<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Investasi Emas agar Bisa Untung</title><description>Perhatikan beberapa hal berikut ini sebagai strategi investasi emas antam tahun 2018</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung"/><item><title>Tips Investasi Emas agar Bisa Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung</guid><pubDate>Sabtu 20 Januari 2018 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>HaloMoney</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung-FHf8il7LYZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/20/320/1847909/tips-investasi-emas-agar-bisa-untung-FHf8il7LYZ.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PARA penggemar investasi emas&amp;nbsp;boleh jadi mendapuk tahun 2017 sebagai tahun yang mengesankan. Betapa tidak? Sepanjang tahun 2017, bila dibandingkan instrumen investasi lain, kinerja pertumbuhan harga emas tergolong paling moncer.
Dalam hal ini adalah emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau yang biasa disebut sebagai emas batangan Antam. Mengutip Harian Kontan, 30 Desember 2017, tercatat pertumbuhan harga emas batangan Antam sepanjang tahun 2017 mencapai 25,75 persen.
Pertumbuhan harga ini tergolong lebih tinggi dibandingkan kinerja instrumen investasi pasar modal seperti indeks saham, reksadana saham, obligasi pemerintah, bahkan investasi valuta asing.
Sebagai perbandingan, indeks saham yang terepresentasi dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2017 mencatat&amp;nbsp;pertumbuhan 19,99%, sedangkan kinerja reksadana semua jenis hampir semua tidak ada yang mampu menembus 10% bila mengacu pada&amp;nbsp; pertumbuhan indeks-nya. Emas&amp;nbsp;sebaliknya, mampu mencetak pertumbuhan harga hingga 26%.
Dengan pertumbuhan setinggi itu, berarti apabila kamu membeli emas di awal tahun 2017 dan menjualnya di akhir tahun lalu, kamu berpeluang menikmati&amp;nbsp;keuntungan (capital gain) dari kenaikan harga hingga&amp;nbsp;26%.
Nah, tahun ini, prospek investasi emas batangan diprediksi masih akan melanjutkan kejayaan tahun 2017. Apakah kamu tertarik ikut menikmati untung kenaikan harga emas yang prospektif tahun ini? Perhatikan beberapa hal berikut ini sebagai strategi investasi emas antam tahun 2018:
1. Tujuan keuangan
Sebelum memutuskan berinvestasi emas, tentukan terlebih dulu apa tujuan berinvestasi emas. Misalnya, investasi emas di pegadaian atau lainnya. Tujuan berinvestasi ini penting supaya kamu bisa menentukan target pengumpulan emas dan mengukur risiko investasi. Menabung dana masa depan memakai emas untuk kebutuhan 10 tahun lagi dengan kebutuhan 3 tahun lagi tentu berbeda strategi.
Baca Juga : Yuk, Menabung Emas di Pegadaian Untuk Investasi Masa Depan
Misalnya, kamu&amp;nbsp;ingin mengumpulkan biaya pendidikan anak memakai emas sebagai instrumen investasi. Terlebih dulu tentukan target dana yang ingin kamu&amp;nbsp;kumpulkan, kapan target waktu pemakaian dana, dan bagaimana cara investasi yang tepat.
Sebagai contoh, anggaplah kamu membutuhkan biaya sekolah anak untuk jenjang sekolah dasar senilai total Rp 111,09 juta, terdiri atas uang pangkal Rp 17,7 juta dan uang bulanan selama 6 tahun Rp 63,77 juta. Target penggunaan dana adalah 6 tahun lagi. Konversikan kebutuhan dalam rupiah itu dengan emas.
Asumsi harga emas Rp 591.000 per gram, sehingga untuk mengumpulkan  kebutuhan uang pangkal SD adalah setara Rp 29,97 gram.&amp;nbsp;Kamu bisa memulai  menabung emas sebesar 4,9 gram per tahun atau 0,42 gram per bulan.
