<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Profesi yang Baru Dikenal dengan Gaji Besar</title><description>Perubahan sosial melahirkan berbagai jenis profesi baru yang  semula&amp;nbsp;kurang dikenal&amp;nbsp;bahkan tidak ada, kini justru menjadi profesi  favorit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar"/><item><title>10 Profesi yang Baru Dikenal dengan Gaji Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar</guid><pubDate>Sabtu 20 Januari 2018 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>HaloMoney</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar-SgbMgTM9JX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/20/320/1847926/10-profesi-yang-baru-dikenal-dengan-gaji-besar-SgbMgTM9JX.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KEMAJUAN teknologi digital saat ini semakin tak terbendung. Kehadiran internet telah mengubah banyak sisi kehidupan, termasuk bagaimana perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara interaksi, proses kegiatan ekonomi mulai dari proses produksi, distribusi hingga konsumsi.
Dari hari ke hari, pengguna internet di Indonesia semakin membludak. Data mutakhir yang pernah dirilis oleh&amp;nbsp;Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia akhir tahun lalu, menyebutkan, dari populasi sebanyak 256,2 juta jiwa di Indonesia, pengguna internet telah mencapai separuhnya, yaitu sekitar 132,7 juta.
Perinciannya, sebanyak 71,6 juta orang adalah pengguna aktif Facebook, lalu 19,9 juta orang pemakai aktif Instagram dan sebanyak 82,2 juta orang merupakan pengunjung situs belanja daring.
Infiltrasi internet yang semakin luar biasa ini mau tidak mau turut meningkatkan pula pamor industri teknologi informasi. Seiring dengan itu, kebutuhan sumber daya manusia dengan keahlian spesial tentang digital semakin meningkat. Begitu juga&amp;nbsp;kegemaran masyarakat bermedia sosial yang meningkatkan&amp;nbsp;kebutuhan&amp;nbsp;orang untuk bernarsis ria.&amp;nbsp;Jasa terkait foto dan tampilan fisik turut melonjak.
Perubahan sosial ini melahirkan pula berbagai jenis profesi baru yang semula&amp;nbsp;kurang dikenal&amp;nbsp;bahkan tidak ada, kini justru menjadi profesi favorit karena memberikan gaji besar.&amp;nbsp;Penasaran apa saja profesi-profesi baru itu?
Inilah daftar yang disarikan dari berbagai sumber tepercaya:
1. SEO Specialist
Miliaran orang mencari informasi apapun melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dan sebagainya. Alhasil, mesin pencari menjadi salah satu kanal pemasaran yang mustahil diabaikan di era digital ini.
Inilah mengapa profesi SEO (Search Engine Optimization) Specialist semakin banyak dibutuhkan saat ini, terutama oleh perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan kanal digital. Keahlian ini masih terbilang langka, sehingga perusahaan banyak yang membayar cukup mahal untuk posisi ini. Di banyak perusahaan, posisi SEO Specialist bisa mendapat gaji besar di atas dua digit.
2. Web developer
Penggunaan internet semakin tinggi, banyak&amp;nbsp; perusahaan mau tidak mau harus menyasar ranah digital agar jangkauan pemasaran semakin luas.
Nah, agar bisa bersaing, hampir semua perusahaan perlu memiliki alamat daring berupa website. Di sinilah, peran web developer sangat dibutuhkan. Gajinya juga tak main-main, lho. Banyak perusahaan memberikan gaji besar di atas Rp 20 juta untuk posisi ini.
3. Data Scientist
Jutaan aplikasi atau platform terlahir di tengah booming internet. Data pengguna internet itu berseliweran dan menjelma menjadi Big Data yang sangat berharga bila diolah. Data para pengguna internet sangat bermanfaat untuk mengefektifkan strategi pemasaran sebuah perusahaan.
Di sinilah tenaga data scientist sangat dibutuhkan. Mereka ini memiliki keahlian membaca data-data tersebut menjadi sebuah data yang berbunyi dan bermanfaat bagi pengembangan bisnis. Profesi ini tidak terdengar di era 1990-an, tapi saat ini pamor seorang data scientist tengah naik daun dengan gaji besar.
4. Food Stylist
Bila dahulu jasa food stylist mungkin hanya dicari untuk kebutuhan materi iklan sebuah produk makanan atau rubrik masakan majalah, maka saat ini peran food stylist semakin naik daun seiring kian beragamnya kanal pemasaran yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis. Misalnya, untuk content iklan digital.
