut-sebut-gedung-bei-diasuransikan-tapi-kita-tidak-hitung-hitungan-RGLO9ii0YU.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan bahwa Gedung BEI memiliki asuransi. Untuk diketahui, pengelola Gedung BEI Cushman and Wakefield.

Akan tetapi, Tito tidak menjelaskan lebih detail soal asuransi, pasalnya hal tersebut di luar wewenangnya.

&quot;Pokoknya tanggung jawab, gedung punya asuransi tapi kita enggak usah hitung-hitungan. Pokoknya selesaikan dulu, nanti kalau udah selesai semua baru kita ngomong angka-angkanya,&quot; ujarnya di Gedung BEI, Selasa (16/1/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Selasar BEI Roboh, Gapensi Ungkap Ada Kesalahan Konstruksi
Tower II yang roboh tersebut dibangun antara tahun 1997-1998. Sayangnya, Tito tidak menyebut pihak kontraktor yang membangun gedung elite di kawasan SCBD itu.

&quot;Konsultannya Cushman and Wakefield. Dia yang tanggung jawab, akan bisa menjawab semua dia. Enggak inget kontraktornya, udah lama kan tuh 20 tahun yang lalu,&quot; kata Tito.
Baca juga: Selasar BEI Roboh, BCA dan BRI Pindahkan Kantor Cabangnya
Untuk saat ini yang menjadi konsentrasi Tito adalah memastikan kelancaran perdagangan di paasar modal dan perawatan bagi korban robohnya selasar.

&quot;Saya konsennya sesudah semua di rumah sakit, di tata dengan baik. Memastikan transaksi jalan. Gitu aja,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan bahwa Gedung BEI memiliki asuransi. Untuk diketahui, pengelola Gedung BEI Cushman and Wakefield.

Akan tetapi, Tito tidak menjelaskan lebih detail soal asuransi, pasalnya hal tersebut di luar wewenangnya.

&quot;Pokoknya tanggung jawab, gedung punya asuransi tapi kita enggak usah hitung-hitungan. Pokoknya selesaikan dulu, nanti kalau udah selesai semua baru kita ngomong angka-angkanya,&quot; ujarnya di Gedung BEI, Selasa (16/1/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Selasar BEI Roboh, Gapensi Ungkap Ada Kesalahan Konstruksi
Tower II yang roboh tersebut dibangun antara tahun 1997-1998. Sayangnya, Tito tidak menyebut pihak kontraktor yang membangun gedung elite di kawasan SCBD itu.

&quot;Konsultannya Cushman and Wakefield. Dia yang tanggung jawab, akan bisa menjawab semua dia. Enggak inget kontraktornya, udah lama kan tuh 20 tahun yang lalu,&quot; kata Tito.
Baca juga: Selasar BEI Roboh, BCA dan BRI Pindahkan Kantor Cabangnya
Untuk saat ini yang menjadi konsentrasi Tito adalah memastikan kelancaran perdagangan di paasar modal dan perawatan bagi korban robohnya selasar.

&quot;Saya konsennya sesudah semua di rumah sakit, di tata dengan baik. Memastikan transaksi jalan. Gitu aja,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
