<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementerian PUPR Gandeng TNI Bangun Jalan Perbatasan</title><description>Kementerian PUPR dan TNI AD membangun jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat ruas Nanga Era-Batas Kaltim sepanjang 60 kilometer.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan"/><item><title>Kementerian PUPR Gandeng TNI Bangun Jalan Perbatasan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan</guid><pubDate>Rabu 17 Januari 2018 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan-gORYaivhOa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/17/320/1846145/kementerian-pupr-gandeng-tni-bangun-jalan-perbatasan-gORYaivhOa.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin menggandeng Zeni TNI Angkatan Darat membangun jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat ruas Nanga Era-Batas Kaltim sepanjang 60 kilometer (km).
Baca Juga: Jokowi: Ada PLBN, Kita Tangkap Peluang untuk Ekspor
Adapun nilai kontrak bersama TNI mencapai Rp178,47 miliar dengan jangka waktu pekerjaan selama 335 hari, sejak penandatanganan Senin (16/4). Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono mengatakan, pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan merupakan salah satu infrastruktur yang di bangun Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Nawacita membangun Indonesia dari pinggiran dalam menjaga NKRI.
Baca Juga: 2 PLBN di NTT Diresmikan, Jokowi: Saatnya Mereka Selfie di Sini
&amp;ldquo;Pembangunan jalan perbatasan ini saya kira memiliki nilai strategis dengan fungsi pertahanan dan keamanan negara sekaligus membuka keterisoliran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan,&amp;rdquo; kata Basuki di Jakarta.   Panjang jalan paralel perbatasan negara di Kalimantan Barat mencapai 850 km. Sepanjang 327 km di antaranya sudah dalam kondisi beraspal. &amp;ldquo;Sementara kondisi agregat 123 km dan berupa jalan perkerasan tanah 291 km. Sementara yang belum tembus hingga akhir 2017 sepanjang 107 km dengan kondisi masih hutan,&amp;rdquo; pungkas Basuki.
Baca Juga: Dimulai Semester II-2018, PLBN Sota Merauke Ditargetkan Rampung dalam 2 Tahun
Sementara itu, Direktur Jen deral Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, dimulainya pembangunan jalan perbatasan di Kalbar ditargetkan bisa tembus seluruhnya pada 2019. Menurut dia, pembangunan jalan perbatasan tersebut akan setara dengan kualitas jalan perbatasan negara tetangga yang existing saat ini.   Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional XI Timbul M Pasaribu mengatakan, konstruksi jalan perbatasan akan dilengkapi drainase di kiri kanan jalan di titik-titik tertentu. Adapun ruang milik jalan dari ruas Nanga Era-Batas Kaltim nantinya memiliki lebar antara 15-25 meter.   (Ichsan Amin)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin menggandeng Zeni TNI Angkatan Darat membangun jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat ruas Nanga Era-Batas Kaltim sepanjang 60 kilometer (km).
Baca Juga: Jokowi: Ada PLBN, Kita Tangkap Peluang untuk Ekspor
Adapun nilai kontrak bersama TNI mencapai Rp178,47 miliar dengan jangka waktu pekerjaan selama 335 hari, sejak penandatanganan Senin (16/4). Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono mengatakan, pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan merupakan salah satu infrastruktur yang di bangun Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Nawacita membangun Indonesia dari pinggiran dalam menjaga NKRI.
Baca Juga: 2 PLBN di NTT Diresmikan, Jokowi: Saatnya Mereka Selfie di Sini
&amp;ldquo;Pembangunan jalan perbatasan ini saya kira memiliki nilai strategis dengan fungsi pertahanan dan keamanan negara sekaligus membuka keterisoliran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan,&amp;rdquo; kata Basuki di Jakarta.   Panjang jalan paralel perbatasan negara di Kalimantan Barat mencapai 850 km. Sepanjang 327 km di antaranya sudah dalam kondisi beraspal. &amp;ldquo;Sementara kondisi agregat 123 km dan berupa jalan perkerasan tanah 291 km. Sementara yang belum tembus hingga akhir 2017 sepanjang 107 km dengan kondisi masih hutan,&amp;rdquo; pungkas Basuki.
Baca Juga: Dimulai Semester II-2018, PLBN Sota Merauke Ditargetkan Rampung dalam 2 Tahun
Sementara itu, Direktur Jen deral Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, dimulainya pembangunan jalan perbatasan di Kalbar ditargetkan bisa tembus seluruhnya pada 2019. Menurut dia, pembangunan jalan perbatasan tersebut akan setara dengan kualitas jalan perbatasan negara tetangga yang existing saat ini.   Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional XI Timbul M Pasaribu mengatakan, konstruksi jalan perbatasan akan dilengkapi drainase di kiri kanan jalan di titik-titik tertentu. Adapun ruang milik jalan dari ruas Nanga Era-Batas Kaltim nantinya memiliki lebar antara 15-25 meter.   (Ichsan Amin)</content:encoded></item></channel></rss>