Tarif jasa seorang food stylist terbilang tinggi karena profesi ini masih tergolong langka di Indonesia. Untuk sekali proyek, jasa food stylist bisa di atas Rp 50-an juta.
5. Animator
Profesi animator juga semakin banyak dicari saat ini seiring  meningkatnya pemakaian internet yang kian tinggi. Terlebih dengan  kehadiran teknologi virtual reality dan augmented reality.
Konten berupa VR atau AR banyak dibutuhkan untuk memproduksi materi  pemasaran sebuah merek. Alhasil, banyak perusahaan membutuhkan jasa  animator. Bayaran seorang animator pun kian melambung.
6. Social Media Specialist
Kehadiran media sosial banyak membawa perubahan signifikan pada pola  komunikasi masyarakat. Terlebih di Indonesia di mana orang-orangnya  sangat menggemari media sosial.
Kehadiran seorang social media specialist kian banyak dibutuhkan untuk membantu strategi pemasaran agar lebih optimal memakai kanal media sosial.
7. Digital Marketers
Ini masih terkait dengan perkembangan dunia digital yang sangat  pesat. Bila dahulu, kita hanya tahu televise, radio dan kanal iklan  konvensional seperti pamflet, leaflet, billboard, dan lain-lain untuk promosi, maka kini ada kanal digital yang sulit diabaikan.
Seorang pemasar digital harus menguasai SEO, strategi media sosial, hingga produksi content digital yang efektif untuk membangun merek ataupun untuk pemasaran. Dengan tuntutan skill yang lengkap, tidak heran bila seorang digital marketer bisa mendapatkan gaji tinggi&amp;nbsp;hingga&amp;nbsp;ratusan juta rupiah.
8. Make Up Artist
Sebenarnya profesi sebagai penata rias wajah sudah sejak dahulu ada.  Namun, belakangan ini semakin naik daun seiring dengan semakin tingginya  kebutuhan orang untuk tampil cantik dan menarik. Terutama seiring pamor  media sosial yang&amp;nbsp;kian meningkatkan hasrat orang bernarsis ria.
Orang bukan hanya mencari jasa seorang make up artist&amp;nbsp;ketika  tengah melangsungkan hajat besar seperti pernikahan, tapi untuk acara  sehari-hari pun tidak sedikit kalangan yang memakai jasa perias wajah.  Tarif jasanya make up artist&amp;nbsp;&amp;nbsp;cukup besar bisa puluhan juta rupiah untuk sekali sesi rias.
9. Newborn Photographer
Dahulu kala, ketika bayi lahir, para orangtua mungkin akan&amp;nbsp;membawanya   ke studio foto&amp;nbsp;atau memotret si jabang bayi sendiri dengan kamera   biasa.&amp;nbsp;Pose si bayi pun biasa-biasa saja. Namun, seiring dengan   kehadiran media sosial yang semakin&amp;nbsp;digemari, ditambah dengan kemajuan   teknologi fotografi digital, orang tak lagi puas memotret bayinya dengan   pose yang biasa-biasa saja.
Bayi merah yang belum berumur&amp;nbsp;2 bulan pun&amp;nbsp;kini bisa dipotret dengan   berbagai pose unik yang membuat decak kagum. Tentu diperlukan skill   khusus untuk&amp;nbsp;menghasilkan foto newborn baby yang unik dan oke. Di   sinilah jasa newborn photography makin banyak dicari orang. Di   Indonesia, profesi ini tergolong baru. Harga jasanya juga cukup mahal.
10. Buzzer/Influencer/Endorser 
Lagi-lagi terkait dengan booming media sosial di mana-mana.  Social  media telah&amp;nbsp;menjadi salah satu kanal &amp;nbsp;pemasaran yang&amp;nbsp;sangat  efektif  untuk membangun&amp;nbsp;brand awareness hingga untuk menjual sebuah  produk.
Nah, kehadiran para selebgram, selebtwit, seleb Facebook, yakni   mereka yang memiliki banyak follower&amp;nbsp;di media sosial, juga banyak   dimanfaatkan untuk pemasaran tersebut. Lahirlah profesi baru yaitu   buzzer atau influencer. Bukan hanya memasarkan sebuah produk biasa,   seorang buzzer juga banyak dibutuhkan untuk kebutuhan para politisi.&amp;nbsp;Tarif jasanya sudah pasti mahal.