Sedangkan untuk kebutuhan dana bulanan SD setara dengan&amp;nbsp; 107,91 gram,  sehingga kamu harus menabung emas 17,9 gram per tahun atau 1,49 gram  per bulan selama 6 tahun.
Kelak ketika sudah terkumpul sejumlah dana sesuai target, kamu tinggal mengonversi emas tabungan menjadi rupiah kembali.
2. Pilihan investasi
Ada banyak pilihan cara investasi emas yang bisa kamu jalankan.&amp;nbsp;Pertama,  membeli emas batangan secara tunai. Cara ini mengharuskan&amp;nbsp;kamu  &amp;nbsp;menyiapkan dana pembelian yang memadai agar bisa membeli emas dengan  ukuran yang ekonomis, tanpa perlu menebus ongkos cetak terlalu besar.
Kamu&amp;nbsp;bisa menabung uang terlebih dulu secara konvensional dan saat  dananya mencukupi, baru kamu belikan emas batangan secara tunai.  Keuntungan cara ini, emas bisa langsung kamu pegang, simpan dan  manfaatkan ketika perlu.
Namun, kamu perlu kedisiplinan untuk mengumpulkan dana hingga  benar-benar mencukupi untuk membeli emas batangan. Selain itu, ketika  emas sudah terbeli, kamu perlu memikirkan juga tempat penyimpanan yang  aman. Bila hendak menyimpan di safe deposit bank, hal itu juga  membutuhkan biaya tersendiri.
Kedua, membeli emas melalui tabungan emas. PT Aneka Tambang  Tbk memiliki jalur pembelian emas dengan cara menabung, yaitu melalui  produk BrankasLM.
Begitu juga PT Pegadaian (Persero) yang memiliki produk Tabungan Emas  Pegadaian. Dengan menabung emas, kamu bisa membeli emas sedikit demi  sedikit dengan modal yang kamu miliki saat ini.
Keuntungan cara ini, kamu tidak perlu menunggu sampai dana memadai  agar bisa membeli emas batangan ukuran ekonomis. Begitu memiliki uang,  kamu bisa langsung tabungkan dan dana tersebut bisa dikonversi langsung  menjadi emas.
Keuntungan lain, kamu bisa membeli emas di harga lebih murah karena  ongkos cetak belum dibebankan. Kamu baru dibebani ongkos cetak hanya  saat Anda ingin mencetak emas yang terkumpul di tabungan tersebut.Ketiga, cicilan emas.&amp;nbsp;Investasi emas&amp;nbsp;melalui   cicilan emas banyak ditawarkan oleh bank-bank syariah. Sesuai namanya,   kamu harus membayarkan sejumlah cicilan untuk bisa memiliki emas  ukuran  tertentu. Keuntungannya,&amp;nbsp;kamu dipaksa menabung agar bisa  memiliki emas.  Namun, sebagaimana barang cicilan, membeli emas dengan  cara cicilan  seperti ini membuat kamu harus membeli emas lebih mahal.  Ada pula risiko  denda bila telat membayar cicilan emas.
Pilihlah cara investasi emas yang paling tepat sesuai kebutuhan dan   kemampuan. Jangan lupa menimbang risiko-risikonya. Pastikan kamu memilih   cara yang paling menguntungkan.
3. Hitungan biaya
Setiap pilihan cara investasi atau membeli emas, memiliki biaya-biaya   tersendiri. Cara pembelian pertama yaitu membeli tunai biasa bisa   disebut sebagai cara investasi paling murah karena kamu tidak perlu   membeli biaya apa-apa selain menyiapkan dana pembelian emas saja.&amp;nbsp;Kamu   hanya perlu menimbang untuk menyiapkan biaya safe deposit box untuk   menjamin keamanan penyimpanan emas.
