<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Ditutup Mixed Usai Mencetak Rekor Tertinggi</title><description>Wall Street ditutup beragam pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah  mencapai titik tertinggi sepanjang masa di awal sesi perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi"/><item><title>Wall Street Ditutup Mixed Usai Mencetak Rekor Tertinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2018 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi-mTDutySlnt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/25/278/1849914/wall-street-ditutup-mixed-usai-mencetak-rekor-tertinggi-mTDutySlnt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street ditutup beragam pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di awal sesi perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 41,38 poin atau 0,16 persen menjadi berakhir di 26.252,19 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 mengalami penurunan 1,57 poin atau 0,06 persen menjadi ditutup pada 2.837,56 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 45,23 poin atau 0,61 persen menjadi berakhir di 7.415,06 poin.

Nasdaq yang mengalami tekanan turun karena saham Apple jatuh 1,6 persen pada Rabu (24/1), setelah para analis memperkirakan bahwa pertumbuhan penjualan iPhone bisa melemah pada musim semi ini.

Saham-saham Facebook, Amazon dan Alphabet juga diperdagangkan lebih rendah.

Ketiga indeks tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi di sesi pagi, didukung laporan laba perusahaan-perusahaan yang secara keseluruhan positif.

United Technologies, Baker Hughes dan NBC Universal - perusahaan induk Comcast - semuanya melaporkan perolehan laba dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi para analis.

Pada Rabu (24/1), 77 persen dari perusahaan-perusahaan komponen S&amp;amp;P 500 telah melaporkan perolehan laba yang melampaui ekspektasi, sementara 80 persen dari perusahaan-perusahaan tersebut telah mengalahkan perkiraan penjualan, menurut perusahaan informasi keuangan AS, FactSet.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street ditutup beragam pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di awal sesi perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 41,38 poin atau 0,16 persen menjadi berakhir di 26.252,19 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 mengalami penurunan 1,57 poin atau 0,06 persen menjadi ditutup pada 2.837,56 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 45,23 poin atau 0,61 persen menjadi berakhir di 7.415,06 poin.

Nasdaq yang mengalami tekanan turun karena saham Apple jatuh 1,6 persen pada Rabu (24/1), setelah para analis memperkirakan bahwa pertumbuhan penjualan iPhone bisa melemah pada musim semi ini.

Saham-saham Facebook, Amazon dan Alphabet juga diperdagangkan lebih rendah.

Ketiga indeks tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi di sesi pagi, didukung laporan laba perusahaan-perusahaan yang secara keseluruhan positif.

United Technologies, Baker Hughes dan NBC Universal - perusahaan induk Comcast - semuanya melaporkan perolehan laba dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi para analis.

Pada Rabu (24/1), 77 persen dari perusahaan-perusahaan komponen S&amp;amp;P 500 telah melaporkan perolehan laba yang melampaui ekspektasi, sementara 80 persen dari perusahaan-perusahaan tersebut telah mengalahkan perkiraan penjualan, menurut perusahaan informasi keuangan AS, FactSet.</content:encoded></item></channel></rss>