Seorang endorser di Instagram sebagai contoh, sekali posting materi endorse bisa mendapat fee hingga&amp;nbsp;puluhan juta rupiah!
Itulah 10 profesi yang terbilang baru dikenal saat ini namun sudah   bisa memberikan tawaran gaji besar dan bayaran selangit. Tertarik   menjajaki?</description><content:encoded>KEMAJUAN teknologi digital saat ini semakin tak terbendung. Kehadiran internet telah mengubah banyak sisi kehidupan, termasuk bagaimana perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cara interaksi, proses kegiatan ekonomi mulai dari proses produksi, distribusi hingga konsumsi.
Dari hari ke hari, pengguna internet di Indonesia semakin membludak. Data mutakhir yang pernah dirilis oleh&amp;nbsp;Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia akhir tahun lalu, menyebutkan, dari populasi sebanyak 256,2 juta jiwa di Indonesia, pengguna internet telah mencapai separuhnya, yaitu sekitar 132,7 juta.
Perinciannya, sebanyak 71,6 juta orang adalah pengguna aktif Facebook, lalu 19,9 juta orang pemakai aktif Instagram dan sebanyak 82,2 juta orang merupakan pengunjung situs belanja daring.
Infiltrasi internet yang semakin luar biasa ini mau tidak mau turut meningkatkan pula pamor industri teknologi informasi. Seiring dengan itu, kebutuhan sumber daya manusia dengan keahlian spesial tentang digital semakin meningkat. Begitu juga&amp;nbsp;kegemaran masyarakat bermedia sosial yang meningkatkan&amp;nbsp;kebutuhan&amp;nbsp;orang untuk bernarsis ria.&amp;nbsp;Jasa terkait foto dan tampilan fisik turut melonjak.
Perubahan sosial ini melahirkan pula berbagai jenis profesi baru yang semula&amp;nbsp;kurang dikenal&amp;nbsp;bahkan tidak ada, kini justru menjadi profesi favorit karena memberikan gaji besar.&amp;nbsp;Penasaran apa saja profesi-profesi baru itu?
Inilah daftar yang disarikan dari berbagai sumber tepercaya:
1. SEO Specialist
Miliaran orang mencari informasi apapun melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dan sebagainya. Alhasil, mesin pencari menjadi salah satu kanal pemasaran yang mustahil diabaikan di era digital ini.
Inilah mengapa profesi SEO (Search Engine Optimization) Specialist semakin banyak dibutuhkan saat ini, terutama oleh perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan kanal digital. Keahlian ini masih terbilang langka, sehingga perusahaan banyak yang membayar cukup mahal untuk posisi ini. Di banyak perusahaan, posisi SEO Specialist bisa mendapat gaji besar di atas dua digit.
2. Web developer
Penggunaan internet semakin tinggi, banyak&amp;nbsp; perusahaan mau tidak mau harus menyasar ranah digital agar jangkauan pemasaran semakin luas.
Nah, agar bisa bersaing, hampir semua perusahaan perlu memiliki alamat daring berupa website. Di sinilah, peran web developer sangat dibutuhkan. Gajinya juga tak main-main, lho. Banyak perusahaan memberikan gaji besar di atas Rp 20 juta untuk posisi ini.
3. Data Scientist
Jutaan aplikasi atau platform terlahir di tengah booming internet. Data pengguna internet itu berseliweran dan menjelma menjadi Big Data yang sangat berharga bila diolah. Data para pengguna internet sangat bermanfaat untuk mengefektifkan strategi pemasaran sebuah perusahaan.
Di sinilah tenaga data scientist sangat dibutuhkan. Mereka ini memiliki keahlian membaca data-data tersebut menjadi sebuah data yang berbunyi dan bermanfaat bagi pengembangan bisnis. Profesi ini tidak terdengar di era 1990-an, tapi saat ini pamor seorang data scientist tengah naik daun dengan gaji besar.
4. Food Stylist
Bila dahulu jasa food stylist mungkin hanya dicari untuk kebutuhan materi iklan sebuah produk makanan atau rubrik masakan majalah, maka saat ini peran food stylist semakin naik daun seiring kian beragamnya kanal pemasaran yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis. Misalnya, untuk content iklan digital.
Tarif jasa seorang food stylist terbilang tinggi karena profesi ini masih tergolong langka di Indonesia. Untuk sekali proyek, jasa food stylist bisa di atas Rp 50-an juta.