Baca juga: Investasi Emas&amp;nbsp;Memanfaatkan Brankas LM&amp;nbsp;Antam
Adapun cara kedua, yaitu menabung di tabungan emas, biasanya ada   biaya-biaya yang perlu kamu pertimbangkan. Untuk produk tabungan emas di   Pegadaian, ada biaya tahunan yang perlu&amp;nbsp;kamu&amp;nbsp;bayarkan selama memiliki   rekening tabungan emas. Besarnya mulai Rp 30.000 per tahun. Ada juga   biaya cetak yang dikenakan beragam sesuai jenis ukuran cetak emas yang   dipilih.
Produk tabungan emas di BrankasLM juga mengenakan beberapa biaya,   seperti biaya tahunan yang mencapai Rp 300.000 per tahun hingga biaya   cetak emas.
Cara ketiga yaitu dengan membeli emas melalui cicilan emas, boleh   dibilang mengenakan biaya paling banyak. Mulai dari biaya bunga cicilan,   biaya denda terlambat cicilan, dan biaya lain bila ada.
4. Mengamankan&amp;nbsp;dana
Untuk meminimalisasi fluktuasi harga emas, ada baiknya&amp;nbsp;kamu menimbang   emas sebagai pilihan&amp;nbsp;instrumen untuk tujuan keuangan jangka&amp;nbsp;menengah   panjang, di atas 3 tahun. Selain itu,&amp;nbsp;ketika mematok target waktu   penggunaan,&amp;nbsp;beri jeda antara target pemakaian dengan pencairan dana.
Misalnya, kamu menabung emas untuk uang masuk sekolah anak&amp;nbsp;6 tahun   lagi.&amp;nbsp;Paling tidak&amp;nbsp;6 bulan sebelum target pemakaian dana,&amp;nbsp;mulailah   merealisasikan keuntungan atau&amp;nbsp;mengonversi&amp;nbsp;simpanan emas ke dalam rupiah   dan tempatkan di deposito. Dengan demikian, ketika&amp;nbsp;waktu&amp;nbsp;penggunaan   dana tiba, kamu&amp;nbsp;bisa terhindar dari risiko fluktuasi harga emas.
Itulah strategi&amp;nbsp;investasi emas yang bisa kamu terapkan&amp;nbsp;untuk membantu kamu mencapai tujuan keuangan.</description><content:encoded>PARA penggemar investasi emas&amp;nbsp;boleh jadi mendapuk tahun 2017 sebagai tahun yang mengesankan. Betapa tidak? Sepanjang tahun 2017, bila dibandingkan instrumen investasi lain, kinerja pertumbuhan harga emas tergolong paling moncer.
Dalam hal ini adalah emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau yang biasa disebut sebagai emas batangan Antam. Mengutip Harian Kontan, 30 Desember 2017, tercatat pertumbuhan harga emas batangan Antam sepanjang tahun 2017 mencapai 25,75 persen.
Pertumbuhan harga ini tergolong lebih tinggi dibandingkan kinerja instrumen investasi pasar modal seperti indeks saham, reksadana saham, obligasi pemerintah, bahkan investasi valuta asing.
Sebagai perbandingan, indeks saham yang terepresentasi dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2017 mencatat&amp;nbsp;pertumbuhan 19,99%, sedangkan kinerja reksadana semua jenis hampir semua tidak ada yang mampu menembus 10% bila mengacu pada&amp;nbsp; pertumbuhan indeks-nya. Emas&amp;nbsp;sebaliknya, mampu mencetak pertumbuhan harga hingga 26%.
Dengan pertumbuhan setinggi itu, berarti apabila kamu membeli emas di awal tahun 2017 dan menjualnya di akhir tahun lalu, kamu berpeluang menikmati&amp;nbsp;keuntungan (capital gain) dari kenaikan harga hingga&amp;nbsp;26%.
