<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Perkirakan Inflasi Minggu Ketiga Januari 0,6%</title><description>Bank Indonesia memperkirakan inflasi di minggu ketiga bulan Januari sebesar 0,6% secara month to month (mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6"/><item><title>BI Perkirakan Inflasi Minggu Ketiga Januari 0,6%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2018 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6-sW8b7yhyQZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Yohana/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/24/20/1849772/bi-perkirakan-inflasi-minggu-ketiga-januari-0-6-sW8b7yhyQZ.jpg</image><title>Foto: Yohana/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan inflasi di minggu ketiga bulan Januari sebesar 0,6% secara month to month (mtm). Angka ini lebih tinggi angka inflasi periode yang sama di bulan Desember yang sebesar 0,42%.
Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, inflasi Minggu ketiga Januari didorong harga pangan yang bergejolak (volatile food) di awal tahun 2018. Dia menyebutkan kenaikan harga beras menjadi pendorong utama inflasi.
Baca Juga: Cara BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
&quot;Selain itu akan ada kenaikan di holtikultura, seperti cabai,&quot; ujar Agus di Gedung Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2018).
Salah satu kebijakan pemerintah membuka keran impor beras untuk menekan harga beras yang kian melonjak, dikatakan Agus, menjadi langkah yang baik.
Baca Juga: Gubernur BI Lantik 5 Kepala Satuan Kerja, Ini Daftarnya!
&quot;Tetapi kita melihat dan menyambut baik ketika pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras. Dan kita juga tahu dalam waktu tidak lama panen dari beras akan berlangsung sehingga harga akan kembali menjadi terkendali,&quot; jelasnya.
Agus mengatakan dengan perkembangan inflasi minggu ketiga Januari ini maka inflasi masih berada di bawah angka 3,5% year on year&amp;nbsp;(yoy).
Baca Juga: BI Buka Kantor Perwakilan di Beijing
&quot;Kita melihat itu ada di bawah 3,5% dan kita harapkan koordinasi yang sudah kita lakukan di bulan Januari akan membuat kita secara umum bisa mengendalikan inflasi 2018,&quot; ungkapnya.
Adapun di tahun 2018 pemerintah memasang target inflasi dalam postur makro ekonomi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 3,5%. Pada 2017 realisasi laju inflasi mampu mencapai 3,61%.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan inflasi di minggu ketiga bulan Januari sebesar 0,6% secara month to month (mtm). Angka ini lebih tinggi angka inflasi periode yang sama di bulan Desember yang sebesar 0,42%.
Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, inflasi Minggu ketiga Januari didorong harga pangan yang bergejolak (volatile food) di awal tahun 2018. Dia menyebutkan kenaikan harga beras menjadi pendorong utama inflasi.
Baca Juga: Cara BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
&quot;Selain itu akan ada kenaikan di holtikultura, seperti cabai,&quot; ujar Agus di Gedung Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2018).
Salah satu kebijakan pemerintah membuka keran impor beras untuk menekan harga beras yang kian melonjak, dikatakan Agus, menjadi langkah yang baik.
Baca Juga: Gubernur BI Lantik 5 Kepala Satuan Kerja, Ini Daftarnya!
&quot;Tetapi kita melihat dan menyambut baik ketika pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras. Dan kita juga tahu dalam waktu tidak lama panen dari beras akan berlangsung sehingga harga akan kembali menjadi terkendali,&quot; jelasnya.
Agus mengatakan dengan perkembangan inflasi minggu ketiga Januari ini maka inflasi masih berada di bawah angka 3,5% year on year&amp;nbsp;(yoy).
Baca Juga: BI Buka Kantor Perwakilan di Beijing
&quot;Kita melihat itu ada di bawah 3,5% dan kita harapkan koordinasi yang sudah kita lakukan di bulan Januari akan membuat kita secara umum bisa mengendalikan inflasi 2018,&quot; ungkapnya.
Adapun di tahun 2018 pemerintah memasang target inflasi dalam postur makro ekonomi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 3,5%. Pada 2017 realisasi laju inflasi mampu mencapai 3,61%.</content:encoded></item></channel></rss>
