<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Banyak Infrastruktur Ambruk, Kementerian PUPR Bentuk Komite Keselamatan Kontruksi   </title><description>Selain itu di 2017, ada beton girder di proyek Tol Pemalang-Batang yang ambruk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi"/><item><title>   Banyak Infrastruktur Ambruk, Kementerian PUPR Bentuk Komite Keselamatan Kontruksi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2018 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi-c7XX5DmqjQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi LRT. (Foto: Okezone/Arief)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/23/320/1849246/banyak-infrastruktur-ambruk-kementerian-pupr-bentuk-komite-keselamatan-kontruksi-c7XX5DmqjQ.jpg</image><title>Ilustrasi LRT. (Foto: Okezone/Arief)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku masih menunggu asil audit ambruknya kontruksi Light Rapid Transit (LRT) yang menghubungkan Pulo Gadung-Velodrome.

Basuki pun terlihat binggung terhadap kontruksi bangunan yang secara beruntun ambruk di tahun ini, seperti selasar tower I Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) dan girder LRT Jakarta. Selain itu di 2017, ada beton girder di proyek Tol Pemalang-Batang yang ambruk.

&quot;Kami tadi baru rapatkan. Jadi memang Pak Dannis (Kepala Balitbang PUPR) dateng, sebetulnya ada beberapa kejadian beruntun. Ini menjadi opo iki,&quot; ucapnya, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Basuki mengatakan, dari sisi Kementerian Perhubungan tentu bertanggung jawa soal moda transportasinya. Dari sisi Kementerian PUPR tentu dari kontruksinya. &quot;Kita sedang diaudit oleh Balitbang untuk sepertinya halnya Batang-Semarang sudah ketemua, BEI juga sedang diaudit dan girder LRT ini,&quot; tuturnya.
Baca Juga: Konstruksi LRT Ambruk Karena Pembangunannya Dipercepat?

&quot;Makanya dengan kejadian ini (kontruksi LRT ambruk) mudah-mudahan, Jumat kita bentuk Komite Keselamatan Konstruksi dan kita undang semua,&quot; tambah dia.

Basuki menerangkan, Komite Keselamatan Kontruksi seperti Komite Keamanan Pelayanan Transportasi. Sekarang PU memiliki Komisi Keamanan Bendungan untuk proses bangunan.

Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan dan nanti akan dibentuk Komisi Keamanan  bangunan khusus dan di atasnya ada Komite Keselamatan Konstruksi. &quot;Itu kalau ada hal-hal dalam konstruksi ada kecelakaan dia yang maju,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Konstruksi LRT Ambuk, Wijaya Karya: Itu Musibah

Pembentukan komite tersebut, lanjut Basuki, sesuai dengan amanat Undang-Undangan Jasa Kontruksi. Jadi, di dalam komite akan diisi oleh pakar kontruksi dan lainnya.

Sebagai informasi, sebuah kontruksi LRT di daerah Jakarta Timur, yang berada di Jalan Kayu Putih Raya, Kayu Putih, Pulo Gadung, ambruk pada Senin 22 Januari 2018 sekitar 00.10 WIB. Akibat ambruknya kontruksi, lima orang luka-luka. Diduga, ada beberapa pekerja yang sedang mengerjakan jalur transportasi tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku masih menunggu asil audit ambruknya kontruksi Light Rapid Transit (LRT) yang menghubungkan Pulo Gadung-Velodrome.

Basuki pun terlihat binggung terhadap kontruksi bangunan yang secara beruntun ambruk di tahun ini, seperti selasar tower I Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) dan girder LRT Jakarta. Selain itu di 2017, ada beton girder di proyek Tol Pemalang-Batang yang ambruk.

&quot;Kami tadi baru rapatkan. Jadi memang Pak Dannis (Kepala Balitbang PUPR) dateng, sebetulnya ada beberapa kejadian beruntun. Ini menjadi opo iki,&quot; ucapnya, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Basuki mengatakan, dari sisi Kementerian Perhubungan tentu bertanggung jawa soal moda transportasinya. Dari sisi Kementerian PUPR tentu dari kontruksinya. &quot;Kita sedang diaudit oleh Balitbang untuk sepertinya halnya Batang-Semarang sudah ketemua, BEI juga sedang diaudit dan girder LRT ini,&quot; tuturnya.
Baca Juga: Konstruksi LRT Ambruk Karena Pembangunannya Dipercepat?

&quot;Makanya dengan kejadian ini (kontruksi LRT ambruk) mudah-mudahan, Jumat kita bentuk Komite Keselamatan Konstruksi dan kita undang semua,&quot; tambah dia.

Basuki menerangkan, Komite Keselamatan Kontruksi seperti Komite Keamanan Pelayanan Transportasi. Sekarang PU memiliki Komisi Keamanan Bendungan untuk proses bangunan.

Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan dan nanti akan dibentuk Komisi Keamanan  bangunan khusus dan di atasnya ada Komite Keselamatan Konstruksi. &quot;Itu kalau ada hal-hal dalam konstruksi ada kecelakaan dia yang maju,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Konstruksi LRT Ambuk, Wijaya Karya: Itu Musibah

Pembentukan komite tersebut, lanjut Basuki, sesuai dengan amanat Undang-Undangan Jasa Kontruksi. Jadi, di dalam komite akan diisi oleh pakar kontruksi dan lainnya.

Sebagai informasi, sebuah kontruksi LRT di daerah Jakarta Timur, yang berada di Jalan Kayu Putih Raya, Kayu Putih, Pulo Gadung, ambruk pada Senin 22 Januari 2018 sekitar 00.10 WIB. Akibat ambruknya kontruksi, lima orang luka-luka. Diduga, ada beberapa pekerja yang sedang mengerjakan jalur transportasi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