Nah, tahun ini, prospek investasi emas batangan diprediksi masih akan melanjutkan kejayaan tahun 2017. Apakah kamu tertarik ikut menikmati untung kenaikan harga emas yang prospektif tahun ini? Perhatikan beberapa hal berikut ini sebagai strategi investasi emas antam tahun 2018:
1. Tujuan keuangan
Sebelum memutuskan berinvestasi emas, tentukan terlebih dulu apa tujuan berinvestasi emas. Misalnya, investasi emas di pegadaian atau lainnya. Tujuan berinvestasi ini penting supaya kamu bisa menentukan target pengumpulan emas dan mengukur risiko investasi. Menabung dana masa depan memakai emas untuk kebutuhan 10 tahun lagi dengan kebutuhan 3 tahun lagi tentu berbeda strategi.
Baca Juga : Yuk, Menabung Emas di Pegadaian Untuk Investasi Masa Depan
Misalnya, kamu&amp;nbsp;ingin mengumpulkan biaya pendidikan anak memakai emas sebagai instrumen investasi. Terlebih dulu tentukan target dana yang ingin kamu&amp;nbsp;kumpulkan, kapan target waktu pemakaian dana, dan bagaimana cara investasi yang tepat.
Sebagai contoh, anggaplah kamu membutuhkan biaya sekolah anak untuk jenjang sekolah dasar senilai total Rp 111,09 juta, terdiri atas uang pangkal Rp 17,7 juta dan uang bulanan selama 6 tahun Rp 63,77 juta. Target penggunaan dana adalah 6 tahun lagi. Konversikan kebutuhan dalam rupiah itu dengan emas.
Asumsi harga emas Rp 591.000 per gram, sehingga untuk mengumpulkan  kebutuhan uang pangkal SD adalah setara Rp 29,97 gram.&amp;nbsp;Kamu bisa memulai  menabung emas sebesar 4,9 gram per tahun atau 0,42 gram per bulan.
Sedangkan untuk kebutuhan dana bulanan SD setara dengan&amp;nbsp; 107,91 gram,  sehingga kamu harus menabung emas 17,9 gram per tahun atau 1,49 gram  per bulan selama 6 tahun.
Kelak ketika sudah terkumpul sejumlah dana sesuai target, kamu tinggal mengonversi emas tabungan menjadi rupiah kembali.
2. Pilihan investasi
Ada banyak pilihan cara investasi emas yang bisa kamu jalankan.&amp;nbsp;Pertama,  membeli emas batangan secara tunai. Cara ini mengharuskan&amp;nbsp;kamu  &amp;nbsp;menyiapkan dana pembelian yang memadai agar bisa membeli emas dengan  ukuran yang ekonomis, tanpa perlu menebus ongkos cetak terlalu besar.
Kamu&amp;nbsp;bisa menabung uang terlebih dulu secara konvensional dan saat  dananya mencukupi, baru kamu belikan emas batangan secara tunai.  Keuntungan cara ini, emas bisa langsung kamu pegang, simpan dan  manfaatkan ketika perlu.
Namun, kamu perlu kedisiplinan untuk mengumpulkan dana hingga  benar-benar mencukupi untuk membeli emas batangan. Selain itu, ketika  emas sudah terbeli, kamu perlu memikirkan juga tempat penyimpanan yang  aman. Bila hendak menyimpan di safe deposit bank, hal itu juga  membutuhkan biaya tersendiri.
Kedua, membeli emas melalui tabungan emas. PT Aneka Tambang  Tbk memiliki jalur pembelian emas dengan cara menabung, yaitu melalui  produk BrankasLM.
Begitu juga PT Pegadaian (Persero) yang memiliki produk Tabungan Emas  Pegadaian. Dengan menabung emas, kamu bisa membeli emas sedikit demi  sedikit dengan modal yang kamu miliki saat ini.
Keuntungan cara ini, kamu tidak perlu menunggu sampai dana memadai  agar bisa membeli emas batangan ukuran ekonomis. Begitu memiliki uang,  kamu bisa langsung tabungkan dan dana tersebut bisa dikonversi langsung  menjadi emas.