5. Animator
Profesi animator juga semakin banyak dicari saat ini seiring  meningkatnya pemakaian internet yang kian tinggi. Terlebih dengan  kehadiran teknologi virtual reality dan augmented reality.
Konten berupa VR atau AR banyak dibutuhkan untuk memproduksi materi  pemasaran sebuah merek. Alhasil, banyak perusahaan membutuhkan jasa  animator. Bayaran seorang animator pun kian melambung.
6. Social Media Specialist
Kehadiran media sosial banyak membawa perubahan signifikan pada pola  komunikasi masyarakat. Terlebih di Indonesia di mana orang-orangnya  sangat menggemari media sosial.
Kehadiran seorang social media specialist kian banyak dibutuhkan untuk membantu strategi pemasaran agar lebih optimal memakai kanal media sosial.
7. Digital Marketers
Ini masih terkait dengan perkembangan dunia digital yang sangat  pesat. Bila dahulu, kita hanya tahu televise, radio dan kanal iklan  konvensional seperti pamflet, leaflet, billboard, dan lain-lain untuk promosi, maka kini ada kanal digital yang sulit diabaikan.
Seorang pemasar digital harus menguasai SEO, strategi media sosial, hingga produksi content digital yang efektif untuk membangun merek ataupun untuk pemasaran. Dengan tuntutan skill yang lengkap, tidak heran bila seorang digital marketer bisa mendapatkan gaji tinggi&amp;nbsp;hingga&amp;nbsp;ratusan juta rupiah.
8. Make Up Artist
Sebenarnya profesi sebagai penata rias wajah sudah sejak dahulu ada.  Namun, belakangan ini semakin naik daun seiring dengan semakin tingginya  kebutuhan orang untuk tampil cantik dan menarik. Terutama seiring pamor  media sosial yang&amp;nbsp;kian meningkatkan hasrat orang bernarsis ria.
Orang bukan hanya mencari jasa seorang make up artist&amp;nbsp;ketika  tengah melangsungkan hajat besar seperti pernikahan, tapi untuk acara  sehari-hari pun tidak sedikit kalangan yang memakai jasa perias wajah.  Tarif jasanya make up artist&amp;nbsp;&amp;nbsp;cukup besar bisa puluhan juta rupiah untuk sekali sesi rias.
9. Newborn Photographer
Dahulu kala, ketika bayi lahir, para orangtua mungkin akan&amp;nbsp;membawanya   ke studio foto&amp;nbsp;atau memotret si jabang bayi sendiri dengan kamera   biasa.&amp;nbsp;Pose si bayi pun biasa-biasa saja. Namun, seiring dengan   kehadiran media sosial yang semakin&amp;nbsp;digemari, ditambah dengan kemajuan   teknologi fotografi digital, orang tak lagi puas memotret bayinya dengan   pose yang biasa-biasa saja.
Bayi merah yang belum berumur&amp;nbsp;2 bulan pun&amp;nbsp;kini bisa dipotret dengan   berbagai pose unik yang membuat decak kagum. Tentu diperlukan skill   khusus untuk&amp;nbsp;menghasilkan foto newborn baby yang unik dan oke. Di   sinilah jasa newborn photography makin banyak dicari orang. Di   Indonesia, profesi ini tergolong baru. Harga jasanya juga cukup mahal.
10. Buzzer/Influencer/Endorser 
Lagi-lagi terkait dengan booming media sosial di mana-mana.  Social  media telah&amp;nbsp;menjadi salah satu kanal &amp;nbsp;pemasaran yang&amp;nbsp;sangat  efektif  untuk membangun&amp;nbsp;brand awareness hingga untuk menjual sebuah  produk.
Nah, kehadiran para selebgram, selebtwit, seleb Facebook, yakni   mereka yang memiliki banyak follower&amp;nbsp;di media sosial, juga banyak   dimanfaatkan untuk pemasaran tersebut. Lahirlah profesi baru yaitu   buzzer atau influencer. Bukan hanya memasarkan sebuah produk biasa,   seorang buzzer juga banyak dibutuhkan untuk kebutuhan para politisi.&amp;nbsp;Tarif jasanya sudah pasti mahal.
Seorang endorser di Instagram sebagai contoh, sekali posting materi endorse bisa mendapat fee hingga&amp;nbsp;puluhan juta rupiah!
Itulah 10 profesi yang terbilang baru dikenal saat ini namun sudah   bisa memberikan tawaran gaji besar dan bayaran selangit. Tertarik   menjajaki?</content:encoded></item></channel></rss>