Keuntungan lain, kamu bisa membeli emas di harga lebih murah karena  ongkos cetak belum dibebankan. Kamu baru dibebani ongkos cetak hanya  saat Anda ingin mencetak emas yang terkumpul di tabungan tersebut.Ketiga, cicilan emas.&amp;nbsp;Investasi emas&amp;nbsp;melalui   cicilan emas banyak ditawarkan oleh bank-bank syariah. Sesuai namanya,   kamu harus membayarkan sejumlah cicilan untuk bisa memiliki emas  ukuran  tertentu. Keuntungannya,&amp;nbsp;kamu dipaksa menabung agar bisa  memiliki emas.  Namun, sebagaimana barang cicilan, membeli emas dengan  cara cicilan  seperti ini membuat kamu harus membeli emas lebih mahal.  Ada pula risiko  denda bila telat membayar cicilan emas.
Pilihlah cara investasi emas yang paling tepat sesuai kebutuhan dan   kemampuan. Jangan lupa menimbang risiko-risikonya. Pastikan kamu memilih   cara yang paling menguntungkan.
3. Hitungan biaya
Setiap pilihan cara investasi atau membeli emas, memiliki biaya-biaya   tersendiri. Cara pembelian pertama yaitu membeli tunai biasa bisa   disebut sebagai cara investasi paling murah karena kamu tidak perlu   membeli biaya apa-apa selain menyiapkan dana pembelian emas saja.&amp;nbsp;Kamu   hanya perlu menimbang untuk menyiapkan biaya safe deposit box untuk   menjamin keamanan penyimpanan emas.
Baca juga: Investasi Emas&amp;nbsp;Memanfaatkan Brankas LM&amp;nbsp;Antam
Adapun cara kedua, yaitu menabung di tabungan emas, biasanya ada   biaya-biaya yang perlu kamu pertimbangkan. Untuk produk tabungan emas di   Pegadaian, ada biaya tahunan yang perlu&amp;nbsp;kamu&amp;nbsp;bayarkan selama memiliki   rekening tabungan emas. Besarnya mulai Rp 30.000 per tahun. Ada juga   biaya cetak yang dikenakan beragam sesuai jenis ukuran cetak emas yang   dipilih.
Produk tabungan emas di BrankasLM juga mengenakan beberapa biaya,   seperti biaya tahunan yang mencapai Rp 300.000 per tahun hingga biaya   cetak emas.
Cara ketiga yaitu dengan membeli emas melalui cicilan emas, boleh   dibilang mengenakan biaya paling banyak. Mulai dari biaya bunga cicilan,   biaya denda terlambat cicilan, dan biaya lain bila ada.
4. Mengamankan&amp;nbsp;dana
Untuk meminimalisasi fluktuasi harga emas, ada baiknya&amp;nbsp;kamu menimbang   emas sebagai pilihan&amp;nbsp;instrumen untuk tujuan keuangan jangka&amp;nbsp;menengah   panjang, di atas 3 tahun. Selain itu,&amp;nbsp;ketika mematok target waktu   penggunaan,&amp;nbsp;beri jeda antara target pemakaian dengan pencairan dana.
Misalnya, kamu menabung emas untuk uang masuk sekolah anak&amp;nbsp;6 tahun   lagi.&amp;nbsp;Paling tidak&amp;nbsp;6 bulan sebelum target pemakaian dana,&amp;nbsp;mulailah   merealisasikan keuntungan atau&amp;nbsp;mengonversi&amp;nbsp;simpanan emas ke dalam rupiah   dan tempatkan di deposito. Dengan demikian, ketika&amp;nbsp;waktu&amp;nbsp;penggunaan   dana tiba, kamu&amp;nbsp;bisa terhindar dari risiko fluktuasi harga emas.
Itulah strategi&amp;nbsp;investasi emas yang bisa kamu terapkan&amp;nbsp;untuk membantu kamu mencapai tujuan keuangan.</content:encoded></item></channel></rss>
